Kompas.com - 02/10/2021, 21:10 WIB
Saptawara Campervan, Yogyakarta DOK. Instagram.com/saptawara.campervan Saptawara Campervan, Yogyakarta DOK. Instagram.com/saptawara.campervan

KOMPAS.com - Campervan menjadi salah satu tren wisata yang kini cukup marak di Yogyakarta. Wisatawan dapat menemukan beragam pilihan campervan dengan berbagai fasilitas dan atraksi.

Campervan atau van kemping merupakan kendaraan berupa mobil atau karavan yang menyediakan akomodasi untuk beristirahat di dalamnya.

Salah satu van kemping yang menawarkan fasilitas lengkap di Yogyakarta adalah Saptawara Campervan.

Saptawara Campervan menawarkan sensasi berkemah di dalam mobil antik sambil menikmati suasana alam di Kota Yogyakarta. Campervan ini secara spesifik menggunakan mobil Volkswagen (VW) sebagai akomodasi utama untuk wisatawan.

"Sebenarnya di Yogyakarta memang sudah banyak campervan semacam ini. Bedanya kami secara spesifik hanya menggunakan mobil VW Combi, dengan fasilitas yang sama lengkapnya," tutur Bagas, salah satu pendiri Saptawara Campervan saat dihubungi Kompas.com, Kamis (30/9/2021).

Awal berdirinya Saptawara Campervan

Saptawara Campervan, Yogyakarta DOK. Instagram.com/saptawara.campervan Saptawara Campervan, Yogyakarta DOK. Instagram.com/saptawara.campervan

Bagas mengungkapkan bahwa berdirinya Saptawara Campervan ini berawal dari hobi dan kecintaannya pada mobil VW.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saptawara Campervan didirikan oleh enam orang anggota Komunitas Volkswagen Jogja (KVJ) pada akhir 2020 silam. Gagasan tersebut muncul setelah pandemi membuat banyak kegiatan komunitas tak dapat berjalan seperti biasa.

"Gara-gara pandemi ini, akhirnya Desember 2020 lalu muncul ide untuk membuat campervan dengan teman-teman. Sekitar bulan Februari sampai Maret kami melakukan persipan, dan akhirnya bulan April mulai bisa berjalan," jelasnya. 

Penggunaan mobil VW Combi ini juga menjadi daya tarik tersediri bagi wisatawan. Selain penampilannya yang menarik, mobil ini termasuk salah satu tipe yang diminati pencinta mobil tua.

Baca juga:

Lokasi camping

Saptawara Campervan, Yogyakarta DOK. Instagram.com/saptawara.campervan Saptawara Campervan, Yogyakarta DOK. Instagram.com/saptawara.campervan

Saptawara Campervan menawarkan enam lokasi camping dengan atraksi dan kondisi geografis yang berbeda-beda.

Bagas menerangkan, pihaknya telah bekerja sama dengan pengelola enam obyek wisata tersebut. Sehingga, wisatawan dapat memanfaatkan fasilitas umum seperti toilet dan musala.

"Semuanya menarik dan punya kelebihan masing-masing. Jadi tergantung pelanggan mintanya di lokasi yang seperti apa," ujar Bagas.

Lokasi kemah tersebut mencakup wilayah pegunungan, danau, dan sungai. Adapun empat lokasi favorit wisatawan adalah Watu Tapak, Kali Ayu, Waduk Sermo, dan Nawang Jagad.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

BrandzView
Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Travel Update
Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Travel Update
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.