Tren Traveling, Pelancong Pilih Fleksibilitas Saat Pesan Hotel

Kompas.com - 15/07/2020, 20:46 WIB
ILUSTRASI - Kamar Hotel Shutterstock/Dragon ImagesILUSTRASI - Kamar Hotel

 

JAKARTA, KOMPAS.com – Selama new normal, terjadi perubahan pada gaya melancong wisatawan. Para wisatawan lebih mengutamakan fleksibilitas dalam melakukan pemesanan kamar hotel, selain harga yang menarik.

Co-Founder & Chief Marketing Office Tiket.com, Gaery Undarsa, menuturkan, hal tersebut adalah yang paling dibutuhkan oleh wisatawan.

Baca juga: Simak, Protokol Kesehatan di Pintu Masuk Hotel

“Sekarang banyak yang dipikirkan. Ke depannya akan ada apa, perubahan jadwal, dan sebagainya. Banyak hal yang meragukan. Pelancong butuh fleksibilitas,” kata Gaery dalam konferensi pers virtual peluncuran “ tiket Flexi” milik Tiket.com, Rabu (15/7/2020).

Dia menuturkan, sebelumnya wisatawan harus mencari tanggal pasti untuk menginap. Pertimbangan lainnya adalah mencari hotel sesuai anggaran yang sudah disiapkan.

Pada era new normal ini, ada beberapa pertimbangan calon tamu selain masalah anggaran, yaitu apakah lokasi hotel tersebut masih berlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) atau tidak.

Melihat hal tersebut, Gaery menuturkan pihaknya mengeluarkan tiket FLEXI yang memudahkan wisatawan dalam melakukan pemesanan kamar hotel.

“Sekarang orang mau pesan hotel tidak usah pilih tanggal. Ada beberapa syarat dan ketentuan. Voucher berlaku tergantung hotel, ada yang sampai tahun depan dan akhir tahun 2020,” ungkap Gaery.

Pekerja menggunakan masker, face shield dan sarung tangan saat merapikan kamar Hotel Santika Depok, Selasa (9/6/2020). Sebanyak kurang lebih 80 unit hotel jaringan Santika Indonesia Hotels dan Resorts mulai dibuka sejak 4 Juni 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan kenormalan baru untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Pekerja menggunakan masker, face shield dan sarung tangan saat merapikan kamar Hotel Santika Depok, Selasa (9/6/2020). Sebanyak kurang lebih 80 unit hotel jaringan Santika Indonesia Hotels dan Resorts mulai dibuka sejak 4 Juni 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan kenormalan baru untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

Cara menggunakan tiket FLEXI

Fitur tiket FLEXI sudah bisa digunakan baik melalui situs resmi Tiket.com maupun aplikasi ponsel. Berdasarkan pantauan Kompas.com, wisatawan bisa melakukan pencarian terlebih dahulu.

Usai menentukan area yang dituju, wisatawan bisa menentukan tanggal. Namun, tanggal tidak berpengaruh dengan periode menginap dan hanya untuk menampilkan daftar hotel saja.

Selanjutnya, jika dari situs resmi di komputer, wisatawan bisa pilih filter “tiket FLEXI” di sebelah kiri layar. Tepatnya di bawah “Tampilan Peta”.

Baca juga: Kemenparekraf Terbitkan Buku Protokol Kesehatan Hotel dan Restoran, Ini Isinya

Setelah memilih fitur tersebut, daftar hotel langsung disortir dan hanya menampilkan hotel-hotel yang memiliki layanan tersebut.

VP of Accomodation Tiket.com, Cisyelya Bunyamin, menuturkan dalam kesempatan yang sama bahwa saat ini terdapat lebih dari 400 hotel yang berpartisipasi.

Adapun hotel-hotel tersebut berlokasi di Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand. Kendati demikian, sebanyak 80 – 90 persen hotel berlokasi di Indonesia.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisata Petualangan Bisa Dikembangkan di Desa Wisata

Wisata Petualangan Bisa Dikembangkan di Desa Wisata

Whats Hot
Wali Kota Malang: Ada 4 Jenis Wisata di Kota Malang

Wali Kota Malang: Ada 4 Jenis Wisata di Kota Malang

Jalan Jalan
Pengembangan Wisata di Kawasan Konservasi, KLHK: Menuju Pariwisata Berkualitas

Pengembangan Wisata di Kawasan Konservasi, KLHK: Menuju Pariwisata Berkualitas

Whats Hot
9 Kebijakan dalam Pengembangan Wisata Petualangan di Kawasan Konservasi

9 Kebijakan dalam Pengembangan Wisata Petualangan di Kawasan Konservasi

Whats Hot
Wisata di Kawasan Konservasi, Ini 4 Hal yang Perlu Diperhatikan

Wisata di Kawasan Konservasi, Ini 4 Hal yang Perlu Diperhatikan

Travel Tips
Daftar Lengkap TN, TWA, dan Suaka Margasatwa di Indonesia

Daftar Lengkap TN, TWA, dan Suaka Margasatwa di Indonesia

Jalan Jalan
Wisatawan ke Gunungkidul yang Tak Bawa Hasil Rapid Tes Antigen Diminta Pulang

Wisatawan ke Gunungkidul yang Tak Bawa Hasil Rapid Tes Antigen Diminta Pulang

Whats Hot
Indonesia Punya 556 Kawasan Konservasi, Mana yang Boleh Dikunjungi?

Indonesia Punya 556 Kawasan Konservasi, Mana yang Boleh Dikunjungi?

Jalan Jalan
Selama PTKM DIY, Kunjungan Wisatawan ke Bantul Turun 50 Persen

Selama PTKM DIY, Kunjungan Wisatawan ke Bantul Turun 50 Persen

Whats Hot
Promo Harga Tiket Masuk Sea World Januari 2021, Mulai dari Rp 115.000

Promo Harga Tiket Masuk Sea World Januari 2021, Mulai dari Rp 115.000

Promo Diskon
Air Terjun Tumpak Sewu Aman Dikunjungi meski Gunung Semeru Keluarkan Awan Panas Guguran

Air Terjun Tumpak Sewu Aman Dikunjungi meski Gunung Semeru Keluarkan Awan Panas Guguran

Whats Hot
Qatar Airways Pensiunkan Setengah Armada Pesawat A380

Qatar Airways Pensiunkan Setengah Armada Pesawat A380

Whats Hot
Homestay Desa Wisata Gerupuk, Penginapan Terjangkau Saat MotoGP Mandalika

Homestay Desa Wisata Gerupuk, Penginapan Terjangkau Saat MotoGP Mandalika

Whats Hot
3 Rental Campervan di Yogyakarta untuk Sensasi Camping yang Beda

3 Rental Campervan di Yogyakarta untuk Sensasi Camping yang Beda

Jalan Jalan
Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Tetap Buka Zona 2 Selama PPKM

Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Tetap Buka Zona 2 Selama PPKM

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X