Kompas.com - 04/07/2020, 17:08 WIB
Menparekraf Wishnutama Kusubandio, saat mengikuti Rapat Kerja Komisi X DPR dengan Kemenparekraf, di Gedung DPR RI, Jumat (3/7/2020). DOK. Humas Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Menparekraf Wishnutama Kusubandio, saat mengikuti Rapat Kerja Komisi X DPR dengan Kemenparekraf, di Gedung DPR RI, Jumat (3/7/2020).

KOMPAS.com - Pagu anggaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) atau Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) tahun anggaran 2020 yang awalnya sebesar Rp 5.366.861.663.000, berkurang menjadi Rp 3.265.457.304.000.

Hal tersebut karena Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyetujui perubahan anggaran Kemenparekraf.

“Komisi X DPR RI menyetujui pemotongan anggaran Kemenparekraf RI pada APBN 2020 sebesar Rp 2,045 triliun,” kata Wakil Ketua Komisi X DPR RI Agustina Wilujeng, sesuai rilis yang diterima Kompas.com, Sabtu (4/7/2020).

Hal tersebut dikatakan Agustina, saat memimpin Rapat Kerja Komisi X DPR dengan Kemenparekraf, di Gedung DPR RI, Jumat (3/7/2020).

Baca juga: Kemenparekraf Susun Rencana Pemulihan Destinasi Pariwisata di Era New Normal

Dalam rapat tersebut, Komisi X DPR RI juga menyetujui pagu indikatif belanja kementerian/lembaga (K/L) Kemenparekraf atau Baparekraf tahun anggaran 2021 sebesar Rp 8 triliun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Anggaran tersebut terdiri dari RAPBN sebesar Rp 4,111 triliun, dan usulan tambahan sebesar Rp 3,888 triliun yang mencakup anggaran fungsi pendidikan sebesar Rp 454,3 miliar.

Pada kesempatan tersebut, Agustina sempat mengapresiasi kinerja Kemenparekraf atau Baparekraf, dalam menjalankan langkah-langkah mitigasi dampak Covid-19 di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Ke depannya pariwisata dan ekonomi kreatif diharapkan tetap dapat menjadi tulang punggung bangkitnya ekonomi Indonesia,” kata Agustina.

Baca juga: Pulihkan Ekonomi Tanah Air, Kemenparekraf Fokus Garap Wisatawan Nusantara

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Kepala Baparekraf Wishnutama Kusubandio pun menyambut baik persetujuan dan dukungan Komisi X DPR.

“Terima kasih banyak atas masukan, saran, dan dukungannya. Semoga pariwisata dan ekonomi kreatif kita bangkit dan berkembang jauh lebih baik,” kata Wishnutama.

Wishnutama mengatakan, pihaknya berkomitmen memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia, dengan mengembalikan kepercayaan publik terhadap sektor pariwisata yang berfokus pada kebersihan, kesehatan, keamanan, dan lingkungan (Cleanliness, Health, Safety and Environment-CHSE).

Tahapan-tahapan tersebut juga meliputi kegiatan promosi, yang pelaksanaannya akan melihat perkembangan penanganan Covid-19, kesiapan daerah, pelaku industri, dan masyarakat.

Baca juga: Kemenparekraf Genjot Platform Digital dan Konten Kreatif untuk Tarik Kepercayaan Wisatawan

“Hal itu sangat penting, jangan sampai pelaksanaannya menimbulkan peningkatan kasus baru. Memperbaiki protokol bisa dalam satu atau dua hari, tetapi mengembalikan rasa percaya wisatawan butuh waktu lama,” kata Wishnutama.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Daftar Daerah PPKM Level 2 dan 3 di Jawa Bali per 21 september 2021

Update Daftar Daerah PPKM Level 2 dan 3 di Jawa Bali per 21 september 2021

Travel Update
Rute Menuju Basecamp Pendakian Gunung Ungaran via Perantunan

Rute Menuju Basecamp Pendakian Gunung Ungaran via Perantunan

Jalan Jalan
Chile Sambut Kembali Turis Asing Mulai Oktober 2021

Chile Sambut Kembali Turis Asing Mulai Oktober 2021

Travel Update
Sambut PON XX Papua 2021, Garuda Indonesia Tambah Frekuensi Penerbangan ke Papua

Sambut PON XX Papua 2021, Garuda Indonesia Tambah Frekuensi Penerbangan ke Papua

Travel Update
PPKM sampai 4 Oktober 2021, Mal 5 Daerah Ini Uji Coba Buka untuk Anak di Bawah 12 Tahun

PPKM sampai 4 Oktober 2021, Mal 5 Daerah Ini Uji Coba Buka untuk Anak di Bawah 12 Tahun

Travel Update
Syarat Lengkap Pendakian Gunun Arjuno-Welirang, Bawa Bukti Vaksin Covid-19

Syarat Lengkap Pendakian Gunun Arjuno-Welirang, Bawa Bukti Vaksin Covid-19

Travel Update
Asyik! Rumah Winnie the Pooh Jadi Kenyataan dan Bisa Dipesan Wisatawan

Asyik! Rumah Winnie the Pooh Jadi Kenyataan dan Bisa Dipesan Wisatawan

Travel Update
Wajib Masuk Bucket List Liburan, Ini 6 Potensi Wisata Sabah di Pulau Borneo

Wajib Masuk Bucket List Liburan, Ini 6 Potensi Wisata Sabah di Pulau Borneo

BrandzView
Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Buka Lagi, Hanya Jalur Pasuruan

Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Buka Lagi, Hanya Jalur Pasuruan

Travel Update
Singapura Bakal Terima Penumpang Transit dari Indonesia Mulai 22 September

Singapura Bakal Terima Penumpang Transit dari Indonesia Mulai 22 September

Travel Update
Syarat Terbaru Terbang ke Indonesia untuk WNI per 17 September 2021

Syarat Terbaru Terbang ke Indonesia untuk WNI per 17 September 2021

Travel Update
Pencinta Hallyu, Ini 4 Kawasan Wisata Ramah Muslim di Korea Selatan yang Wajib Dikunjungi

Pencinta Hallyu, Ini 4 Kawasan Wisata Ramah Muslim di Korea Selatan yang Wajib Dikunjungi

BrandzView
Kemenhub Bantah Isu Penerbangan Internasional Mulai Dibuka di Bandara Bali

Kemenhub Bantah Isu Penerbangan Internasional Mulai Dibuka di Bandara Bali

Travel Update
Jumlah Kunjungan Turis ke Pinus Sari Yogyakarta Meningkat Saat Akhir Pekan

Jumlah Kunjungan Turis ke Pinus Sari Yogyakarta Meningkat Saat Akhir Pekan

Travel Update
5 Villa di Puncak dengan Private Pool, Ada yang Airnya Hangat

5 Villa di Puncak dengan Private Pool, Ada yang Airnya Hangat

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.