Libur Panjang, Okupansi Kamar Hotel di Banyuwangi Capai 90 Persen

Kompas.com - 23/08/2020, 15:12 WIB
Pantai Pulau Merah di Banyuwangi SHUTTERSTOCK.com/DENIS MOSKVINOVPantai Pulau Merah di Banyuwangi

KOMPAS.com – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banyuwangi mencatat okupansi kamar hotel di sana mencapai 90 persen, bahkan 100 persen pada libur panjang Tahun Baru Islam, Agustus 2020.

Menurut Ketua PHRI Banyuwangi Zaenal Muttaqin,wisatawan tak hanya menyerbu hotel berbintang, tetapi juga hotel melati dan homestay.

“Banyuwangi dilinai sudah siap menerapkan pariwisata dengan konsep adaptasi kebiasaan baru (AKB) karena ada sertifikasi new normal di obyek wisata, hotel, hingga tempat kuliner,” ujar dia dilansir dari Antara, Sabtu (22/8/2020).

Zaenal melanjutkan, itulah yang membuat Banyuwangi diserbu para wisatawan, terutama saat libur panjang.

Baca juga: Ini Cara Banyuwangi Yakinkan Wisatawan agar Mau Berkunjung ke Sana

Adapun, imbuh dia, jumlah itu naik secara signifikan dibanding Juli 2020 yang mana okupansi hotel di Banyuwangi hanya 45 persen.

Okupansi hotel yang naik juga dibarengi peningkatan kunjungan wisatawan di obyek-obyek wisata Kabupaten Banyuwangi.

“Pantai Pulau Merah, Pantai Cacalan, Pantai Boom, Bangsring Underwater, dan obyek wisata lain kini sudah banyak dikunjungi wisatawan,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi Muhammad Yanuarto Bramuda.

Menurut dia banyaknya wisatawan yang berkunjung merupakan kabar menggembirakan untuk program Rebound Banyuwangi.

Ilustrasi Banyuwangi - Pantai Teluk Hijau (Green Bay).SHUTTERSTOCK Ilustrasi Banyuwangi - Pantai Teluk Hijau (Green Bay).

Program tersebut merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memulihkan ekonomi lokal akibat pandemi Covid-19, melalui sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), pertanian, dan pariwisata dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Tujuannya adalah untuk membuka kembali lapangan kerja bagi warga,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Ia melanjutkan, wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi harus mengikuti protokol kesehatan, seperti dicek suhu tubuhnya, memakai masker, dan jaga jarak.

Baca juga: G-Land Banyuwangi, Pantai dengan Ombak Terbaik Kedua di Dunia

Anas pun meminta maaf kepada wisatawan jika kebijakan pada era new normal membuat wisatawan tidak nyaman, salah satunya pembatasan pengunjung di penginapan dan sejumlah obyek wisata.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X