Glamping di Bali Buka, Mulai Terima Wisatawan Jakarta dan Bandung

Kompas.com - 28/08/2020, 18:10 WIB
Pemandangan dalam tenda glamping Autentik Nusa Penida. Dokumentasi Autentik Nusa PenidaPemandangan dalam tenda glamping Autentik Nusa Penida.

Hal ini merupakan kabar gembira bagi Celia yang sudah menutup glamping sejak 21 Maret 2020.

"Sejak kami buka kembali pada setelah 9 Juli, kami tidak dapat mengeluh tentang tingkat hunian. Sekitar setengah dari kapasitas resort ditempati setiap harinya," terangnya.

"Ini menjadi lebih baik seiring berjalannya waktu," tambah dia.

Baca juga: Okupansi Glamping di Bogor Naik Turun, Diisi Tamu dari Jakarta hingga Bandung

Namun, ketika ditanya bagaimana okupansi glampingnya setelah dibuka kembali, ia tak bisa menjawab.

Hal tersebut karena glampingnya baru saja dibuka dan ia tidak bisa memberikan data berapa persen untuk dibagikan.

Beri diskon 50 persen

Untuk menarik kembali wisatawan atau tamu, ia memberikan promo menarik berupa diskon 50 persen selama pandemi.

Hal ini dirasa efektif menurutnya. Ia juga mengatakan bahwa tamu telah banyak merekomendasikan kepada teman atau kerabat perihal diskon tersebut.

"Aktivitas kami berjalan dengan baik karena dari mulut ke mulut sebagian besar tamu kami yang merekomendasikan kepada teman atau kerabatnya," urainya.

Baca juga: 5 Alternatif Glamping di Bogor, Cocok untuk Staycation Saat Pandemi

Meski sudah memberikan diskon 50 persen, diakuinya, visibilitas saat ini cukup rendah. Ia melihat kecenderungan orang atau tamu yang memesan kamar dalam waktu singkat.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X