Kronologi Perjalanan Kapal Viking Sun yang Berlabuh di Bali, Sebelumnya Ditolak Semarang dan Surabaya

Kompas.com - 09/03/2020, 22:38 WIB
Sejumlah petugas berjaga saat kapal pesiar Viking Sun berbendera Norwegia yang mengangkut sekitar 1.200 penumpang bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah, Kamis (5/3/2020). Pemkot Semarang mengizinkan kapal itu bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas hanya untuk memuat kebutuhan bahan makanan dan tidak memperbolehkan penumpang turun untuk menghindari resiko penyebaran wabah virus corona (Covid-19), karena kapal tersebut memiliki riwayat singgah di Australia yang terdampak wabah itu. ANTARA FOTO/AJI STYAWANSejumlah petugas berjaga saat kapal pesiar Viking Sun berbendera Norwegia yang mengangkut sekitar 1.200 penumpang bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah, Kamis (5/3/2020). Pemkot Semarang mengizinkan kapal itu bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas hanya untuk memuat kebutuhan bahan makanan dan tidak memperbolehkan penumpang turun untuk menghindari resiko penyebaran wabah virus corona (Covid-19), karena kapal tersebut memiliki riwayat singgah di Australia yang terdampak wabah itu.


JAKARTA, KOMPAS.com - Kapal Pesiar Viking Sun tengah menjadi perbincangan di masyarakat.

 

Pasalnya, kapal ini ditolak berlabuh di beberapa daerah Indonesia seperti Semarang dan Surabaya karena ada dugaan riwayat perjalanan ke daerah terpapar virus corona.

Baca juga: Akhirnya, Kapal Pesiar Viking Sun Berlabuh di Bali, Ini Fakta Lengkapnya

Usai terombang-ambing di tengah laut, pada Minggu (8/3/2020) penumpang kapal pesiar itu pun diizinkan turun Pelabuhan Benoa, Bali.

Baca juga: Industri Hotel di Bali Babak Belur gara-gara Corona, Seberapa Parah?

Hal tersebut terjadi lantaran pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Benoa telah memastikan para penumpang kapal itu negatif virus corona.

Kapal pesiar Viking Sun di Pelabuhan Benoa, Senin (9/3/2020).KOMPAS.com/IMAM ROSIDIN Kapal pesiar Viking Sun di Pelabuhan Benoa, Senin (9/3/2020).

Total penumpang kapal ini sebanyak 1.308 orang dan sempat ditolak dengan alasan pemerintah daerah setempat tengah melakukan proteksi dari wabah virus corona.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Pelabuhan Benoa Agustinus Maun mengatakan, kapal tersebut berisi 738 penumpang yang terdiri dari berbagai warga negara asing dan 452 kru kapal.

Kemudian setelah turun di Bali, sebanyak 375 penumpang memilih untuk kembali ke negaranya melalui bandara Ngurah Rai. Sementara sisanya berlibur di Bali hingga hari ini, Senin (9/3/2020).

Sejumlah penumpang beraktivitas di atas kapal pesiar Viking Sun berbendera Norwegia yang mengangkut sekitar 1.200 penumpang beserta kru saat bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah, Kamis (5/3/2020).  Pemkot Semarang mengizinkan kapal itu bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas hanya untuk memuat kebutuhan bahan makanan dan tidak memperbolehkan penumpang turun untuk menghindari risiko penyebaran wabah virus corona (Covid-19), karena kapal tersebut memiliki riwayat singgah di Australia yang terdampak wabah itu.ANTARA FOTO/AJI STYAWAN Sejumlah penumpang beraktivitas di atas kapal pesiar Viking Sun berbendera Norwegia yang mengangkut sekitar 1.200 penumpang beserta kru saat bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah, Kamis (5/3/2020). Pemkot Semarang mengizinkan kapal itu bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas hanya untuk memuat kebutuhan bahan makanan dan tidak memperbolehkan penumpang turun untuk menghindari risiko penyebaran wabah virus corona (Covid-19), karena kapal tersebut memiliki riwayat singgah di Australia yang terdampak wabah itu.

"Yang jelas ada yang ke Bandara untuk pulang. Ada beberapa yang lain beraktivitas wisata di Bali," kata Maun.

Hari ini, wisatawan penumpang kapal tersebut diantar oleh puluhan bus untuk mengunjungi beberapa tempat wisata di Bali.

Salah satu pramuwisata yang memandu wisatawan kapal Viking Sun, Sudarma mengatakan mereka pelesir ke Museum Bali dan Pasar Badung Denpasar.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X