Benarkah Aktivitas Naik Gunung Berbahaya?

Kompas.com - 11/08/2020, 16:02 WIB
Ilustrasi Pendaki Gunung. ShutterstockIlustrasi Pendaki Gunung.

 

Baca juga: Jangan Bawa Mi Instan untuk Bekal Makan Naik Gunung, Kenapa?

"Sikap seperti ceroboh dan apalagi sombong. Sombong terhadap alam, terhadap jalurnya, sombong terhadap adat istiadat sekitar gunung. Itu lah yang sebenarnya lebih mencelakakan yang ada dari diri kita," tambahnya.

Ia mengingatkan, kedua hal ini perlu diketahui betul oleh para pendaki sebelum kegiatan pendakian gunung dilakukan.

Lalu bagaimana cara meminimalisir bahaya tersebut?

Menurutnya, tidak ada cara lain selain terus berlatih dan belajar untuk mengatasi bahaya yang selalu ada ketika pendakian.

Latihan dan belajar soal pendakian gunung itu dapat dilakukan dengan cara menyiapkan perlengkapan pendakian, mensimulasikan perbekalan perihal makanan logistik misalnya.

"Harus sesuai kalori dan gizi. Itu harus dilatih terus saja, dibiasakan. Jadi harus benar-benar paham betul bahwa berkegiatan di alam terbuka seperti pendakian gunung, banyak unsur bahayanya, tapi bahaya itu bisa kita minimalisir dengan pengetahuan, keterampilan, sikap kita dan terus berlatih," pungkasnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X