Kompas.com - 02/05/2021, 13:31 WIB
Ilustrasi rendang daging sapi khas Minang. SHUTTERSTOCK/IKA RAHMA HIlustrasi rendang daging sapi khas Minang.

KOMPAS.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Sandiaga Uno mengatakan bahwa desa wisata akan menjadi lokomotif kebangkitan sektor pariwisata Indonesia.

Alhasil, pihaknya menggelar ajang penjurian Anugerah Desa Wisata 2021 yang akan berlangsung mulai 7 Mei 2021 untuk menjadikan desa wisata Nusantara sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia.

Dalam acara penganugerahan tersebut, salah satu yang berpartisipasi sebagai juri adalah Chef Vindex Tengker, salah satu juru masak Indonesia yang sudah berkiprah di kancah internasional dan sempat menjadi juri di acara MasterChef Indonesia.

Baca juga: Potensi Rempah untuk Wisata Kuliner Baru, seperti Apa?

Pada peluncuran Anugerah Desa Wisata 2021 di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Vindex mengatakan bahwa kuliner memiliki peran penting dalam promosi desa wisata.

“Saat kita promosi ke luar (negeri), pasti makanan menjadi salah satu yang menarik,” ujar dia, Jumat (30/4/2021).

Selain kuliner yang dapat dicicipi saat berkunjung ke suatu desa wisata, kuliner yang dikemas sebagai oleh-oleh pun merupakan faktor penting dalam promosi desa wisata.

Ingkung Ayam yang sudah dipotong dan siap disajikan bersama nasi dan lauk lainnya di Kampung Emas Plumbungan, PatuknKOMPAS.COM/MARKUS YUWONO Ingkung Ayam yang sudah dipotong dan siap disajikan bersama nasi dan lauk lainnya di Kampung Emas Plumbungan, Patukn

Lebih lanjut, Vindex menuturkan bahwa wisatawan yang liburan ke desa wisata, baik nusantara atau mancaneganegara, pasti akan membeli oleh-oleh.

“Dengan adanya desa wisata ini, kita harapkan ada peningkatan kualitas produk. Dari desa miskin menjadi desa makmur hanya karena dia menjaga desa wisata menjadi desa yang terbaik dengan produk yang ada (seperti) budaya, (kearifan) lokal, termasuk makanan,” imbuh dia.

Baca juga: Desa Wisata Bagot di Parlondut, Samosir, Nikmati Kuliner Khas Toba

Mengutip situs resmi Kemenparekraf, kuliner ternyata memberi kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia.

Sebab, sektor tersebut merupakan penyumbang PDB terbesar di antara sub-sektor ekonomi kreatifnya.

Menurut data dalam situs Kemenparekraf, kuliner berkontribusi sebesar 27,5 miliar dollas AS dengan serapan tenaga kerja sebanyak 2,2 juta orang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X