Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perusahaan Kapal Pesiar Carnival Cruise Line Batalkan Hampir Seluruh Pelayaran Tahun Ini

Kompas.com - 14/04/2020, 20:03 WIB
Nabilla Ramadhian,
Silvita Agmasari

Tim Redaksi

Sumber Forbes

KOMPAS.comPerusahaan pelayaran asal Amerika Serikat (AS), Carnival Cruise Line mengumumkan bahwa mereka membatalkan hampir seluruh jadwal pelayaran untuk 2020, termasuk jadwal perjalanan pada 26 Juni 2020. 

Mengutip Forbes, Senin (13/4/2020), berikut daftar pelayaran yang dibatalkan:

  1. Seluruh pelayaran San Francisco di tahun 2020.
  2. Pelayaran Carnival Sunrise di tahun 2020, termasuk pada 19 Oktober 2020.
  3. Pelayaran Carnival Legend di tahun 2020, termasuk pada 30 Oktober 2020.
  4. Pelayaran Carnival Radiance di tahun 2020, termasuk pada 1 November 2020.

Perusahaan pelayaran Carnival Cruise Line mengoperasikan 25 kapal yang berangkat dari pelabuhan di pesisir AS serta dari Kanada, Puerto Riko, dan Barbados.

Baca juga: Besok Emirates Buka Penerbangan Terbatas, WNI di Dubai Bisa Kembali ke Indonesia

Pengumuman Carnival Cruise Liner terkait pembatalan, menyusul peraturan No Sail Order (perintah tidak berlayar) dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat (AS) yang dikeluarkan pekan lalu.

Melalui perintah tersebut, CDC melarang kapal yang memiliki lebih dari 250 penumpang untuk berlayar di perairan yurisdiksi AS.

Larangan terebut berlaku selama 100 hari dari tanggal keluarnya larangan tersebut dalam Federal Register pada 9 April 2020.

Kendati demikian, terdapat beberapa pengecualian dalam larangan tersebut yakni sebagai berikut:

  1. Secretary of Health and Human Services menyatakan bahwa darurat kesehatan virus corona (Covid-19) telah berakhir.
  2. Direktur CDC menarik kembali atau memodifikasi larangan berdasarkan kesehatan masyarakat, atau pertimbangan lainnya.

Insentif pengembalian uang dan pemesanan ulang

Penumpang yang terdampak dalam pembatalan pelayaran Carnival Cruise Line akan diiberikan hak insentif. 

Hak ini juga berlaku bagi penumpang yang telah memesan perjalanan dan membatalkannya pada atau setelah 6 Maret 2020.

Ilustrasi kapal pesiar Carnival Sunrise.shutterstock.com/GemRussan Ilustrasi kapal pesiar Carnival Sunrise.

Ada pun hak yang dimaksud adalah pengembalian uang (refund) secara penuh. Akan tetapi, mereka juga diberi tawaran insentif untuk memesan kapal pesiar di waktu yang akan datang.

Berikut persyaratan yang berlaku untuk insentif tersebut:

Para tamu dengan pelayaran selama enam hari atau lebih dapat memilih onboard credit sebesar 600 dolar AS per kabin, setara dengan Rp 9,4 juta.

Baca juga: Cara Menggunakan Akun Kredit AirAsia Indonesia, Bisa untuk Beli Tiket Berikutnya

 

Berlaku untuk kapal pesiar dipesan sebelum 31 Desember 2020 dengan keberangkatan sebelum 31 Desember 2022.

Para tamu dengan pelayaran lima hari atau kurang dari itu memiliki pilihan onboard credit sebesar 300 dolar AS per kabin, setara dengan Rp 4,7 juta. 

Berlaku dengan tanggal pemesanan dan keberangkatan yang sama dengan persyaratan pertama.

Pilihan pengembalian uang dan pemesanan ulang secara otomatis mencakup pengembalian pajak, biaya dan biaya pelabuhan, asuransi perjalanan, dan uang muka pra-bayar.

Termasuk pengembalian dana tiket kunjungan pantai Carnival yang telah dibeli sebelumnya, paket minuman dan Wi-Fi, dan pembelian Fun Shop.

Baca juga: Bagaimana Tren Wisatawan Setelah Pandemi Corona Berakhir?

Pandemi virus corona telah menciptakan ketidakpastian dalam industri pelayaran. Carnival Cruise Line menggungah sebuah tulisan di Twitter resminya terkait hal tersebut.

“Ini mengecewakan. Namun kami berkomitmen untuk menjadi mitra yang kuat dengan pemerintah, dan mengambil langkah untuk menjaga kepercayaan publik terhadap bisnis kami,” seperti tertera dalam unggahan tersebut.

Saham Carnival Corp. CCL turun sebesar 7,41 persen setelah adanya pengumuman pembatalan pelayaran tersebut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com