Kompas.com - 20/08/2020, 19:30 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.COM - Pemerintah Kota Yogyakarta bersiap hadapi libur panjang yang tiba pada Kamis-Senin (20-24 Agustus 2020). Pasalnya libur panjang kali ini masih dalam pandemi Covid-19.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro Yogyakarta Ekwanto mengatakan, total personel yang diterjunkan untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan di kawasan Malioboro adalah 350 orang dan dibantu berbagai pihak.

"Mulai Kamis, long weekend akan di-backup penuh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain. Total,  350 personel yang akan membantu dari Dinas Perhubungan (Dishub), Pol PP, dan lainnya," kata dia saat jumpa pers di Kompleks Balaikota Yogyakarta, Kamis (18/20/2020).

Petugas nantinya akan melakukan pengecekan kesehatan, seperti cek suhu tubuh sebelum wisatawan turun dari bus. Koordinator wisatawan juga wajib memberikan data-data kepada para petugas.

Baca juga: Kraton Yogyakarta Tetap Buka, Alternatif Wisata Libur Tahun Baru Islam

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta Agus Winarta menyampaikan, Kota Yogyakarta menjadi primadona saat libur lanjang lantaran mudah diakses melalui jalan darat, sehingga banyak wisatawan yang berkunjung ke sana.

"Kami tadi pagi sudah koordinasi. Mulai besok, kami full kekuatan, dari Pol PP, Jogoboro, di Beringharjo ada sekuriti pasar, linmas, pam budaya, dan Pol PP DIY," ujar dia.

Dari pihaknya, akan ada sebanyak 130 personil yang akan mengamankan dan membantu wisatawan selama libur panjang.

Perlu diketahui, untuk masuk kawasan Malioboro wisatawan tidak bisa serta merta masuk. Ada beberapa protokol yang dipenuhi, seperti wajib memakai masker, cek suhu tubuh, mengisi QR code untuk pendataan, dan diberlakukan jalan satu arah pada bagian pedestrian.

Foto dirilis Rabu (22/7/2020), memperlihatkan petugas Jogoboro memeriksa suhu tubuh pengunjung di Jalan Malioboro, DI Yogyakarta. Pihak pengelola dan penyedia jasa wisata di Yogyakarta mencoba kembali bangkit dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat dan melakukan simulasi untuk membiasakan tatanan era adaptasi kebiasaan baru.ANTARA FOTO/HENDRA NURDIYANSYAH Foto dirilis Rabu (22/7/2020), memperlihatkan petugas Jogoboro memeriksa suhu tubuh pengunjung di Jalan Malioboro, DI Yogyakarta. Pihak pengelola dan penyedia jasa wisata di Yogyakarta mencoba kembali bangkit dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat dan melakukan simulasi untuk membiasakan tatanan era adaptasi kebiasaan baru.

"Secara teknis, besok seluruh kekuatan kami apelkan di taman parkir Abu Bakar Ali," kata Agus.

Pihaknya lalu akan membuat sekitar 20 pos pengamanan dengan model zig-zag untuk membantu wisatawan.

"Itu karena banyak wisatawan yang belum tahu prosedurnya, termasuk dengan one way akan kami pandu," ujar Agus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.