Kompas.com - 06/05/2021, 05:57 WIB
Ilustrasi mudik GALIH PRADIPTAIlustrasi mudik

KOMPAS.com – Pemerintah kembali melarang mudik yang sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia setiap tahunnya.

Keputusan itu pun menuai pro dan kontra dari masyarakat. Banyak yang mempertanyakan alasan karena proses vaksinasi sudah berjalan. Terlebih lagi, tahun 2020 lalu pemerintah juga sudah melarang mudik Lebaran.

Menanggapi hal itu, Epidemiolog Universitas Hasanuddin Makassar Ridwan Amiruddin mengatakan bahwa Indonesia masih jauh dari kata aman terhadap Covid-19.

Baca juga: Hotel di Banyuwangi Antusias Sambut Tamu, Terhalang Larangan Mudik

“Sebab, angka positive rate-nya masih di atas 10 persen yang berarti virusnya masih liar,” kata dia dalam webinar “Kontroversi Mudik Lebaran Saat Covid-19 Belum Pensiun”, dilansir dari Antara, Sabtu (1/5/2021).

Ridwan melanjutkan, pelarangan mudik bertujuan untuk mengontrol penyebaran Covid-19, khususnya pada mereka yang tidak bergejala.

Risiko kerumunan mudik

Menurut Ridwan, kendaraan akan dipenuhi rombongan keluarga saat mudik, sehingga protokol kesehatan jaga jarak akan sulit dilakukan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Pelarangan mudik itu prinsip dasarnya adalah mengurai kerumunan. Jadi makin tinggi kerumunan di ruang tertutup, maka transmisinya akan makin meningkat,” ujar dia.

Ilustrasi MudikKOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Ilustrasi Mudik

Selain risiko tertular Covid-19 makin meningkat karena kerumunan mudik, durasi perjalanan juga dapat memicu penyebaran virus.

“Jika perjalanannya lama, kemungkinan terpaparnya akan lebih tinggi, apalagi jika alat transportasinya tidak didukung dengan sistem penyaringan dan pembersih udara yang baik,” imbuh Ridwan.

Kondisi saat mudik pun ia anggap tidak memungkinkan pemudik menerapkan protokol kesehatan karena berada di dalam kendaraan yang padat dan tertutup, sehingga risiko penularan tinggi.

Baca juga: Nekat Mudik Pakai Jasa Travel Gelap, Ini 4 Kerugiannya

Halaman:


Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Syarat ke Kebun Binatang Ragunan Juni 2021, Khusus KTP Jakarta

Syarat ke Kebun Binatang Ragunan Juni 2021, Khusus KTP Jakarta

Travel Tips
6 Tips Mendaki Gunung Prau via Igirmranak, Siapkan Senter Walau Siang

6 Tips Mendaki Gunung Prau via Igirmranak, Siapkan Senter Walau Siang

Travel Tips
Rute Menuju Basecamp Pendakian Gunung Prau via Igirmranak

Rute Menuju Basecamp Pendakian Gunung Prau via Igirmranak

Jalan Jalan
Jewel Changi Airport Singapura Buka Lagi, Siapa yang Bisa ke sana?

Jewel Changi Airport Singapura Buka Lagi, Siapa yang Bisa ke sana?

Travel Update
Catatan Pendakian Gunung Prau via Igirmranak, Salah Satu yang Terindah

Catatan Pendakian Gunung Prau via Igirmranak, Salah Satu yang Terindah

Jalan Jalan
Taj Mahal India Dibuka Kembali, Pengunjung Dibatasi Hanya 650 Orang

Taj Mahal India Dibuka Kembali, Pengunjung Dibatasi Hanya 650 Orang

Travel Update
Kampanye Muslim Friendly Korea, Cara Korea Gaet Wisatawan Indonesia

Kampanye Muslim Friendly Korea, Cara Korea Gaet Wisatawan Indonesia

Travel Update
Pengalaman Work From Bali, kalau Mumet Bisa ke Pantai

Pengalaman Work From Bali, kalau Mumet Bisa ke Pantai

Jalan Jalan
7 Obyek Wisata yang Tidak Boleh Dilewati di Kawasan Bromo dan Semeru

7 Obyek Wisata yang Tidak Boleh Dilewati di Kawasan Bromo dan Semeru

Jalan Jalan
Semua Obyek Wisata Kabupaten Bandung Tutup Sepekan sampai 21 Juni

Semua Obyek Wisata Kabupaten Bandung Tutup Sepekan sampai 21 Juni

Travel Update
Traveloka dan Citilink Gelar Promo Diskon Tiket Pesawat 20 Persen

Traveloka dan Citilink Gelar Promo Diskon Tiket Pesawat 20 Persen

Travel Promo
5 Fakta Seputar Penerbangan Misterius, Mengapa Sangat Diminati?

5 Fakta Seputar Penerbangan Misterius, Mengapa Sangat Diminati?

Travel Update
10 Maskapai Penerbangan Paling Tepat Waktu Se-Asia Pasifik 2021, Indonesia Termasuk

10 Maskapai Penerbangan Paling Tepat Waktu Se-Asia Pasifik 2021, Indonesia Termasuk

Travel Update
PT KAI Luncurkan KA Nusa Tembini Jurusan Cilacap-Yogya 2 Juli 2021

PT KAI Luncurkan KA Nusa Tembini Jurusan Cilacap-Yogya 2 Juli 2021

Travel Update
Tebing Laut Ngungap Gunungkidul, Obyek Wisata Alam Tebing dan Lautan

Tebing Laut Ngungap Gunungkidul, Obyek Wisata Alam Tebing dan Lautan

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X