Selanjutnya, mereka akan dibawa ke formulir pendaftaran daring. Di sana, mereka bisa memberikan alamat email mereka.
Jika ada seseorang yang berada di tempat sama dengan mereka terinfeksi virus corona, para pelanggan yang sudah mendaftar akan diberi email pemberitahuan.
Mereka bisa menghubungi prefektur untuk informasi lebih lanjut.
“Dengan mendaftar untuk sistem kode QR, kita bisa melacak infeksi," kata Gubernur Osaka, Hirofumi Yoshimura, melalui unggahan di Twitter.
"Kita juga bisa mempersiapkan diri lebih baik untuk kemungkinan gelombang kedua virus corona," lanjutnya.
Baca juga: Berburu Seafood Murah di Osaka
Sistem kode QR bersifat sukarela. Namun, mereka yang diminta untuk mendaftarkan data bisnis mereka mencakup restoran, bar, klub malam, dan kafe.
Ada juga tempat bermain pachinko (semacam arkade) dan mahjong, bioskop, balai konser, dan museum. Sistem kode QR juga akan diperkenalkan ke banyak acara dalam dan luar ruangan.
Baca juga: Yuk, Coba Belajar Teknik Pedang Samurai di Osaka!
Di sisi lain, pihak prefektur setempat juga tengah mempersiapkan kemungkinan gelombang kedua infeksi.
Yoshimuran telah meminta para ahli medis dan prefektur untuk mempelajari kapan dan mengapa wabah di AS dan Eropa memuncak.
Hal ini dilakukan agar mereka memiliki referensi untuk menghadapi kemungkinan infeksi gelombang kedua infeksi.
Hingga Senin, Prefektur Osaka tercatat tidak memiliki infeksi virus corona baru. Hanya dua kasus saja yang terjadi selama seminggu sebelumnya.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.