6 Gunung di Sumbar Sudah Buka, Mana Saja?

Kompas.com - 07/07/2020, 12:18 WIB
Panorama Gunung Singgalang di Nagari Koto Gadang, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (19/2/2012). Daerah ini merupakan salah satu lokasi di Sumatera Barat yang dilalui Sesar Sumatera. KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMOPanorama Gunung Singgalang di Nagari Koto Gadang, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (19/2/2012). Daerah ini merupakan salah satu lokasi di Sumatera Barat yang dilalui Sesar Sumatera.


JAKARTA, KOMPAS.com - Menyambut era new normal, beberapa jalur pendakian gunung di pulau Jawa kembali dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Tak hanya di pulau Jawa, langkah tersebut juga dilakukan beberapa pengelola gunung yang ada di luar pulau Jawa seperti yang di Sumatera Barat.

Menurut pantauan Kompas.com, terdapat enam gunung di Sumatera Barat yang sudah buka sejak pertengahan Juni.

Baca juga: Gara-gara Video Viral Pendaki Membludak, Kuota Pendakian Gunung Lawu Dibatasi

Keenam gunung itu di antaranya Gunung Singgalang, Gunung Marapi, Gunung Sago, Gunung Tandikek, Gunung Talamau, dan Gunung Talang.

Adapun protokol kesehatan yang diterapkan keenam gunung tersebut hampir sama yaitu mewajibkan pendaki menggunakan masker, membawa hand sanitizer, mendaki dalam kondisi sehat, membawa alat makan sendiri, dan beberapa basecamp mewajibkan pendaki membawa surat sehat.

Berikut enam gunung di Sumatera Barat yang telah buka kembali

Gunung Singgalang melingkungi Rumah Puisi, selain juga Gunung Marapi.KOMPAS/FRANS SARTONO Gunung Singgalang melingkungi Rumah Puisi, selain juga Gunung Marapi.

Gunung Singgalang

Gunung berketinggian 2.877 mdpl ini berlokasi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Gunung ini dikenal karena mempunyai telaga di puncaknya yang merupakan bekas kawah.

Jika sampai puncak, para pendaki akan melihat telaga bernama Telaga Dewi itu. Jalur pendakian utama gunung ini yaitu melalui Pandai Sikek.

Melihat akun Instagram resmi Posko Gunung Singgalang @posko_gn.singgalang_official, pendakian gunung sudah buka kembali sejak 12 Juni 2020.

Adapun retribusi pendakian via Jorong Tanjuang Nagari Pandai Sikek yaitu untuk pendaki lokal Rp 15.000 dan pendaki mancanegara Rp 25.000.

ilustrasi pendaki berjalan ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah ilustrasi pendaki berjalan

Gunung Marapi

Gunung berikutnya di Sumatera Barat yang telah buka kembali pendakiannya adalah Gunung Marapi. Gunung berketinggian 2.891 mdpl ini berada di Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Agam, dan Kotamadya Padang Panjang.

Melihat akun Instagram @marapi_singgalang, gunung ini telah buka kembali sejak 6 Juni 2020. Jalur pendakian yang diizinkan buka adalah via Koto Baru.

Baca juga: Cuma Sehari Willem Sigar Mendaki Gunung Marapi dan Singgalang

Jika beruntung, pendaki akan melihat Danau Singkarak terlihat jelas ketika sudah sampai puncak gunung. Gunung ini juga konon merupakan tempat asal nenek moyang orang Minangkabau.

Jika ingin mendaki Gunung Marapi di masa pandemi, tetap wajib mengikuti protokol di antaranya menggunakan masker, membawa hand sanitizer, dan dalam keadaan sehat.

 

Ilustrasi Pendaki Gunung.Shutterstock Ilustrasi Pendaki Gunung.

Gunung Sago

Gunung Sago juga telah dibuka sejak 10 Juni 2020. Gunung ini berlokasi di Kecamatan Lareh Sago Halaban, Luhak dan Situjuh Lima Nagari, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.

Gunung berketinggian 2.271 mdpl ini tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di antaranya memastikan pendaki dalam kondisi sehat, mewajibkan pendaki menggunakan masker, menggunakan tenda kap 4 untuk dua orang, membawa hand sanitizer, alat makan sendiri dan lainnya.

Jalur pendakian yang digunakan pendaki biasanya jalur Sikabu Kabu. Jalur ini dipilih pendaki karena terbilang mudah dan nyaman untuk dilalui.

Puncak Gunung Sago memiliki sebuah danau yang disebut Danau Tingga. Danau ini terkenal akan warna hijaunya nan indah serta aroma belerang yang meliputinya.

Gunung Tandikek

Gunung Tandikek terletak di Dataran Tinggi Minangkabau, Padang Panjang, Sumatera Barat. Gunung ini telah buka kembali sejak 10 Juni 2020.

Sama seperti protokol kesehatan pendakian gunung lainnya, para pendaki wajib mengenakan masker, membawa hand sanitizer, serta menjaga jarak.

Baca juga: Menikmati Air Terjun di Tengah Belantara Gunung Tandikek

Gunung ini sama seperti Gunung Singgalang, dan Gunung Marapi yaitu dikenal dengan Puncak Tri Arga yang lokasinya berdekatan.

Puncak Tri Arga sendiri memiliki arti penyangga langit Minangkabau. Gunung Tandikek juga biasa dikenal memiliki nama Gunung Tandikat.

 

Panorama matahari terbit di sela-sela awan di puncak Gunung Talang, Solok, Sumatera Barat, Rabu (1/6/2016). Gunung Talang adalah gunung berapi aktif yang ada di Sumatera Barat dengan ketinggian 2.597 meter di atas permukaan laut (mdpl).KOMPAS.com / Wahyu Adityo Prodjo Panorama matahari terbit di sela-sela awan di puncak Gunung Talang, Solok, Sumatera Barat, Rabu (1/6/2016). Gunung Talang adalah gunung berapi aktif yang ada di Sumatera Barat dengan ketinggian 2.597 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Gunung Talang

Gunung Talang berlokasi di Kabupaten Solok, Sumatera Barat juga telah kembali buka sejak 12 Juni 2020. Jalur pendakian yang dibuka adalah via Aia Batumbuak, Kecamatan Gunung Talang, Solok, Sumbar.

Sama seperti gunung lainnya yang telah buka, para pendaki juga diwajibkan mengenakan masker, membawa hand sanitizer, menjaga jarak dan lainnya.

Baca juga: Tips Mendaki Gunung Talang Via Jalur Ai Batumbuk

Gunung berketinggian 2.597 mdpl ini memiliki beragam lanskap yang dapat dinikmati di antaranya hamparan awan, matahari terbit, hingga pesona tiga danau yakni Danau Di Atas, Danau Di Bawah, dan Danau Talang.

Gunung Talamau

Gunung Talamau di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat juga telah buka kembali sejak 10 Juni 2020.

Melihat akun Instagram @gunungtalamau, jalur pendakian yang dibuka adalah via Pinaga dengan tetap menerapkan protokol Covid-19.

Adapun protokolnya yaitu pendaki wajib menggunakan masker, membawa surat keterangan sehat, membawa surat izin orang tua, dan pendaki maksimal 30 orang per hari.

Gunung berketinggian 2.982 mdpl ini dikenal juga memiliki 13 telaga yang namanya diambil dari cerita legenda penduduk setempat.

Gunung ini juga memiliki air terjun dengan ketinggian lebih dari 100 meter, namanya Air Terjun Puti Lenggo Geni.

Pendaki biasa melewati jalur Aia Batumbuak karena tergolong ramah untuk pemula. Jika melewati jalur ini, pendaki akan menempuh perjalanan selama sekitar empat jam.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X