KILAS

Good Vibrations, Pertunjukkan Musik yang Galang Donasi Buat Pekerja Terdampak Pandemi

Kompas.com - 07/06/2020, 14:46 WIB
Good Vibrations adalah festival pertunjukan musik yang juga melakukan gerakan penggalangan dana dari para penonton untuk membantu pekerja di sektor parekraf yang terdampak pandemi Covid-19. Dok. Biro Komunikasi Publik KemenparekrafGood Vibrations adalah festival pertunjukan musik yang juga melakukan gerakan penggalangan dana dari para penonton untuk membantu pekerja di sektor parekraf yang terdampak pandemi Covid-19.

KOMPAS.com - Menikmati pertunjukkan musik sambil membantu sesama yang kekurangan. Begitulah tujuan dari penyelenggaraan festival musik " Good Vibrations". 

Jadi dalam acara tersebut, selain penonton disuguhkan penampilan seru dari para DJ ternama baik internasionl dan lokal, mereka diajak memberikan donasi melalui akun resmi kitabisa.com atau bcmbergerak.

Seluruh donasi yang terkumpul dalam "Good Vibrations" akan dipergunakan untuk membantu para pekerja di sektor pariwisata dan kreatif (parekraf) yang terdampak Covid-19.

Mereka antara lain para pekerja industri kreatif, pekerja seni, pekerja industri pariwisata, pekerja perhotelan, pekerja restoran, pekerja paruh waktu dan pekerja informal lainnya yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari maupun kebutuhan kesehatan yang krusial.

Baca juga: Fokus Bangun Kepercayaan untuk Sektor Parekraf, Kemenparekraf Siapkan Handbook

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baprekraf) mendukung penyelenggaraan acara "Good Vibrations" karena mambantu pekerja yang terdampak Covid-19.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaran Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf Rizki Handayani mengatakan, acara tersebut menjadi salah satu gerakan positif dari masyarakat di tengah situasi sulit pandemi yang membuat aktivitas masyarakat terbatas.

Ini karena pandemi Covid-19 memberikan dampak besar pada hampir semua profesi atau pekerja.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar, Rizki Handayani sedang memberikan penjelasan tentang alasan Person Oliviera tampil di gelaran Konser Musik Perbatasan Atambua 2019.Dok. Humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar, Rizki Handayani sedang memberikan penjelasan tentang alasan Person Oliviera tampil di gelaran Konser Musik Perbatasan Atambua 2019.

"Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi suguhan hiburan, tapi juga upaya bersama membantu penanganan dampak dari Covid-19 yang begitu besar," kata Rizki Handayani, dalam keterangannya, Minggu (7/6/2020).

Adapun deretan DJ internasional yang ikut terlibat dalam festival tersebut diantaranya Andrew Rayel, Avao, Blinders, Christina Novelli, Firebeatz, Futuristic Polar Bears, Jerome Isma-Ae, Khomha, Myom, dan Sam Feldt.

Sementara itu, DJ lokal yang tampil adalah Apsara, Dipha Barus, Hogi (Future10), House Cartel, Indra7, Irene Agustine, Kana & Mayo (Tripo 3000), LTN, Patricia Schuldtz, Pixiee, P.Joana, Redy, Six Pratama, Stan, W.W dan Yasmin.

Baca juga: Konser #CukupDariRumah Sukses Galang Dana Rp 1 Miliar Lebih untuk Penanganan Covid-19

Acara festival musik Good Vibrations diselenggarakan secara live streaming dari Hype Chamberdan dapat disaksikan dari Jumat (5/6/2020) – Minggu (7/6/2020).

Lalu Jumat (12/6/2020) – Minggu (14/6/2020) melalui kanal Youtube Hype Festival dan Twitch Official Channel (twitch.tv).

Informasi lengkap mengenai jadwal acara dapat dilihat melalui laman resmi akun Instagram @hypefestivalid dan situs resmi www.letsgethype.asia



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belajar dari Dusun Semilir yang Ditutup, Bagaimana Seharusnya Protokol Kesehatan di Tempat Wisata?

Belajar dari Dusun Semilir yang Ditutup, Bagaimana Seharusnya Protokol Kesehatan di Tempat Wisata?

Whats Hot
Kanada Perpanjang Pembatasan Perjalanan Internasional hingga 2021

Kanada Perpanjang Pembatasan Perjalanan Internasional hingga 2021

Whats Hot
Libur Akhir Tahun Dipangkas, Contek Itinerary Roadtrip ke Bogor, Purwakarta, Bandung

Libur Akhir Tahun Dipangkas, Contek Itinerary Roadtrip ke Bogor, Purwakarta, Bandung

Jalan Jalan
Catat, Ini Syarat Tourist Visa untuk Wisatawan Indonesia ke Thailand

Catat, Ini Syarat Tourist Visa untuk Wisatawan Indonesia ke Thailand

Whats Hot
Langgar Protokol Kesehatan, Wisata Dusun Semilir Ditutup

Langgar Protokol Kesehatan, Wisata Dusun Semilir Ditutup

Whats Hot
Jepang Punya Maskot Anti-Corona, Namanya Koronon

Jepang Punya Maskot Anti-Corona, Namanya Koronon

Whats Hot
Catat, Jadwal Terbaru Libur Akhir Tahun 2020 Setelah Dipangkas

Catat, Jadwal Terbaru Libur Akhir Tahun 2020 Setelah Dipangkas

Whats Hot
Jumlah Wisman ke Sumut Naik, Mayoritas dari Malaysia

Jumlah Wisman ke Sumut Naik, Mayoritas dari Malaysia

Whats Hot
Kuota Pendakian Gunung Piramid Dibatasi, Apa Alasannya?

Kuota Pendakian Gunung Piramid Dibatasi, Apa Alasannya?

Whats Hot
Gunung Piramid Punya Tingkat Bahaya Tinggi untuk Pendakian

Gunung Piramid Punya Tingkat Bahaya Tinggi untuk Pendakian

Whats Hot
Kemenparekraf Sosialisasikan Protokol CHSE untuk Pendakian Gunung

Kemenparekraf Sosialisasikan Protokol CHSE untuk Pendakian Gunung

Whats Hot
Libur Akhir Tahun, Ratusan Tempat Cuci Tangan Disiapkan di Tempat Wisata Gunungkidul

Libur Akhir Tahun, Ratusan Tempat Cuci Tangan Disiapkan di Tempat Wisata Gunungkidul

Whats Hot
Pariwisata di Nusa Penida Mulai Pulih, Ada Ratusan Wisatawan Saat Akhir Pekan

Pariwisata di Nusa Penida Mulai Pulih, Ada Ratusan Wisatawan Saat Akhir Pekan

Whats Hot
Ada Pedagang Positif Covid-19, Pasar Gede Solo Sisi Timur Tutup 7 Hari

Ada Pedagang Positif Covid-19, Pasar Gede Solo Sisi Timur Tutup 7 Hari

Whats Hot
Gunung Semeru Erupsi, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Buka

Gunung Semeru Erupsi, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Buka

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X