Kompas.com - 05/02/2021, 13:31 WIB

KOMPAS.com – Tempat wisata Dusun Semilir Eco Park di Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang akan tutup pada 6-7 Februari 2021.

“Kami tutup dua hari sebagai bentuk dukungan terhadap kampanye Jateng di Rumah Saja,” kata Marketing Communication & Event Supervisor Dusun Semilir Irene Shinta Dewi kepada Kompas.com, Jumat (5/2/2021).

Jateng di Rumah Saja adalah gerakan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) untuk menutup seluruh tempat keramaian, termasuk tempat wisata, selama dua hari.

Baca juga: 6 Aktivitas Seru di Dusun Semilir, Pas untuk Libur Akhir Pekan

Gerakan tersebut tertera dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Jateng Nomor 443.5/000/933 tentang Peningkatan Kedisiplinan dan Pengetatan Protokol Kesehatan Pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tahap II di Jateng.

Selama penutupan yang berlangsung selama dua hari, Irene menuturkan bahwa pihaknya akan melakukan sejumlah langkah kebersihan.

Dusun Semilir Eco Park di Bawen dengan Arsitektur yang Unik Seperti Stupa Candi Borobudur.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Dusun Semilir Eco Park di Bawen dengan Arsitektur yang Unik Seperti Stupa Candi Borobudur.

“Betul akan dilakukan penyemprotan disinfektan dan general cleaning,” ujarnya.

Tutupnya Dusun Semilir juga telah diinformasikan kepada masyarakat melalui foto yang diunggah oleh akun Instagram @dusunsemilir, Kamis (4/2/2021).

Ajak seluruh tempat wisata di Jateng tutup

Dalam gerakan Jateng di Rumah Saja, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengajak seluruh pengelola tempat wisata termasuk restoran, mal, dan jalur-jalu pendakian gunung di Jateng untuk tutup.

“Prinsipnya karena kita mau menghormati medis dan kondisi Covid-19 yang terus meningkat, kita meminta untuk semuanya yuk di rumah saja,” ungkapnya kepada Kompas.com, Rabu (3/2/2021).

Baca juga: Seluruh Tempat Wisata Jawa Tengah Tutup Selama Jateng di Rumah Saja

Melalui partisipasi pengelola tempat wisata dalam melakukan penutupan selama Jateng di Rumah Saja, lanjut Ganjar, mereka sudah berkontribusi terhadap kemanusiaan, tenaga kesehatan, dan rumah sakit.

“Penutupan itu kami minta ke pengelola untuk lakukan pembersihan dan penyemprotan agar tempat wisata bisa kita jaga dengan baik,” tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.