Kompas.com - 12/07/2021, 09:45 WIB

KOMPAS.comOman telah menangguhkan penerbangan dari Indonesia sejak 9 Juli 2021 hingga pengumuman lebih lanjut akibat naiknya kasus Covid-19 di Indonesia.

Selain Indonesia, Oman menangguhkan penerbangan dari negara lain, yaitu Singapura, Irak, Iran, Tunisia, Libya, Argentina, Kolombia, dan Brunei Darussalam.

Melansir dari situs web Oman Airports, negara itu juga melarang kedatangan dari negara lainnya jika mereka melewati sembilan negara tersebut selama 14 hari sebelum permohonan mereka untuk memasuki Oman.

Baca juga: Wisatawan dari 103 Negara Bisa ke Oman Tanpa Visa, Indonesia Termasuk?

Adapun warga negara Oman, diplomat, staf kesehatan, dan keluarga mereka dibebaskan dari penangguhan ini.

Situs web Oman Air menguraikan bahwa seluruh penumpang yang diizinkan masuk ke Oman harus mematuhi beberapa aturan, di antaranya melakukan tes PCR setibanya di Oman, menjalani karantina selama seminggu, dan melakukan tes PCR pada hari kedelapan. Mereka juga harus mengenakan gelang Tarassud+.

Ilustrasi OmanPixabay/Tasujith Ilustrasi Oman

Sedangkan, para diplomat yang diizinkan masuk Oman dikecualikan dari tes PCR dan pemakaian gelang Tarassud+. Namun, mereka tetap harus menjalani karantina selama tujuh hari.

Sejak Februari 2021, Oman telah melarang penerbangan dari sejumlah negara, yakni Sudan, Brazil, Nigeria, Tanzania, Sierra Leone, Ethiopia, India, Pakistan, Bangladesh, Filipina, Thailand, Malaysia, dan Vietnam.

Daftar negara tersebut dapat berubah seiring berkembangnya situasi pandemi Covid-19.

Baca juga: Oman Air Siap Promosikan Pariwisata Indonesia

Per hari Minggu (11/7/2021), melansir dari Kompas.com, jumlah kasus aktif Covid-19 di Indonesia adalah 376.015 orang lantaran terjadi penambahan kasus aktif sebanyak 2.575 orang dari sehari sebelumnya.

Tercatat pula penambahan kasus positif sebanyak 36.197 dalam 24 jam terakhir, sehingga total kasus Covid-19 sejak Maret 2020 menjadi 2.527.203 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.