Syarat Liburan ke Hawaii, Wajib Masukkan Informasi Kesehatan via Aplikasi

Kompas.com - 05/09/2020, 14:15 WIB

KOMPAS.com – Wisatawan yang akan berlibur ke Hawaii kini harus menjalani pemeriksaan kesehatan melalui aplikasi Safe Travels.

Melansir Fox News, Selasa (1/9/2020), negara bagian tersebut akan meluncurkan aplikasi yang mengumpulkan informasi kesehatan dan perjalanan selama Covid-19 yang dibutuhkan oleh wisatawan.

Pemeriksaan berlipat akan mencakup pemeriksaan suhu tubuh bagi wisatawan pada saat kedatangan, serta pemeriksaan sekunder bagi mereka dengan gejala atau suhu di atas 38 derajat Celcius.

“Saya dengan senang hati meluncurkan aplikasi yang memungkinkan wisatawan memberikan informasi kesehatan dan perjalanan yang dibutuhkan sebelum mereka tiba di bandara,” kata Gubernur David Ige dalam sebuah pernyataan, Jumat (28/8/2020), mengutip Fox News.

“Aplikasi ini juga akan membantu kami tetap berhubungan dengan mereka yang harus dikarantina. Ini merupakan langkah penting untuk mempersiapkan negara untuk membuka kembali perekonomian kami,” imbuhnya.

Baca juga: Hawaii-nya Indonesia Ada di Kebumen

Ilustrasi Hawaii - Pantai Napali di Pulau Kauai.SHUTTERSTOCK Ilustrasi Hawaii - Pantai Napali di Pulau Kauai.

Menggantikan proses manual

Aplikasi Safe Travels menggantikan proses berbasis kertas saat ini yang mencakup dua berkas untuk perjalanan ke dan di dalam Hawaii.

Aplikasi tersebut juga akan memberi State Department of Health akses pada informasi kesehatan penumpang, dan bisa digunakan oleh Departmen of the Attorney General dan penegak hukum setempat untuk menegakkan aturan karantina.

Wisatawan diimbau untuk memasukan informasi dan rincian perjalanan mereka sebelum menaiki pesawat.

Selanjutnya, mereka akan mendapatkan kode QR 24 jam kemudian melalui email. Mereka bisa mencetaknya atau memindai menggunakan ponsel untuk pemeriksaan di bandara pada saat kedatangan.

Baca juga: Hawaii Gagas Resort Bubble, Turis Tetap Bisa Berwisata saat Dikarantina

Protokol kesehatan lain bagi wisatawan

Selain mengunggah aplikasi Safe Travels, wisatawan dari luar Hawaii harus melakukan karantina 14 hari untuk mengurangi penyebarang virus Covid-19.

Pada awal Agustus, Ige mengumumkan bahwa Hawaii tidak akan membuka pariwisatanya hingga setidaknya Oktober 2020. Per Minggu (30/8/2020), sebanyak 8.339 kasus Covid-19 telah dilaporkan di Hawaii.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Fox News
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.