Korea Punya Tempat Kece di Perumahan Warga, Bisa Cafe Hopping

Kompas.com - 21/10/2020, 14:49 WIB
Tempat wisata di Korea Selatan - Sebuah instalasi seni di Ihwa Mural Village, Korea Selatan. SHUTTERSTOCK / PangJee_STempat wisata di Korea Selatan - Sebuah instalasi seni di Ihwa Mural Village, Korea Selatan.

Jelajah Ihwa Mural Village

Melansir Korea Travel Post, Ihwa Mural Village merupakan salah satu “tempat wisata tersembunyi” yang terletak di kaki Gunung Naksan, Jongno-gu. Tepatnya di dekat Taman Naksan.

Sebelum memiliki nama yang disematkan saat ini, masyarakat setempat menyebut perumahan tersebut sebagai Desa Bulan karena memiliki pemandangan bulan yang tidak terhalangi apapun.

Baca juga: Tempat Wisata Anti-Mainstream di Korea, ke Mana Saja?

Saat berada di sana, wisatawan bisa menjelajahi jalanan kecil perumahan tersebut sembari menikmati sejumlah mural yang digambar oleh para seniman lokal.

Beberapa mural yang kerap digandrungi wisatawan adalah sayap, mural di tangga menuju kafe Geppul, mural koi dan bunga raksasa di beberapa tangga, dan instalasi seni siluet ayah dan anak.

Tempat wisata di Korea Selatan - Sebuah instalasi seni di Ihwa Mural Village, Korea Selatan.SHUTTERSTOCK / Carlos Huang Tempat wisata di Korea Selatan - Sebuah instalasi seni di Ihwa Mural Village, Korea Selatan.

Tidak hanya itu, perumahan tersebut juga memiliki beberapa galeri seni dan museum yang dapat dikunjungi.

Salah satunya memiliki sejarah perjalanan Ihwa Mural Village sebelum menjadi tempat wisata seperti sekarang.

Dahulu, perumahan tersebut merupakan pemukiman pekerja pabrik, serta masyarakat yang tidak dapat mampu membeli rumah di beberapa area sekitar Seoul.

Menurut Korea Dramaland, Ihwa Mural Village sempat muncul di beberapa drama Korea seperti Touch, Are You Human?, My Shy Boss, dan Goblin.

Tempat wisata di Korea Selatan - Sebuah toko di Ihwa Mural Village, Korea Selatan.SHUTTERSTOCK / ongi Tempat wisata di Korea Selatan - Sebuah toko di Ihwa Mural Village, Korea Selatan.
Taati aturan yang berlaku

Kendati dijadikan sebagai tempat wisata, namun perumahan tersebut masih ditinggali oleh masyarakat setempat.

Baca juga: Keliling 2 Desa Wisata di Korea Pakai Hanbok, Bisa Nginap di Hanok

Selama berkunjung di sana, pastikan kamu tetap menghargai privasi penduduk termasuk jangan masuk ke area yang tidak memiliki tanda bahwa wisatawan dapat memasuki area tersebut.

Selain itu, pengunjung diimbau untuk tidak berisik seperti berteriak atau membuat suara-suara dengan nada yang lantang.

Jika ingin memotret penduduk lokal, ada baiknya meminta izin terlebih dahulu dan pastikan mereka nyaman dan bersedia untuk difoto.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X