Kompas.com - 02/05/2021, 09:09 WIB
Ilustrasi Patung Liberty atau Liberty Statue di New York, Amerika Serikat. Dok. ShutterstockIlustrasi Patung Liberty atau Liberty Statue di New York, Amerika Serikat.

KOMPAS.com – Pemerintah Amerika Serikat (AS) memutuskan akan membatasi perjalanan dari India mulai Selasa (4/5/2021).

Melansir CNN, Jumat (30/4/2021), keputusan itu merupakan respons terhadap meningkatnya kasus Covid-19 di India dan varian-varian yang tengah diobservasi di negara tersebut.

“Berdasarkan saran dari Centers for Disease Control and Prevention, pemerintah akan membatasi perjalanan dari India secepatnya,” kata Press Secretary Gedung Putih Jen Pskai dalam sebuah pernyataan, mengutip CNN.

Baca juga: 11 Taman Hiburan di Amerika Serikat Ini Akan Segera Buka

Ia melanjutkan, kebijakan diterapkan mengingat kasus Covid-19 dan berbagai varian yang beredar di India. Kebijakan akan berlaku mulai Selasa, 4 Mei 2021.

Seorang sumber yang mengetahui rencana tersebut mengatakan, pemerintah AS akan mengeluarkan perintah 212(f) yang membatasi masuknya warga negara asing (WNA) yang telah berada di India selama 14 hari sebelumnya.

Lebih lanjut, sumber itu mengatakan bahwa maskapai penerbangan telah diberi tahu tentang keputusan tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berlaku mulai 4 Mei 2021

Kebijakan baru ini akan berlaku pada Selasa pukul 00.01 waktu setempat. Namun, kebijakan tidak berlaku bagi WN AS, penduduk tetap yang sah, atau orang lain dengan pengecualian.

Sementara itu untuk pelancong internasional, mereka yang masuk kriteria yang bepergian dari India harus tetap memiliki hasil tes negatif sebelum meninggalkan negara tersebut.

Ilustrasi India - Pemandangan Taj Mahal (Photo by Sylwia Bartyzel on Unsplash).Photo by Sylwia Bartyzel on Unsplash Ilustrasi India - Pemandangan Taj Mahal (Photo by Sylwia Bartyzel on Unsplash).

Selanjutnya, jika belum divaksinasi Covid-19, mereka harus dikarantina dan dites negatif lagi setelah masuk ke AS dari India. Pembatasan juga tidak berlaku bagi pekerja kemanusiaan.

Sehari sebelum diumumkannya pembatasan perjalanan dari India, maskapai penerbangan nasional India yakni Air India mengumumkan sebuah rencana.

Baca juga: Museum di AS Ini Jadi Tempat Vaksinasi Covid-19

Adapun, mereka berencana untuk memperkenalkan kembali frekuensi penerbangan langsung yang mendekati pra-pandemi ke AS pada paruh pertama Mei.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan Jalan
Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Jalan Jalan
Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Travel Update
Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Travel Update
Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Travel Update
Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Travel Update
Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Travel Update
Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Jalan Jalan
4 Tren Berwisata yang Berubah karena Pandemi

4 Tren Berwisata yang Berubah karena Pandemi

Travel Update
Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Travel Update
4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

Travel Tips
Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Travel Tips
Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Travel Tips
Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Travel Promo
Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.