Indonesian Insight Kompas
Kelindan arsip, data, analisis, dan peristiwa

Arsip Kompas berkelindan dengan olah data, analisis, dan atau peristiwa kenyataan hari ini membangun sebuah cerita. Masa lalu dan masa kini tak pernah benar-benar terputus. Ikhtiar Kompas.com menyongsong masa depan berbekal catatan hingga hari ini, termasuk dari kekayaan Arsip Kompas.

Arti PPKM Level 3 Bali bagi Ekonomi Bali dan Indonesia

Kompas.com - Diperbarui 21/09/2021, 10:22 WIB
Ilustrasi warga Bali dalam busana tradisional untuk upacara peribadatan, dengan latar belakang pura. Gambar diambil pada 30 Juli 2016 di Ubud. SHUTTERSTOCK/CHERYL RAMALHOIlustrasi warga Bali dalam busana tradisional untuk upacara peribadatan, dengan latar belakang pura. Gambar diambil pada 30 Juli 2016 di Ubud.

Dalam konteks Bali, ketika wisatawan mancanegara tinggal hitungan tak lebih dari jumlah jari di satu tangan padahal sebelumnya adalah pemuncak bahkan melebihi akumulasi wisatawan di 33 provinsi, apa yang hendak dibahas lagi dari investasi di Bali dalam hal PMTB? 

Yang ada, hotel berbintang di Bali banting harga sampai selevel tarif kos mahasiswa. Itu juga belum tentu laku.

Yang terjadi, hotel tutup. Seturut semua itu, sektor jasa dan penyedia akomodasinya ikut sekarat. Yang nyata, ekonomi Bali mati suri selama pandemi.

Bagi Bali, PPKM Level 3 adalah satu harapan cahaya di ujung lorong muram. Setidaknya, ada perbaikan indikator terkait penanganan Covid-19 di provinsi ini.

Belum, mungkin memang belum akan ada gelombang besar wisatawan datang lagi ke Bali. Namun, harapan baik tetaplah sebuah harapan baik, yang itu justru butuh banget dijaga dan dirawat. 

Setidaknya, bersama Bali kita harus merawat percaya bahwa hasil tak mengkhianati usaha. Status Bali menjadi wilayah yang dikenai PPKM Level 3 patut dimaknai sebagai tugas bersama untuk terus memperbaiki penanganan pandemi dan seoptimal mungkin menekan kasus baru terjadi.

Vaksinasi jadi mandat besar pula bagi negara dan para pelaksananya. Ini bukan semata soal statistik melainkan membangun rasa percaya sekaligus percaya diri untuk bersama-sama bangkit setelah dihajar pandemi. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Wisatawan Indonesia Jadi Pasar Utama Wisata Kesehatan di Bali

Selama Bali tak pulih, ekonomi nasional masih akan lumayan tersendat pula. Masih butuh upaya ekstra atau malah luar biasa untuk menambal kontribusi Bali bila situasi tak kunjung membaik di provinsi ini. 

Entah tetap menjadikan pariwisata sebagai tumpuan utama atau ada terobosan baru, Bali butuh dan harus bangkit segera. 

 

Naskah: KOMPAS.com/PALUPI ANNISA AULIANI

 

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.