Syarat Wisata ke Abu Dhabi Saat Pandemi, Wajib Pakai Gelang Elektronik

Kompas.com - 01/10/2020, 09:20 WIB
Ilustrasi Uni Emirat Arab - Masjid Agung Sheikh Zayed di Abu Dhabi. PIXABAYIlustrasi Uni Emirat Arab - Masjid Agung Sheikh Zayed di Abu Dhabi.


KOMPAS.com - Abu Dhabi sudah membuka pintu untuk wisatawan asing. Para pelancong dari negara manapun dapat kembali berkunjung ke Abu Dhabi.

Kendati demikian, ada beberapa syarat yang harus diperhatikan para pelancong untuk berkunjung ke salah satu wilayah Uni Emirat Arab itu.

Baca juga: Dubai Buka untuk Turis Asing, Simak 7 Fakta Menariknya

Melansir Lonely Planet, Senin (21/9/2020), para pelancong diwajibkan mengenakan gelang elektronik untuk mendukung aturan karantina selama 14 hari bagi wisatawan yang baru tiba.

Adapun aturan tersebut juga telah diumumkan oleh maskapai penerbangan Etihad Airways, bahwa penumpang yang tiba di Abu Dhabi harus memakai gelang elektronik.

Lalu, apa saja syarat untuk berwisata ke Abu Dhabi di masa pandemi Covid-19? Berikut Kompas.com telah merangkum syarat-syaratnya.

Baca juga: Dubai Buka untuk Turis Asing, Ini 6 Rekomendasi Wisatanya

Tes Covid-19 PCR

Seluruh penumpang pesawat yang masuk ke UEA, harus sudah memiliki dokumen hasil tes PCR negatif.

Dokumen tersebut harus diperoleh sebelum terbang di negara asal. Para penumpang pesawat telah diwajibkan melakukan PCR, 96 jam sebelum waktu keberangkatan.

Hal ini diwajibkan bagi seluruh pelancong yang ingin masuk ke wilayah-wilayah UEA.

Sheikh Zayed Mosque di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. SHUTTERSTOCK/LUCIANO MORTULA-LGM Sheikh Zayed Mosque di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Turun di bandara melalui suhu tubuh dan kembali tes Covid-19

Pada saat tiba di bandara UEA, para pelancong akan melalui sensor suhu tubuh dan selanjutnya akan melakukan tes Covid-19 kembali.

Adapun tes ini statusnya wajib dan harus dijalankan seluruh wisatawan atau penumpang pesawat di bandara kedatangan.

 

Memakai gelang elektronik dan karantina 14 hari

Setelah selesai menjalankan tes Covid-19 di bandara, para penumpang pesawat atau wisatawan UEA harus melaksanakan karantina selama 14 hari di rumah masing-masing.

Selain itu, para penumpang juga wajib mengenakan gelang elektronik yang diberikan petugas bandara kedatangan.

Hal ini guna melacak keberadaan wisatawan selama karantina menunggu hasil tes Covid-19 keluar.

Baca juga: Liburan ke Abu Dhabi, Turis Harus Pakai Gelang Karantina

Uni Emirat Arab memang dikenal sudah menerapkan prosedur yang ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19 masuk ke wilayahnya.

Hal ini sudah dilakukan dari pintu masuk bandara internasionalnya. Mulai dari anjing penjaga yang khusus dilatih dan diturunkan untuk mendeteksi Covid-19 pada penumpang.

Tak hanya itu, maskapai penerbangan Etihad, juga menjamin akan menanggung biaya, jika ada penumpangnya yang didiagnosis Covid-19.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X