8 Tips Mendaki Gunung Ciremai via Jalur Linggarjati

Kompas.com - 15/07/2020, 12:40 WIB
Pendaki menikmati momen matahari terbit di puncak Gunung Ciremai, Jawa Barat. Gunung Ciremai merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat yang memiliki ketinggian 3.078 meter di atas permukaan laut (mdpl). KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJOPendaki menikmati momen matahari terbit di puncak Gunung Ciremai, Jawa Barat. Gunung Ciremai merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat yang memiliki ketinggian 3.078 meter di atas permukaan laut (mdpl).


JAKARTA, KOMPAS.com - Gunung Ciremai secara administratif berada di dua kabupaten yaitu Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Gunung ini memiliki beberapa jalur pendakian yang masing-masing berada di dua kabupaten tersebut. Salah satu jalur yang biasa digunakan pendaki yaitu via Palutungan.

Namun, ada satu jalur yang terbilang legendaris untuk mencapai puncak gunung berketinggian 3.078 mdpl ini, yaitu via Linggarjati.

Meski saat ini aktivitas pendakian Gunung Ciremai belum diperbolehkan, kamu mulai bisa menyiapkan segala kebutuhan pendakian agar tidak repot ketika nantinya sudah dibuka kembali.

Baca juga: 6 Obyek Wisata Sekitar Gunung Ciremai Kuningan

Dikenal legendaris karena memiliki banyak tanjakan, ada baiknya kamu memerhatikan tips-tips berikut ini ketika kelak akan mendaki via Linggarjati.

Pastikan aman dengan protokol kesehatan

Saat pembukaan pendakian nanti, para pendaki wajib menaati dan melaksanakan protokol kesehatan.

Protokol kesehatan pendakian, seperti wajib mengenakan masker, mengukur suhu tubuh di pos pendaftaran, menjaga jarak ketika mendaki, dan selalu mencuci tangan atau membawa hand sanitizer.

Jika protokol kesehatan tersebut sudah lengkap, maka kamu bisa berangkat ke Gunung Ciremai.

Lebih mudah dari Cirebon

Jika kamu dari Jakarta dan sekitarnya dan hendak mendaki Gunung Ciremai via Linggarjati, ada baiknya kamu memilih kereta api tujuan Stasiun Cirebon Prujakan.

Hal ini lantaran jalur Linggarjati berada di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat yang aksesnya lebih dekat dari Cirebon dibanding Majalengka.

Pendaki berfoto di area puncak Gunung Ciremai, Jawa Barat. Gunung Ciremai merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat yang memiliki ketinggian 3.078 meter di atas permukaan laut (mdpl).KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Pendaki berfoto di area puncak Gunung Ciremai, Jawa Barat. Gunung Ciremai merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat yang memiliki ketinggian 3.078 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Baca juga: Terpikat Pesona Gunung Ciremai, Gunung Tertinggi di Jawa Barat

Setelah turun di Stasiun Cirebon Prujakan, kamu bisa melanjutkan perjalanan dengan menggunakan ojek ke arah Terminal Harjamukti Cirebon.

Sampai di sana, kamu bisa menggunakan bus kecil atau bus besar ke arah Kuningan dengan estimasi biaya sekitar Rp 15.000-25.000. Cukup katakan bahwa kamu ingin mendaki Gunung Ciremai.

Setelah sampai di Pertigaan Cilimus, kamu bisa menggunakan jasa ojek hingga basecamp Ranger Linggarjati.

Menginap di basecamp

Sampai di basecamp Ranger Linggarjati, kamu bisa beristirahat pada malam harinya untuk menyiapkan tenaga mendaki besok pagi.

Para pendaki Gunung Ciremai sudah biasa menggunakan basecamp ini sebelum memulai pendakian. Mereka biasa menggelar sleeping bag langsung di lantai basecamp, atau menggunakan matras sebagai alas tidur.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tren Baru Saat Pandemi: Work From Hotel dan Apartemen

Tren Baru Saat Pandemi: Work From Hotel dan Apartemen

Promo Diskon
Jabar Tetap Terima Wisatawan Saat Libur Panjang, Protokol Kesehatan Diperketat

Jabar Tetap Terima Wisatawan Saat Libur Panjang, Protokol Kesehatan Diperketat

Whats Hot
Ada Imbauan Tidak Wisata ke Puncak Saat Libur Panjang, Ini Kata Kadispar Jabar

Ada Imbauan Tidak Wisata ke Puncak Saat Libur Panjang, Ini Kata Kadispar Jabar

Whats Hot
Air Terjun Sunsa Kompol di Manggarai Barat, Kesegaran di Lereng Gunung Poso Kuwuh

Air Terjun Sunsa Kompol di Manggarai Barat, Kesegaran di Lereng Gunung Poso Kuwuh

Jalan Jalan
Kini, Ada Armada DAMRI ke Pantai Baron dan Gunung Api Purba Nglanggeran

Kini, Ada Armada DAMRI ke Pantai Baron dan Gunung Api Purba Nglanggeran

Jalan Jalan
Mendaki Gunung Gede Pangrango Saat Musim Hujan, Ini Panduannya

Mendaki Gunung Gede Pangrango Saat Musim Hujan, Ini Panduannya

Travel Tips
Benarkah Jepang akan Buka Perbatasan untuk Olimpiade 2021?

Benarkah Jepang akan Buka Perbatasan untuk Olimpiade 2021?

Whats Hot
Hotel Berusia 100 Tahun di New York Tutup akibat Pandemi Corona

Hotel Berusia 100 Tahun di New York Tutup akibat Pandemi Corona

Whats Hot
Panduan Harga Tiket Masuk dan Cara Menuju Desa Wisata Cibuntu

Panduan Harga Tiket Masuk dan Cara Menuju Desa Wisata Cibuntu

Travel Tips
Diskon Wisata ke Wisnus, PHRI: Pemikiran Pemerintah yang Out of The Box

Diskon Wisata ke Wisnus, PHRI: Pemikiran Pemerintah yang Out of The Box

Whats Hot
PHRI Minta Kemenparekraf Kawal Kebijakan Dana Hibah ke Pengusaha Hotel dan Restoran

PHRI Minta Kemenparekraf Kawal Kebijakan Dana Hibah ke Pengusaha Hotel dan Restoran

Whats Hot
PHRI: Langkah Pemerintah Berikan Dana Hibah itu Bagus, Kami Apresiasi

PHRI: Langkah Pemerintah Berikan Dana Hibah itu Bagus, Kami Apresiasi

Whats Hot
Lezatnya Santap 4 Kuliner Khas Daerah Ini sambil Traveling di Indonesia

Lezatnya Santap 4 Kuliner Khas Daerah Ini sambil Traveling di Indonesia

BrandzView
Tips Berkunjung ke Desa Wisata Cibuntu, Cari Waktu Terbaik

Tips Berkunjung ke Desa Wisata Cibuntu, Cari Waktu Terbaik

Travel Tips
Catat, Itinerary Seharian Liburan di Desa Wisata Cibuntu

Catat, Itinerary Seharian Liburan di Desa Wisata Cibuntu

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X