Viral Sourdough Challenge, Apa Itu Roti Sourdough?

Kompas.com - 02/06/2020, 19:03 WIB
Ilustrasi roti sourdough. shutterstock.com/eygewaIlustrasi roti sourdough.

Walau pun sudah ada cara yang lebih mudah, masih banyak orang yang melakukan proses membuat roti dengan adonan soursough.

Penggunaan adonan sourdough dianggap menghasilkan roti yang tidak hanya punya rasa dan tekstur yang berbeda tapi juga lebih sehat daripada roti yang dibuat dengan ragi komersial.

Sejarah sourdough

Dilansir dari The Guardian, tidak ada yang benar-benar tahu sejarah sourdough.

Namun, beberapa ribu tahun setelah petani pertama mulai menanam biji-bijian-einkorn dan emmer-yang seringkali dimakan dengan cara dihancurkan jadi bubur dan dimasak jadi flatbread.

Lalu seorang pemanggang sekitar 6.000 tahun lalu, memperhatikan campuran tepung dan air yang ia lupakan ternyata menimbulkan hal aneh.

Campuran tersebut berbusa, terfermentasi. Campuran itu juga membesar dan bentuknya aneh. Baunya juga berbeda.

Ia pun tetap memasukkan campuran tersebut ke dalam oven. Tak lama, ia mencium aroma yang luar biasa dari roti tersebut berhasil dipanggang.

Ilustrasi roti sourdough.shutterstock.com/Rawpixel Ilustrasi roti sourdough.

Rasa serta teksturnya berbeda, rotinya lebih kenyal dan punya rasa yang menarik. Sejak itulah ia mulai bereksperimen dan mungkin memberi tahu resepnya ini pada pemanggang lainnya.

Teknik memanggang ini pun diikuti oleh banyak orang dan terus berkembang hingga akhirnya menyebar ke seluruh Eropa dan Timur Tengah.

Proses inilah yang kemudian dikenal sebagai sourdough. Adonan awalan dari sourdough yang disebut sebagai ‘starter’ ialah mencampurkan tepung dan air yang difermentasi selama beberapa hari.

Proses fermentasi berlangsung dengan menambahkan tepung dan air secara teratur, kemudian terjadi proses ragi dan lactobacilli yang muncul secara alami di campuran tepung dan air tersebut.

Starter ini kemudian ditambahkan ke adonan pemanggang yang akan dibiarkan selama beberapa jam untuk membuat adonan mengembang.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X