Kompas.com - 11/04/2020, 13:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.comPT Angkasa Pura II (Persero) memberlakukan penyesuaian jam operasional di 12 bandara untuk mengoptimalkan layanan, serta mendukung pencegahan menyebarnya virus corona (Covid-19).

Berdasarkan siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (11/4/2020), 12 bandara tersebut yakni Bandara Kertajati di Majalengka, Bandara Sultan Thaha di Jambi, dan Bandara Depati Amir di Pangkalpinang.

Kemudian Bandara Fatmawati Soekarno di Bengkulu, Bandara Sultan Iskandar Muda di Aceh, Bandara Tjilik Riwut di Palangkaraya, dan Bandara Raja Haji Fisabilillah di Tanjung Pinang.

Selanjutnya Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang, Bandara Radin Inten II di Lampung, Bandara Supadio di Pontianak, Bandara Sultan Syarif Kasim II di Pekanbaru, dan Bandara Banyuwangi.

Baca juga: Erupsi Gunung Anak Krakatau, Operasional Bandara Radin Inten II Masih Normal

Di tengah pandemi virus corona, 12 bandara tersebut beroperasi dengan waktu lebih singkat dibandingkan dengan kondisi normal.

Kebijakan tersebut sudah mendapat persetujuan dari regulator dengan diterbitkannya Notice to Airmen (NOTAM) terkait jam operasional masing-masing bandara.

Bandara Radin Inten II Lampung, Kamis (7/3/2019).KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMA Bandara Radin Inten II Lampung, Kamis (7/3/2019).
Penerbangan dalam kondisi khusus

President Director PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, mengatakan, kendati jam operasional dipersingkat, namun 12 bandara tersebut tetap siaga mengantisipasi sejumlah penerbangan dalam kondisi khusus.

"PT Angkasa Pura II tetap siaga apabila ada pesawat yang mengalami kendala teknis dan operasional, dan membutuhkan bandara untuk mendarat," kata Awaluddin.

"Kami juga siaga jika ada penerbangan terkait medis dan penerbangan logistik, khususnya yang mengangkut sampel infection substance COVID-19," lanjutnya.

Baca juga: Kereta Bandara Soekarno-Hatta dan Kualanamu Tidak Beroperasi Sampai 31 Mei 2020

12 bandara tersebut juga tetap dibuka jika ada pesawat yang terpaksa mendarat di luar jam operasional, entah karena keterlambatan keberangkatan di titik asal dan lainnya.

Awaluddin menuturkan, dipersingkatnya jam operasional dapat menjaga aspek kesehatan para pelancong dan personel bandara.

Menurutnya, hal paling utama di tengah wabah virus corona adalah kesehatan dan keselamatan para pelancong dan personel bandara.

"Kami sudah melakukan penyesuaian pola operasional dan penyesuian jam operasional sehingga memungkinkan diterapkannya konsep work from home dan physical distancing bagi personel operasional di bandara,” tutur Awaluddin.

Baca juga: Bandara Soetta Sediakan 270 Parking Stand untuk Tempat Parkir Pesawat

Suasana diterminal keberangkatan domestik Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (3/3/2020).KOMPAS.com/AJI YK PUTRA Suasana diterminal keberangkatan domestik Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (3/3/2020).

Ada pun jam operasional di 12 bandara yang diterapkan pada periode tertentu adalah sebagai berikut:

  1. Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang
    Sesuai NOTAM B0859/20, jam operasional menjadi 06.00-18.00 WIB pada 11-30 April 2020, dari sebelumnya 05.00-24.00 WIB.

  2. Bandara Radin Inten II di Lampung
    Sesuai NOTAM CO413/20, jam operasional menjadi 10.00-20.00 WIB pada 10-30 April 2020, dari sebelumnya 06.00-21.00 WIB.

  3. Bandara Supadio di Pontianak
    Sesuai NOTAM B0861/20, jam operasional menjadi 06.00-18.30 WIB pada 10 April – 29 Mei 2020, dari sebelumnya 06.00-24.00 WIB.

  4. Bandara Sultan Syarif Kasim II di Pekanbaru
    Sesuai NOTAM B0885/20, jam operasional menjadi 06.00-16.00 WIB pada 10-30 April 2020, dari sebelumnya 06.00-24.00 WIB.

  5. Bandara Banyuwangi
    Sesuai Notam B0865/20, jam operasional menjadi 06.00-16.00 WIB pada 10-30 April 2020, dari sebelumnya 06.00-18.00 WIB.

  6. Bandara Kertajati di Majalengka
    Sesuai Notice to Airmen (NOTAM) A0913/20, jam operasional menjadi 06.00-17.00 WIB pada 2 April-30 April 2020, dari sebelumnya 06.00-19.00 WIB.

  7. Bandara Sultan Thaha di Jambi
    Sesuai NOTAM C0409/20, jam operasional menjadi 06.00-19.00 WIB pada 8-30 April 2020 dari sebelumnya 06.00-21.00 WIB.

  8. Bandara Depati Amir di Pangkalpinang
    Sesuai NOTAM B0846/20, jam operasional menjadi 08.00-17.00 WIB pada 8-21 April 2020 dari sebelumnya 06.00-21.00 WIB.

  9. Bandara Fatmawati Soekarno di Bengkulu
    Sesuai NOTAM C0408/20, jam operasional menjadi 07.00-17.00 WIB pada 7-30 April 2020 dari sebelumnya 06.00-21.00 WIB.

  10. Bandara Sultan Iskandar Muda di Aceh
    Sesuai NOTAM A0937, jam operasional menjadi 08.00-18.00 WIB pada 5-15 April 2020, dari sebelumnya 06.00-22.00 WIB.

  11. Bandara Tjilik Riwut di Palangkaraya
    Sesuai NOTAM C0410/20, jam operasional menjadi 05.00-18.00 WIB pada 10 April – 11 Mei 2020 dari sebelumnya 05.00-20.30 WIB.

  12. Bandara Raja Haji Fisabilillah di Tanjung Pinang
    Sesuai Notam B0854/20, jam operasional menjadi 07.00-18.00 WIB pada 9-30 April 2020 dari sebelumnya 07.00-19.00 WIB.

Petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Aceh wilayah kerja bandara melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh ruang dan fasilitas Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, Senin (16/3/2020). Penyemprotan disinfektan itu dilakukan sebgai upaya untuk mencegah penyebaran wabah virus corona di Aceh, karena bandara dianggap menjadi salah satu akses masuk dan keluar warga yang rentan terhadap penyebaran virus.Raja Umar Petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Aceh wilayah kerja bandara melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh ruang dan fasilitas Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, Senin (16/3/2020). Penyemprotan disinfektan itu dilakukan sebgai upaya untuk mencegah penyebaran wabah virus corona di Aceh, karena bandara dianggap menjadi salah satu akses masuk dan keluar warga yang rentan terhadap penyebaran virus.
Sementara itu, Awaluddin mengatakan bahwa 7 bandara PT Angkasa Pura II lainnya masih beroperasi dengan jam operasional normal dengan melihat perkembangan terbaru.

“Seperti Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma dan Kualanamu masih beroperasi 24 jam,” katanya.

Baca juga: Mesin Penyemprot Disinfektan ke Bagasi Hadir di Bandara Soekarno Hatta dan 18 Bandara Lain

PT Angkasa Pura II juga melakukan penyesuaian pola operasional di bandara-bandara yang dikelola. Pola operasional yang dapat ditentukan di setiap bandara adalah Normal Operation, Slow Down Operation, Minimum Operation dan Terminate Operation.

Penetapan pola operasional itu dilakukan dengan mempertimbangkan tren pergerakan penumpang pesawat dan frekuensi penerbangan di masing-masing bandara.

Melalui pola operasional yang ada maka setiap bandara dapat melakukan optimalisasi terhadap fasilitas dan personel di tengah pandemi global virus corona.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.