Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/03/2020, 16:06 WIB

KOMPAS.com - Merebaknya pandemi virus corona membuat Gubernur Bali Wayan Koster mengeluarkan intruksi nomor 267/01-B/HK/2020 yang dikeluarkan pada 20 Maret 2020 lalu.

Melalui instruksi itu, Koster resmi melarang pelaksanaan festival ogoh-ogoh dalam rangkaian Hari Raya Nyepi tahun Saka 1942. Hal ini sebagai upaya penjagaan jarak sosial (social distancing).

"Tidak melaksanakan pengarakan ogoh-ogoh dalam bentuk apapun dan di manapun," perintah Koster dalam bagian kedua instruksinya tersebut.

Baca juga: 4 Rangkaian Hari Raya Nyepi Beserta Makna di Baliknya

Ditetapkannya instruksi tersebut sekaligus mencabut ketentuan angka 6 huruf b dalam Surat Edaran Bersama, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali, Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali dan Pemerintah Provinsi Bali, Nomor : 019/PHDI-Bali/III/2020; Nomor 019/MDA-Prov Bali/II/2020; Nomor 510/Kesra/B.Pem.Kesra tentang Pelaksanaan Rangkaian Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1942 di Bali.

Dikutip dari Tribun Bali, Festival Ogoh-ogoh rencananya akan digelar pada Hari Jadi Pemerintah Provinsi Pemprov Bali ke-62.

Pelaksanaan ini sekaligus menggantikan Festival Ogoh-ogoh yang tak jadi digelar pada rangkaian perayaan Nyepi.

Umat Hindu mengarak ogoh-ogoh di Bali, Rabu (6/3/2019). Pawai Ogoh-ogoh dilaksanakan dalam rangkaian perayaan Nyepi Tahun Baru Caka 1941 yang jatuh pada tanggal 7 maret 2019.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Umat Hindu mengarak ogoh-ogoh di Bali, Rabu (6/3/2019). Pawai Ogoh-ogoh dilaksanakan dalam rangkaian perayaan Nyepi Tahun Baru Caka 1941 yang jatuh pada tanggal 7 maret 2019.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfos) Provinsi Bali Gede Pramana mengatakan, Gubernur Bali mengapresiasi kreativitas dan inovasi karya seni para pemuda di desa adat se-Bali dalam membuat ogoh-ogoh rangkaian Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1942.

Apalagi, kreasi ogoh-ogoh yang diciptakan secara umum telah menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan, tanpa sterofoam.

Baca juga: Apa Itu Nyepi dan 7 Fakta Menarik Lainnya...

Hal ini sejalan dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai.

Namun, mengingat kondisi saat ini sebagai dampak wabah pandemi Covid-19, Koster mengikuti anjuran Pemerintah Pusat untuk melarang kegiatan keramaian yang mengumpulkan banyak orang.

Umat Hindu mengarak ogoh-ogoh di Bali, Rabu (6/3/2019). Pawai Ogoh-ogoh dilaksanakan dalam rangkaian perayaan Nyepi Tahun Baru Caka 1941 yang jatuh pada tanggal 7 maret 2019.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Umat Hindu mengarak ogoh-ogoh di Bali, Rabu (6/3/2019). Pawai Ogoh-ogoh dilaksanakan dalam rangkaian perayaan Nyepi Tahun Baru Caka 1941 yang jatuh pada tanggal 7 maret 2019.

Termasuk dalam penyelengaraan rangkaian acara Nyepi yang menjadi tempat berkumpul banyak orang, seperti pengarakan ogoh-ogoh.

"Hal ini tentu saja menimbulkan rasa kecewa atau kurang puas bagi para yowana (pemuda) dan krama Bali. Gubernur Bali sangat memahami kondisi ini."

"Namun Kita harus patuh dan disiplin dalam mengikuti kebijakan Pemerintah demi penyelamatan umat manusia," kata Pramana melalui siaran pers tertulisnya yang diterima Tribun Bali, Senin (23/3/2020).

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul "Bayar Kekecewaan Pemuda Bali, Koster Akan Gelar Festival Ogoh-Ogoh di Hari Jadi Pemprov Bali"

https://bali.tribunnews.com/2020/03/23/bayar-kekecewaan-pemuda-bali-koster-akan-gelar-festival-ogoh-ogoh-di-hari-jadi-pemprov-bali?page=all.  

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Destinasi Wisata di Prefektur Kanagawa, Mampir ke Museum Doraemon

5 Destinasi Wisata di Prefektur Kanagawa, Mampir ke Museum Doraemon

Jalan Jalan
14 Februari Hari Apa Selain Valentine? Ada Peristiwa Penting di Indonesia

14 Februari Hari Apa Selain Valentine? Ada Peristiwa Penting di Indonesia

Jalan Jalan
Keterisian Kamar Hotel Tahun 2023 Diharapkan Bisa Capai 100 Persen

Keterisian Kamar Hotel Tahun 2023 Diharapkan Bisa Capai 100 Persen

Travel Update
4 Tempat Wisata Unggulan di Prefektur Gifu, Belajar Bikin Katana

4 Tempat Wisata Unggulan di Prefektur Gifu, Belajar Bikin Katana

Jalan Jalan
Hari Valentine, DAMRI Beri Diskon 14 Persen untuk Semua Rute

Hari Valentine, DAMRI Beri Diskon 14 Persen untuk Semua Rute

Travel Promo
Libur Nataru 2022 Disebut Puncak Kebangkitan Pariwisata Indonesia

Libur Nataru 2022 Disebut Puncak Kebangkitan Pariwisata Indonesia

Travel Update
Sandiaga Sebut Harga Paket Wisata Candi Borobudur Mulai Rp 100.000

Sandiaga Sebut Harga Paket Wisata Candi Borobudur Mulai Rp 100.000

Travel Update
Sejarah Hari Valentine, Ada Kisah Tragis yang Penuh Cinta 

Sejarah Hari Valentine, Ada Kisah Tragis yang Penuh Cinta 

Jalan Jalan
Menparekraf Yakin Hotel dan Restoran Makin Laku Meski Jelang Tahun Politik

Menparekraf Yakin Hotel dan Restoran Makin Laku Meski Jelang Tahun Politik

Travel Update
Kebun Raya Purwodadi Kini Punya Kelas Berkebun buat Siswa Sekolah

Kebun Raya Purwodadi Kini Punya Kelas Berkebun buat Siswa Sekolah

Jalan Jalan
39 Event Wisata Bakal Digelar di Bangka Barat Sepanjang 2023

39 Event Wisata Bakal Digelar di Bangka Barat Sepanjang 2023

Travel Update
2 Hari Beroperasi, Kereta Panoramic Terisi Penuh Angkut 163 Penumpang

2 Hari Beroperasi, Kereta Panoramic Terisi Penuh Angkut 163 Penumpang

Travel Update
Wajah Baru Taman Akuatik di Kebun Raya Bogor Dilengkapi Spot Foto

Wajah Baru Taman Akuatik di Kebun Raya Bogor Dilengkapi Spot Foto

Travel Update
Produk UMKM Khas Labuan Bajo Jadi Camilan di Pesawat, Ada Kompiang

Produk UMKM Khas Labuan Bajo Jadi Camilan di Pesawat, Ada Kompiang

Travel Update
Kenapa Hotel Tidak Ada Lantai 4? Ternyata Ini Alasannya

Kenapa Hotel Tidak Ada Lantai 4? Ternyata Ini Alasannya

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+