Kompas.com - 21/01/2021, 18:22 WIB
Kristen Antoinette Gray dan pasangannya Saundra Michelle Alexander di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Rabu (20/1/2021) malam. IstimewaKristen Antoinette Gray dan pasangannya Saundra Michelle Alexander di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Rabu (20/1/2021) malam.

KOMPAS.com – Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Putu Astawa mengatakan, adanya pembatasan pemberlakuan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali membuat jumlah pelancong yang tiba di Pulau Dewata menurun.

“Sekarang penerbangan kira-kira di angka 2.600 per hari. Kalau liburan kemarin saat Nataru (Natal dan Tahun Baru) sampai 8.000, bahkan pernah 13.000 per hari,” tuturnya kepada Kompas.com, Kamis (21/1/2021).

Selain karena PPKM, Putu melanjutkan, menurunnya kunjungan wisatawan saat ini bukan hanya dari PPKM namun juga musim low season atau musim sepi kunjungan.

Baca juga: Turis Asing yang Ajak WNA Tinggal di Bali Kena Deportasi 6 Bulan

Meski begitu, dia tidak menampik bahwa PPKM memainkan peran akan hal tersebut.

“Kaitan dengan pariwisata, pasti berpengaruh. Aktivitas harus dijaga, tidak boleh kerumunan, pasti ada dampaknya,” ujar Putu.

Kendati PPKM diterapkan, namun tempat-tempat wisata di Bali masih tetap dibuka walau untuk saat ini pantai-pantai di sana terbilang cukup sepi.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kegiatan di tempat wisata masih jalan. Pariwisata tidak ditutup, tetap buka. Ditambah dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin,” sambungnya.

Para penumpang pesawat selama periode Nataru 2020/2021 di Bandara I Gusti Ngurah RaiDok. Bandara I Gusti Ngurah Rai Para penumpang pesawat selama periode Nataru 2020/2021 di Bandara I Gusti Ngurah Rai

Kunjungan wisatawan yang menurun namun stabil

Berdasarkan data yang diberikan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Bali, jumlah kunjungan wisatawan selama PPKM stabil di angka 2.000.

Meski begitu, jumlah tersebut mengalami sedikit penurunan jika dibandingkan sebelum PPKM diterapkan pada 11 Januari 2021.

Pada hari pertama penerapan PPKM, jumlah wisatawan yang tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai adalah 2.644 penumpang sementara pada hari kedua mengalami penurunan jadi 2.320 penumpang.

Baca juga: Aturan ke Bali Saat PPKM, Catat Sebelum Berangkat

Akan tetapi, jumlah pelancong yang tiba di Pulau Dewata pada 13-14 Januari mengalami peningkatan menjadi 2.370 dan 2.732 penumpang.

Bahkan pada 15 Januari, penumpang yang tiba di Bali mencapai angka 3.319 orang meski sempat turun keesokan harinya menjadi 2.136, dan kembali naik menjadi 2.828 penumpang pada 17 Januari.

Jika dibandingkan dengan sebelum periode PPKM di Jawa-Bali, angka tertinggi jumlah penumpang yang tiba di Bali terjadi pada 9-10 Januari yaitu 5.309 dan 5.466 penumpang.

Sementara itu, pada 1-8 Januari jumlah kunjungan stabil berada di antara 2.394-3.775 orang. Adapun, jumlah paling rendah terjadi pada 4 Januari dan jumlah paling tinggi terjadi pada 5 Januari.

 

Penumpang keluar dari pintu kedatangan domestik Bandara I Gusti Ngurah RaiDok. Bandara I Gusti Ngurah Rai Penumpang keluar dari pintu kedatangan domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai
PPKM di Jawa-Bali

Berdasarkan pemberitaan Kompas.com, Sabtu (9/1/2021), wilayah di Bali yang diprioritaskan menerapkan PPKM adalah Kabupaten Badung, Kota Denpasar, dan daerah sekitarnya.

Adapun, aturan tertera dalam Instruksi Mendagri Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Saat dihubungi Kompas.com pada saat itu, Putu mengatakan bahwa hanya Kabupaten Badung dan Denpasar saja yang menerapkan Instruksi Medagri.

“Itu hanya untuk Kabupaten Badung dan Denpasar sesuai dengan Instruksi Mendagri. Kalau di luar Badung dan Denpasar tidak berlaku instruksi itu,” tegas Putu, mengutip Kompas.com.

Baca juga: Bandara Ngurah Rai Bali Siap Terima Wisman, Kapan pun Dibuka Lagi

Beberapa instruksi yang berlaku di Badung dan Denpasar adalah memberlakukan pembatasan untuk kegiatan di restoran, kapasitas maksimalnya dibatasi menjadi hanya 25 persen.

Sementara untuk layanan makanan melalui pesan-antar atau dibawa pulang tetap diizinkan sesuai dengan jam operasional restoran.

Pembatasan juga dilakukan terhadap jam operasional pusat perbelanjaan atau mall, yakni sampai dengan pukul 19.00 WIB saja.

Melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekonomi) Airlangga Hartanto, disampaikan pula untuk daerah yang diprioritaskan agar menghentikan sementara kegiatan di fasilitas umum dan kegiatan sosial budaya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Taj Mahal India Dibuka Kembali, Pengunjung Dibatasi Hanya 650 Orang

Taj Mahal India Dibuka Kembali, Pengunjung Dibatasi Hanya 650 Orang

Travel Update
Kampanye Muslim Friendly Korea, Cara Korea Gaet Wisatawan Indonesia

Kampanye Muslim Friendly Korea, Cara Korea Gaet Wisatawan Indonesia

Travel Update
Pengalaman Work From Bali, Kalau Mumet Bisa ke Pantai

Pengalaman Work From Bali, Kalau Mumet Bisa ke Pantai

Jalan Jalan
7 Obyek Wisata yang Tidak Boleh Dilewati di Kawasan Bromo dan Semeru

7 Obyek Wisata yang Tidak Boleh Dilewati di Kawasan Bromo dan Semeru

Jalan Jalan
Seluruh Obyek Wisata Kabupaten Bandung Tutup Sepekan Sampai 21 Juni

Seluruh Obyek Wisata Kabupaten Bandung Tutup Sepekan Sampai 21 Juni

Travel Update
Traveloka dan Citilink Gelar Promo Diskon Tiket Pesawat 20 Persen

Traveloka dan Citilink Gelar Promo Diskon Tiket Pesawat 20 Persen

Travel Promo
5 Fakta Seputar Penerbangan Misterius, Mengapa Sangat Diminati?

5 Fakta Seputar Penerbangan Misterius, Mengapa Sangat Diminati?

Travel Update
10 Maskapai Penerbangan Paling Tepat Waktu Se-Asia Pasifik 2021, Indonesia Termasuk

10 Maskapai Penerbangan Paling Tepat Waktu Se-Asia Pasifik 2021, Indonesia Termasuk

Travel Update
PT KAI Luncurkan KA Nusa Tembini Jurusan Cilacap-Yogya 2 Juli 2021

PT KAI Luncurkan KA Nusa Tembini Jurusan Cilacap-Yogya 2 Juli 2021

Travel Update
Tebing Laut Ngungap Gunungkidul, Obyek Wisata Alam Tebing dan Lautan

Tebing Laut Ngungap Gunungkidul, Obyek Wisata Alam Tebing dan Lautan

Jalan Jalan
Penerbangan Misterius di Korea Selatan Laris Manis, Ditumpangi Belasan Ribu Penumpang

Penerbangan Misterius di Korea Selatan Laris Manis, Ditumpangi Belasan Ribu Penumpang

Travel Update
Jangan Nekat, Wisatawan Jakarta Dilarang ke Bandung Selama Sepekan

Jangan Nekat, Wisatawan Jakarta Dilarang ke Bandung Selama Sepekan

Travel Update
Malindo Air Mulai Uji Coba IATA Travel Pass

Malindo Air Mulai Uji Coba IATA Travel Pass

Travel Update
Paket Wisata Vaksin, Turis Indonesia Berkesempatan Dapat Vaksin Covid-19 di AS

Paket Wisata Vaksin, Turis Indonesia Berkesempatan Dapat Vaksin Covid-19 di AS

Travel Update
4 Aktivitas Seru Saat Wisata ke Taman Langit Malang

4 Aktivitas Seru Saat Wisata ke Taman Langit Malang

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X