12 Bandara di Indonesia Terapkan Layanan Pelanggan Virtual, Seperti Apa?

Kompas.com - 02/04/2020, 16:11 WIB
Layanan pelanggan virtual di 12 bandara yang dikelola PT Angkasa Pura I (Persero) sebagai  salah satu upaya perusahaan mengurangi penyebaran COVID-19 di bandara. ANTARA/HO-AP I Layanan pelanggan virtual di 12 bandara yang dikelola PT Angkasa Pura I (Persero) sebagai salah satu upaya perusahaan mengurangi penyebaran COVID-19 di bandara.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura I (Persero) menerapkan layanan pelanggan virtual di 12 bandara yang dikelola AP 1.

Hal ini sebagai salah satu upaya perusahaan mengurangi penyebaran Covid-19. Selain itu, fasilitas ini diharapkan memberikan layanan yang optimal melalui kenyamanan berinteraksi dengan petugas.

Baca juga: Lion Air dan Batik Air Resmi Beroperasi di Bandara YIA Per 29 Maret

"Layanan pelanggan virtual ini merupakan salah satu wujud penerapan jarak fisik di bandara, selain pengaturan jarak minimal satu sampai dua meter di area publik bandara, sehingga dapat meminimalisir penyebaran Covid-19," kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (2/4/2020), seperti dikutip dari Antara.

"Peluncuran layanan ini juga bentuk upaya perusahaan untuk membuat pengguna jasa bandara tetap merasa nyaman ketika berinteraksi dengan petugas bandara di tengah situasi pandemi seperti ini," tambahnya.

Adapun 12 bandara yang diterapkan layanan pelanggan virtual ini adalah:

  1. Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali
  2. Bandara Juanda Surabaya
  3. Bandara Sultan Hasanuddin Makassar
  4. Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo
  5. Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan
  6. Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin
  7. Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang
  8. Bandara Adi Soemarmo Solo
  9. Bandara Sam Ratulangi Manado
  10. Bandara El Tari Kupang
  11. Bandara Lombok Praya
  12. Bandara Pattimura Ambon

Layanan pelanggan virtual yang dimaksud adalah layanan petugas layanan pelanggan yang tidak berhadapan langsung secara fisik dengan pengguna jasa bandara, tetapi melalui perangkat layar monitor.

Petugas layanan pelanggan yang semula bertugas memberikan layanan informasi kepada pengguna jasa bandara di gerai layanan pelanggan, kini ditempatkan secara terpusat di Airport Operation Control Center (AOCC) dengan fasilitas layanan menggunakan teknologi teleconference.

Baca juga: Tunda Liburan Kamu, Saatnya Cegah Penyebaran Virus Corona

Interaksi antara pengguna jasa dengan petugas layanan pelanggan dilakukan melalui layar monitor yang disediakan.

Untuk membantu memberikan kemudahan bagi para penumpang dalam menggunakan layanan ini, telah disediakan panduan penggunaan layanan pada layar monitor TV yang berada di gerai layanan pelanggan.

Artwork atau karya seni memenuhi semua sisi Bandar Udara Yogyakarta International Airport (YIA). Bentuknya ada diorama, relief hingga patung. Semuanya menunjukkan Yogyakarta.KOMPAS.COM/DANI JULIUS Artwork atau karya seni memenuhi semua sisi Bandar Udara Yogyakarta International Airport (YIA). Bentuknya ada diorama, relief hingga patung. Semuanya menunjukkan Yogyakarta.
"Penerapan layanan ini dilakukan selama masa tanggap darurat Covid-19 berlangsung," katanya.

Untuk jumlah titik lokasi layanan pelanggan virtual berbeda di masing-masing bandara, bergantung pada luasan dan kepadatan bandara tersebut.

Misalnya di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, terdapat lima titik layanan pelanggan virtual di terminal penumpang yaitu
- lobi terminal keberangkatan internasional
- lobi terminal kedatangan internasional
- ruang tunggu terminal keberangkatan internasional
- area konter check-in terminal keberangkatan domestik
- ruang tunggu terminal keberangkatan domestik.



Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X