Kompas.com - 10/06/2021, 07:10 WIB
Pemandangan Gunung Gede Pangrango yang terlihat dari Puncak Halimun Camp, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jumat (28/5/2021). kompas.com / Nabilla RamadhianPemandangan Gunung Gede Pangrango yang terlihat dari Puncak Halimun Camp, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jumat (28/5/2021).

 

BOGOR, KOMPAS.comPuncak Halimun Camp merupakan sebuah tempat kemah terbaru di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang berada di kaki Gunung Gede Pangrango.

Tempat ini memiliki area cottage, serta dua area kemah bernama Camp Salak dan Camp Pangrango yang masing-masing menawarkan pemandangan yang berbeda.

Marketing Puncak Halimun Camp bernama Jack mengatakan, Selasa (8/6/2021), wisatawan yang kemah di tempat itu akan disuguhi panorama dan kehidupan satwa liar di alam yang indah.

Baca juga: Puncak Halimun Camp Bogor, Kemah di Tengah Gunung Salak dan Gede Pangrango

“Di sini owa Jawa muncul kalau pagi, di jam 05:00-07:00 pagi masih dengar suaranya. Tidak pernah lihat langsung. Di area lembah terdengar. Curug Cikahuripan juga kedengeran suaranya kalau pagi,” jelas Jack kepada Kompas.com.

Jika ingin berkunjung ke sana, ini dia tipsnya agar perjalanan tetap aman dan nyaman, Rabu (9/6/2021):

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Lewat Pasar Cikereteg

Jack mengatakan bahwa untuk menuju Puncak Halimun Camp, wisatawan disarankan untuk mengambil arah lewat Cikereteg—tepatnya Pasar Cikereteg.

Sebab jalur yang akan dilewati tidak terlalu bercabang, mulus, dan dapat dilalui oleh dua mobil yang berpapasan.

Pemandangan lembah kaki Gunung Gede Pangrango yang terlihat dari Puncak Halimun Camp, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jumat (28/5/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Pemandangan lembah kaki Gunung Gede Pangrango yang terlihat dari Puncak Halimun Camp, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jumat (28/5/2021).

2. Pakai motor saja

Meski muat untuk dilalui oleh dua mobil, namun jalur dari Kopi Daong menuju tempat kemah ini cukup kecil sehingga hanya bisa dilalui oleh satu mobil saja.

Untuk menghindari kemungkinan kamu akan berpapasan dengan mobil dari arah berlawanan, ada baiknya kamu menggunakan motor atau sepeda.

Baca juga: 11 Kegiatan Wisata di Puncak Halimun Camp, Bisa Dengar Suara Owa Jawa

Tidak hanya itu, kendaraan roda dua juga lebih mudah untuk dinavigasikan jika kamu nyasar karena salah mengikuti petunjuk arah.

3. Hati-hati dengan jalan berbatu

Jalanan di beberapa titik jalur menuju tempat kemah tersebut masih berbatu. Saat Kompas.com berkunjung ke sana lewat Cimande, Jumat (28/5/2021), Kompas.com sempat jatuh dari motor.

Sebab, bebatuan yang ada cukup besar. Tidak hanya itu, kontur tanah pada jalur tidak rata sehingga dapat membuat pengemudi kendaraan kagok.

Meski jalur berbatu dari Cikereteg tidak separah dari arah Cimande, namun kamu tetap harus hati-hati agar tidak terjatuh.

Baca juga: Trekking di Kaki Gunung Salak, Dikagetkan Ular dalam Tiga Babak

4. Jangan sampai nyasar, patokannya Kopi Daong

Tempat kemah ini berada pada puncak sebuah bukit yang dikelilingi oleh lembah dan hutan belantara. Untuk menuju ke sana, selalu ingat bahwa patokannya adalah Kopi Daong yang letaknya hanya 2 kilometer dari tempat tersebut.

Pemandangan area hutan di Puncak Halimun Camp yang nantinya akan dijadikan sebagai area kemah baru di Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jumat (28/5/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Pemandangan area hutan di Puncak Halimun Camp yang nantinya akan dijadikan sebagai area kemah baru di Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jumat (28/5/2021).

Selain itu, jalan dari tempat ngopi tersebut hanyalah lurus mengikuti jalur utama dan tidak berbelok—kecuali saat menemui peternakan ayam dan sebuah bangunan di dekatnya yang memiliki jalur melingkar.

Kendati demikian, kamu tidak perlu khawatir akan tersasar. Jika salah jalan, kamu hanya akan nyasar ke arah Cimande saja. Di jalur berbatu menuju ke sana juga terdapat warung yang ramai warga setempat.

Baca juga: Jalur Trekking Paling Menawan di Kaki Gunung Salak Bogor

5. Bawa makanan dan minuman

Tempat kemah ini letaknya cukup jauh dari warung yang ada di jalur berbatu menuju Cimande. Jangan lupa untuk bawa bekal saat berkunjung ke sini.

6. Cek kondisi kendaraan

Sebelum memulai perjalanan, jangan lupa untuk selalu cek kondisi kendaraan supaya tetap prima. Hal ini juga mengurangi kemungkinan mesin mendadak panas, atau mogok di tengah jalan.

Baca juga: 6 Kegiatan Seru di Pasirjaya Cigombong Bogor, Lihat Golden Sunrise

7. Isi bensin terlebih dahulu

Tempat pengisian bensin letaknya cukup jauh. Sebelum menuju ke Puncak Halimun Camp, jika bensin sudah berkurang, isilah terlebih dahulu.

8. Cek perkiraan cuaca

Apabila ingin menikmati pemandangan Gunung Salak dan Gunung Gede Pangrango tanpa halangan, cek perkiraan cuaca dan pastikan bahwa cuaca pada saat berkunjung adalah cerah.

Pemandangan di Puncak Halimun Camp, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jumat (28/5/2021).dok. Puncak Halimun Camp Pemandangan di Puncak Halimun Camp, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jumat (28/5/2021).

Harga tiket masuk Puncak Halimun Camp

Puncak Halimun Camp buka setiap hari biasa pukul 07:00-18:00 WIB, dan akhir pekan pada 07:00 WIB hingga malam hari. Harga tiket masuknya saat ini adalah gratis apabila hanya berkunjung untuk melihat-lihat pemandangan.

“Kami pikir memang sekarang tidak banyak (spot foto) yang ada di Puncak Halimun Camp. Wisatawan yang dapat untuk melihat-lihat saja tidak kami ambil tiket. Setiap pengunjung yang datang dan pulang hari itu juga, tidak menginap, gratis,” tutur Jack.

Baca juga: Rute Menuju Titik Paling Keren di Sungai Ciliwung Bogor

Harga camping di Puncak Halimun Camp adalah Rp 25.000 per orang untuk yang membawa peralatan sendiri. Nominal sudah termasuk tiket masuk, air keran untuk masak, dan gratis parkir kendaraan dan helm.

Sementara untuk campervan, harga sewa areanya adalah Rp 45.000 per mobil dan tiket masuk Rp 25.000 per orang.

Jika tidak memiliki peralatan kemah, ada Paket Ceria Rp 300.000 per empat orang termasuk tenda, kompor portable, selimut atau sleeping bag, matras, tiket masuk, alat masak, dan air keran untuk masak.

Baca juga: Rute ke Pasirjaya Cigombong, Spot Terbaik Melihat Golden Sunrise di Bogor

Lalu nominal tersebut juga termasuk gratis satu kaleng gas kompor portable, gratis parkir kendaraan dan penitipan helm, serta gratis air mineral satu liter.

Untuk yang datang bertiga, ada paket seharga Rp 250.000 dengan kelengkapan yang sama dengan Paket Ceria.

“Untuk One Day Trip, itu untuk kegiatan-kegiatan. Misal ada tamu yang kegiatannya seharian untuk outbound dan pulang sore hari. Untuk grup yang ingin beraktivitas di luar ruangan seharian penuh. Biasanya grup minimal 30 orang, harga menyesuaikan,” pungkas Jack.

Apabila ingin mengetahui lebih lanjut, kamu bisa mengikuti akun Instagram @puncak_halimuncamp atau menghubungi WhatsApp Jack +62812-1838-4002.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kitagawa Pesona Bali, Tempat Wisata Bernuansa Pulau Dewata di Wonogiri

Kitagawa Pesona Bali, Tempat Wisata Bernuansa Pulau Dewata di Wonogiri

Jalan Jalan
Ancol Belum Terima Wisatawan Usia di Bawah 12 Tahun Saat Libur Maulid

Ancol Belum Terima Wisatawan Usia di Bawah 12 Tahun Saat Libur Maulid

Travel Update
Wisatawan di Bantul Diharapkan Tunjukkan Kartu Vaksin Jika Susah Akses PeduliLindungi

Wisatawan di Bantul Diharapkan Tunjukkan Kartu Vaksin Jika Susah Akses PeduliLindungi

Travel Update
Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit

Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit

Jalan Jalan
Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

Travel Update
DAMRI Buka Rute Baru untuk Perjalanan Yogyakarta-Jakarta PP

DAMRI Buka Rute Baru untuk Perjalanan Yogyakarta-Jakarta PP

Travel Update
Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

Travel Update
Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Travel Update
Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Travel Update
Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Travel Update
Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Travel Update
Ganjil Genap Diterapkan di Puncak dan Sentul Bogor, Antisipasi Libur Nasional.

Ganjil Genap Diterapkan di Puncak dan Sentul Bogor, Antisipasi Libur Nasional.

Travel Update
PPKM Level 2, Sebagian Besar Wisata Gunungkidul Siap Dikunjungi

PPKM Level 2, Sebagian Besar Wisata Gunungkidul Siap Dikunjungi

Travel Update
Sandiaga Angkat Bicara Soal Bali yang Masih Sepi Turis Asing

Sandiaga Angkat Bicara Soal Bali yang Masih Sepi Turis Asing

Travel Update
Hanya Turis Asing Berpaspor dari 19 Negara yang Bisa Langsung ke Bali dan Kepri

Hanya Turis Asing Berpaspor dari 19 Negara yang Bisa Langsung ke Bali dan Kepri

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.