Kompas.com - 17/05/2021, 15:03 WIB
Tim relawan melakukan pencarian korban perahu terbalik yang belum ditemukan di Waduk Kedung Ombo Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (16/5/2021). KOMPAS.com/LABIB ZAMANITim relawan melakukan pencarian korban perahu terbalik yang belum ditemukan di Waduk Kedung Ombo Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (16/5/2021).

KOMPAS.com - Pada hari Sabtu (15/5/2021) terjadi kecelakaan perahu wisata terbalik di Waduk Kedung Ombo, Dukuh Bulu Desa Wonoharjo, Kemusu, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispora) Boyolali Susilo Hartono menjelaskan sebab kecelakaan itu.

Tenggelamnya kapal terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, perahu milik pengelola warung apung hendak menjemput wisatawan yang ingin berkunjung ke warung apung.

Baca juga: Harga Menu dan Rute Menuju DeSeloKaton di Selo, Boyolali

Rencananya para penumpang akan makan di sana. Ketika perahu sudah hampir sampai di warung apung, ada penumpang yang berpindah ke bagian depan perahu dan melakukan selfie atau berswafoto.

Akibatnya perahu yang ditumpangi itu menjorok ke depan. Lalu, air mulai masuk sehingga kapal bersama 21 penumpang terbalik.

"Itu sebenarnya ada orang mendirikan warung terapung diatas danau atau waduk. Jadi mereka sebenarnya bukan berwisata untuk keliling waduk, tetapi dia itu menjemput pengunjung yang mau ke warung apung," kata Susilo kepada Kompas.com, Senin (17/5/2021).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Ia melanjutkan, tidak ada jembatan untuk menuju warung apung, sehingga wisatawan yang akan berkunjung dijemput menggunakan perahu.

 

Lebih lanjut, Susilo mengungkapkan bahwa warung apung yang didirikan di tengah Waduk Kedung Ombo ini belum memiliki izin dari pemerintah daerah setempat.

Tidak diizinkan pemerintah daerah

Terkait pendirian warung apung atau segala bentuk wisata di atas waduk, Susilo menjelaskan bahwa memang tidak diizinkan pihak pemerintah daerah.

Jika memang bersikeras untuk tetap mengajukan izin, maka pihak yang bersangkutan harus mendapatkan izin dan persetujuan dari balai besar wilayah sungai terlebih dahulu.

Warung Apung Waduk Kedung Ombohttps://jatengprov.go.id/ Warung Apung Waduk Kedung Ombo

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Melihat Festival Susur Sungai di Banyuwangi untuk Jaga Ekosistem

Melihat Festival Susur Sungai di Banyuwangi untuk Jaga Ekosistem

Jalan Jalan
Aturan Camping di Bukit Klangon, Yogyakarta yang Sudah Bisa Dilakukan Lagi

Aturan Camping di Bukit Klangon, Yogyakarta yang Sudah Bisa Dilakukan Lagi

Travel Tips
Syarat ke Kebun Binatang Ragunan Juni 2021, Khusus KTP Jakarta

Syarat ke Kebun Binatang Ragunan Juni 2021, Khusus KTP Jakarta

Travel Tips
6 Tips Mendaki Gunung Prau via Igirmranak, Siapkan Senter walau Siang

6 Tips Mendaki Gunung Prau via Igirmranak, Siapkan Senter walau Siang

Travel Tips
Rute Menuju Basecamp Pendakian Gunung Prau via Igirmranak

Rute Menuju Basecamp Pendakian Gunung Prau via Igirmranak

Jalan Jalan
Jewel Changi Airport Singapura Buka Lagi, Siapa yang Bisa ke Sana?

Jewel Changi Airport Singapura Buka Lagi, Siapa yang Bisa ke Sana?

Travel Update
Catatan Pendakian Gunung Prau via Igirmranak, Salah Satu yang Terindah

Catatan Pendakian Gunung Prau via Igirmranak, Salah Satu yang Terindah

Jalan Jalan
Taj Mahal India Dibuka Kembali, Pengunjung Dibatasi Hanya 650 Orang

Taj Mahal India Dibuka Kembali, Pengunjung Dibatasi Hanya 650 Orang

Travel Update
Kampanye Muslim Friendly Korea, Cara Korea Gaet Wisatawan Indonesia

Kampanye Muslim Friendly Korea, Cara Korea Gaet Wisatawan Indonesia

Travel Update
Pengalaman Work From Bali, kalau Mumet Bisa ke Pantai

Pengalaman Work From Bali, kalau Mumet Bisa ke Pantai

Jalan Jalan
7 Obyek Wisata yang Tidak Boleh Dilewati di Kawasan Bromo dan Semeru

7 Obyek Wisata yang Tidak Boleh Dilewati di Kawasan Bromo dan Semeru

Jalan Jalan
Semua Obyek Wisata Kabupaten Bandung Tutup Sepekan sampai 21 Juni

Semua Obyek Wisata Kabupaten Bandung Tutup Sepekan sampai 21 Juni

Travel Update
Traveloka dan Citilink Gelar Promo Diskon Tiket Pesawat 20 Persen

Traveloka dan Citilink Gelar Promo Diskon Tiket Pesawat 20 Persen

Travel Promo
5 Fakta Seputar Penerbangan Misterius, Mengapa Sangat Diminati?

5 Fakta Seputar Penerbangan Misterius, Mengapa Sangat Diminati?

Travel Update
10 Maskapai Penerbangan Paling Tepat Waktu Se-Asia Pasifik 2021, Indonesia Termasuk

10 Maskapai Penerbangan Paling Tepat Waktu Se-Asia Pasifik 2021, Indonesia Termasuk

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X