Kompas.com - 26/11/2020, 18:21 WIB

KOMPAS.com - Aceh menyimpan sejumlah tempat wisata alam yang menarik dan memesona, salah satunya adalah Ujung Batu yang terletak di Pulau Banyak, Aceh Singkil.

Dilansir dari Serambinews, pengunjung yang datang ke sana bisa menikmati pemandangan dinding aneka batu karang yang terbentuk akibat peristiwa alam dan deburan ombak.

Pemandangan paling menarik di lokasi itu adalah air laut berwarna biru tosca yang dihiasi bayangan batu karang.

Oleh karena itu, tidak mengherankan pengunjung berdatangan, untuk menikmati pemandangan, berendam dan berswafoto ria.

Destinasi ini mencuat setelah diperkenalkan oleh Novri, pelaku wisata di Pulau Banyak, kepada khalayak pada tahun 2019 lalu.

Ia mengatakan, saat tiba di lokasi, wisatawan terpesona dengan pemandangan yang memiliki nuansa berbeda.

Baca juga: Ingin Surfing di Lokasi Terindah? Yuk ke Pulau Banyak di Aceh Singkil

Aneka bentuk batu karang

Dinding batu karang terlihat berbagai bentuk. Ada yang menyerupai kaca kapal, bahkan menyerupai binatang.

Sementara air laut terlihat biru tosca. Pengunjung bisa bermain air atau duduk di perahu menikmati pemandangan.

Paling cocok datang ke Ujung Batu musim angin timur, sehingga pemandangan sempurna bisa didapatkan.

Pantai di Pulau Banyak, Aceh Singkil.KOMPAS/ADRIAN FAJRIANSYAH Pantai di Pulau Banyak, Aceh Singkil.

Kisah legenda Ujung Batu

Selain menjadi burun wisatan untuk berswafoto ria, Ujung Batu memiliki kisah legenda menarik.

Konon batu-batu karang di sana merupakan bangkai kapal bagian belakang, sehingga bentuknya ada yang menyerupai kapal.

Alkisah sebuah kapal yang sedang berlayar tiba-tiba pecah.

Baca juga: Yuk, Nikmati Sensasi Lemang Panas dan Durian Aceh Singkil

Saking kuatnya bagian depannya melenting ke arah Kecamatan Pulau Banyak Barat yang bertetangga dengan Kecamatan Pulau Banyak.

Potongan bagian depan kapal itu kini membentuk daratan yang disebut Batu Lanting.

"Di sana (Pulau Banyak Barat) ada namanya Batu Lanting. Bagian depan perahu itu melenting jauh sehingga disebut Batu Lanting," kata Kepala Dinas Perikanan Aceh Singkil Saiful Umar.

Hal itu ia ceritakan kepada Bupati Aceh Singkil Dulmusrid, saat berkunjung ke Ujung Batu. Dulmusrid mengakui, pemandangan Ujung Batu sangat memikat.

Baca juga: Tailana Aceh Singkil, Pulau Tropis Terindah di Nusantara...

Ia mempersilakan wisatawan datang untuk merasakan sesasi berbeda dari sisi lain destinasi wisata Kepulauan Banyak.

"Hanya ada di Ujung Batu, air lautnya warna warni serta dinding batu karang indah," ujarnya.

Akses ke Lokasi

Jika ingin ke Ujung Batu, wisatawan dapat menempuh waktu sekitar 20 menit menggunakan speedboat dari Pulau Balai, ibu kota Kecamatan Pulau Banyak.

Tips untuk berkunjung ke sana, sebaiknya hindari musim angin barat sebab ombak tidak bersahabat.

Untuk menuju ke lokasi wisata tersebut dapat dilalui melalui jalan darat, yaitu dengan melewati dari Desa Teluk Nibung.

Baca juga: Pulau Banyak, Perawan di Barat Indonesia

Namun sebelum menuju lokasi wisatawan dipaksakan berjalan kaki dengan melewati pinggir pantai serta jalan setapak.

Sepanjang jalan, selain dapat menikmati panorama alam dan laut, juga terdapat dinding batu karang beraneka bentuk serta akar pohon pandan berusia ratusan tahun menjadi pemandangan memikat.

Artikel ini telah tayang di Tdengan judul Pesona Wisata Ujung Batu di Pulau Banyak Aceh Singkil, 'Kolam Surga' dan Kisah Legenda Perahu Pecah.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengerjaan KRL Solobalapan-Palur Capai 84 Persen, Ditarget Beroperasi Juli 2022

Pengerjaan KRL Solobalapan-Palur Capai 84 Persen, Ditarget Beroperasi Juli 2022

Travel Update
Sandiaga Bidik Turis Malaysia dan Singapura untuk Wisata Golf di Belitung

Sandiaga Bidik Turis Malaysia dan Singapura untuk Wisata Golf di Belitung

Travel Update
6 Tips Aman Berenang di Sungai, Bisa Bawa Benda-benda Ini

6 Tips Aman Berenang di Sungai, Bisa Bawa Benda-benda Ini

Travel Tips
Turis Indonesia dan 97 Negara Lain Bisa Masuk Jepang Mulai 10 Juni 2022 Tanpa PCR

Turis Indonesia dan 97 Negara Lain Bisa Masuk Jepang Mulai 10 Juni 2022 Tanpa PCR

Travel Update
Waspada, Jangan Lakukan 5 Hal ini Saat Berenang di Sungai

Waspada, Jangan Lakukan 5 Hal ini Saat Berenang di Sungai

Travel Tips
Pendaki Gunung Rinjani yang Buang Sampah Sembarangan Akan Diblacklist 2 Tahun

Pendaki Gunung Rinjani yang Buang Sampah Sembarangan Akan Diblacklist 2 Tahun

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Rute Menuju Pantai Teluk Hijau Banyuwangi

Harga Tiket Masuk dan Rute Menuju Pantai Teluk Hijau Banyuwangi

Jalan Jalan
Pantai Teluk Hijau Banyuwangi, Surga Tersembunyi dengan Air Laut Berwarna Hijau 

Pantai Teluk Hijau Banyuwangi, Surga Tersembunyi dengan Air Laut Berwarna Hijau 

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Cara Melihat Penyu di Pantai Sukamade Banyuwangi

Harga Tiket Masuk dan Cara Melihat Penyu di Pantai Sukamade Banyuwangi

Travel Tips
Kosakata Bahasa Jawa untuk Tawar-menawar, Wisatawan Perlu Tahu

Kosakata Bahasa Jawa untuk Tawar-menawar, Wisatawan Perlu Tahu

Travel Tips
Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Jalan Jalan
5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

Travel Update
5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

Travel Tips
Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

Jalan Jalan
Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.