Kompas.com - 07/04/2020, 13:36 WIB
Seorang pengunjung sedang melihat seekor raccon bermain bola di kafe binatang Eden Meerkat Friends di Seoul, Korea Selatan, 31 Maret 2020. Akibat virus corona, sejumlah bisnis di Korea Selatan mulai merugi menyusul pemberlakukan jarak sosial dan tinggal di rumah kepada warga. Namun kafe hewan tetap harus menjaga keberlangsungan hidup hewan meskipun sepi pengunjung. AFP/ED JONESSeorang pengunjung sedang melihat seekor raccon bermain bola di kafe binatang Eden Meerkat Friends di Seoul, Korea Selatan, 31 Maret 2020. Akibat virus corona, sejumlah bisnis di Korea Selatan mulai merugi menyusul pemberlakukan jarak sosial dan tinggal di rumah kepada warga. Namun kafe hewan tetap harus menjaga keberlangsungan hidup hewan meskipun sepi pengunjung.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wabah virus corona ( Covid-19 ) yang melanda dunia termasuk Korea Selatan, berdampak pula pada kafe hewan di Seoul.

Bila biasanya hewan di sana bermain dengan pengunjung, sejak virus corona merebak kafe tersebut menjadi lebih sepi.

Dilansir dari Bangkok Post, salah satu kafe hewan yang terkenal di Seoul 2 Cats Cafe, sepi tidak ada pengunjung. Terlihat di sana bangku-bangku terbalik berdiri di atas meja.

Hari-hari biasanya para kucing di sana sibuk bermain dengan para pelanggan yang datang.

Namun kini, mereka terlihat kesepian dan hanya bisa menunggu pelanggan datang untuk bermain lagi.

Baca juga: Turis Berkurang karena Corona, Gajah Thailand Alami Kelaparan

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seekor kucing melintas di depan meja di Kafe 2 Cats cat di Seoul, Korea Selatan, 2 April 2020. Akibat virus corona, sejumlah bisnis di Korea Selatan mulai merugi menyusul pemberlakukan jarak sosial dan tinggal di rumah kepada warga. Namun kafe hewan tetap harus menjaga keberlangsungan hidup hewan meskipun sepi pengunjung.AFP/ED JONES Seekor kucing melintas di depan meja di Kafe 2 Cats cat di Seoul, Korea Selatan, 2 April 2020. Akibat virus corona, sejumlah bisnis di Korea Selatan mulai merugi menyusul pemberlakukan jarak sosial dan tinggal di rumah kepada warga. Namun kafe hewan tetap harus menjaga keberlangsungan hidup hewan meskipun sepi pengunjung.

Kafe hewan sepi pengunjung

Bangku di 2 Cats Cafe bisanya menjadi tempat pengunjung duduk untuk bermain dengan hewan-hewan di masa sebelum pandemi.

Selain menjadi tempat nongkrong, sejumlah kafe hewan di Korea Selatan ini menawarkan pengalaman ngopi bersama kucing dan hewan peliharaan lainnya.

Ada pun kafe hewan yang memelihara hewan eksotis seperti wallaby, rakun, dan meerkat. Kafe ini bernama Eden Meerkat Friends Cafe di Seoul, Korea Selatan.

Sekelompok meerkat sedang melihat keluar dari kandang mereka di kafe binatang Eden Meerkat Friends di Seoul, Korea Selatan, 31 Maret 2020. Akibat virus corona, sejumlah bisnis di Korea Selatan mulai merugi menyusul pemberlakukan jarak sosial dan tinggal di rumah kepada warga. Namun kafe hewan tetap harus menjaga keberlangsungan hidup hewan meskipun sepi pengunjung.AFP/ED JONES Sekelompok meerkat sedang melihat keluar dari kandang mereka di kafe binatang Eden Meerkat Friends di Seoul, Korea Selatan, 31 Maret 2020. Akibat virus corona, sejumlah bisnis di Korea Selatan mulai merugi menyusul pemberlakukan jarak sosial dan tinggal di rumah kepada warga. Namun kafe hewan tetap harus menjaga keberlangsungan hidup hewan meskipun sepi pengunjung.

"Sembilan puluh persen dari pelanggan kami adalah orang asing, kebanyakan orang Cina, tetapi mereka berhenti datang sejak wabah koronavirus," kata Kim Min-ji anggota staf dari Eden Meerkat Friends Cafe dikutip dari Bangkok Post.

"Pelanggan Korea juga tidak banyak datang," tambahnya.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Syarat ke Kebun Binatang Ragunan Juni 2021, Khusus KTP Jakarta

Syarat ke Kebun Binatang Ragunan Juni 2021, Khusus KTP Jakarta

Travel Tips
6 Tips Mendaki Gunung Prau via Igirmranak, Siapkan Senter walau Siang

6 Tips Mendaki Gunung Prau via Igirmranak, Siapkan Senter walau Siang

Travel Tips
Rute Menuju Basecamp Pendakian Gunung Prau via Igirmranak

Rute Menuju Basecamp Pendakian Gunung Prau via Igirmranak

Jalan Jalan
Jewel Changi Airport Singapura Buka Lagi, Siapa yang Bisa ke Sana?

Jewel Changi Airport Singapura Buka Lagi, Siapa yang Bisa ke Sana?

Travel Update
Catatan Pendakian Gunung Prau via Igirmranak, Salah Satu yang Terindah

Catatan Pendakian Gunung Prau via Igirmranak, Salah Satu yang Terindah

Jalan Jalan
Taj Mahal India Dibuka Kembali, Pengunjung Dibatasi Hanya 650 Orang

Taj Mahal India Dibuka Kembali, Pengunjung Dibatasi Hanya 650 Orang

Travel Update
Kampanye Muslim Friendly Korea, Cara Korea Gaet Wisatawan Indonesia

Kampanye Muslim Friendly Korea, Cara Korea Gaet Wisatawan Indonesia

Travel Update
Pengalaman Work From Bali, kalau Mumet Bisa ke Pantai

Pengalaman Work From Bali, kalau Mumet Bisa ke Pantai

Jalan Jalan
7 Obyek Wisata yang Tidak Boleh Dilewati di Kawasan Bromo dan Semeru

7 Obyek Wisata yang Tidak Boleh Dilewati di Kawasan Bromo dan Semeru

Jalan Jalan
Semua Obyek Wisata Kabupaten Bandung Tutup Sepekan sampai 21 Juni

Semua Obyek Wisata Kabupaten Bandung Tutup Sepekan sampai 21 Juni

Travel Update
Traveloka dan Citilink Gelar Promo Diskon Tiket Pesawat 20 Persen

Traveloka dan Citilink Gelar Promo Diskon Tiket Pesawat 20 Persen

Travel Promo
5 Fakta Seputar Penerbangan Misterius, Mengapa Sangat Diminati?

5 Fakta Seputar Penerbangan Misterius, Mengapa Sangat Diminati?

Travel Update
10 Maskapai Penerbangan Paling Tepat Waktu Se-Asia Pasifik 2021, Indonesia Termasuk

10 Maskapai Penerbangan Paling Tepat Waktu Se-Asia Pasifik 2021, Indonesia Termasuk

Travel Update
PT KAI Luncurkan KA Nusa Tembini Jurusan Cilacap-Yogya 2 Juli 2021

PT KAI Luncurkan KA Nusa Tembini Jurusan Cilacap-Yogya 2 Juli 2021

Travel Update
Tebing Laut Ngungap Gunungkidul, Obyek Wisata Alam Tebing dan Lautan

Tebing Laut Ngungap Gunungkidul, Obyek Wisata Alam Tebing dan Lautan

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X