Belitung Mulai Terima Kunjungan Turis Domestik

Kompas.com - 25/07/2020, 16:45 WIB
Pulau Lengkuas yang memiliki mercusuar setinggi 62 meter dengan ratusan anak tangga. Diatasnya wisatawan dapat melihat berbagai pulau kecil dan birunya laut Belitung. KOMPAS.com/Muhammad Irzal AdiakurniaPulau Lengkuas yang memiliki mercusuar setinggi 62 meter dengan ratusan anak tangga. Diatasnya wisatawan dapat melihat berbagai pulau kecil dan birunya laut Belitung.

KOMPAS.com - Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie mengungkapkan, Pulau Belitung sudah bisa dikunjungi kembali oleh wisatawan sejak awal Juli 2020.

Sebelumnya, pariwisata Belitung ditutup karena adanya pandemi Covid-19. Isyak mengakui sudah banyak wisatawan nusantara yang berkunjung ke pulau ini.

"Belitung saat ini, kami sudah mulai menerima wisatawan-wisatawan. Sudah datang beberapa kelompok wisatawan minggu lalu," ujar Isyak dalam webinar Indonesia Inbound Tour Operators Association (IINTOA) dan travel agent marketplace, Travelbiz bertemakan "Kesiapan Belitung Sebagai Destinasi Wisata Paska Covid-19", Jumat (24/7/2020).

Namun, ia mengakui, hingga kini Pemerintah Kabupaten Belitung terus berbenah untuk menggerakkan kembali sektor pariwisatanya paska pandemi Covid-19.

Baca juga: Pesona Tanjung Kelayang, Sepotong Surga di Semenanjung Belitung

Ia menjelaskan, Belitung memiliki dua syarat untuk membangkitkan kembali pariwisatanya. Syarat pertama dari kepercayaan diri wisatawan dan kedua dari segi kepercayaan destinasi wisata.

"Jadi yang pertama itu dari membangun kepercayaan diri wisatawan. Si calon wisatawan ini harus pede dulu nih, berani gak keluar dari ibukota atau daerahnya untuk menuju destinasi wisata. Kemudian yang kedua adalah membangun trust atau kepercayaan, si calon wisatawan ini percaya gak dengan Kabupaten Belitung," jelasnya.

Pulau Batu Berlayar. SHUTTERSTOCK/GATOT HERLIYANTO Pulau Batu Berlayar.

Ia lebih menitikberatkan pada proses pembangunan kembali destinasi wisata Kabupaten Belitung.

Hal ini, kata dia, tergantung pada seberapa mumpuni pemerintah dan segala stakeholder pariwisata dalam beradaptasi pada Covid-19.

"Seberapa ketat protokol kesehatan kita bisa berhasil bahwa wisatawan yang telah datang ke Belitung, lalu pulang, kemudian 14 hari sampai 1 bulan dalam keadaan baik dan sehat. Jadi destinasi wisata itu seberapa bagus menerapkan protokol kesehatan yang ada," tuturnya.

Baca juga: Obyek Wisata di Belitung Mulai Simulasi Buka dengan Protokol Kesehatan

Ini hal yang sudah dilakukan Kabupaten Belitung untuk menggerakkan kembali pariwisata
Isyak menjelaskan,

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X