Kompas.com - 15/10/2021, 13:01 WIB
Ilustrasi Thailand - Wat Plai Temple di Koh Samui, Thailand (SHUTTERSTOCK/Aleksandar Todorovic). SHUTTERSTOCK/Aleksandar TodorovicIlustrasi Thailand - Wat Plai Temple di Koh Samui, Thailand (SHUTTERSTOCK/Aleksandar Todorovic).

 

KOMPAS.com – Pemerintah Thailand mengurangi periode karantina bagi turis asing yang tiba di Thailand dari 14 hari menjadi 7 hari sejak 1 Oktober 2021. Namun, turis asing itu harus sudah divaksin Covid-19

Melansir TAT News, Kamis (30/9/2021), meski periode karantina dikurangi, Pemerintah Thailand tetap memberlakukan pengategorian terkait periode karantina, yakni Karantina 7 Hari, Karantina 10 Hari, dan Karantina 14 Hari.

Baca juga:

Karantina 7 Hari

Wisatawan yang sudah divaksin Covid-19 lengkap dengan vaksin yang disetujui Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand atau Organisasi Kesehatan Dunia, tidak kurang dari 14 hari sebelum keberangkatan, wajib menunjukkan bukti vaksinasi.

Adapun bukti vaksinasi Covid-19 dapat ditunjukkan dalam bentuk asli atau fotokopi setibanya mereka di Thailand.

Selama karantina, para pelancong internasional wajib melakukan dua tes PCR dengan tes pertama pada hari kedatangan-hari pertama karantina dan tes kedua pada hari keenam-ketujuh karantina.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga:

Karantina 10 Hari

Wisatawan yang belum divaksin, tanpa bukti vaksin, atau belum divaksin lengkap dan tiba di Thailand melalui jalur udara, wajib melakukan karantina selama 10 hari.

Mereka juga wajib melakukan dua tes PCR dengan tes pertama pada hari kedatangan-hari pertama karantina, dan tes kedua pada hari kedelapan-kesembilan karantina.

Karantina 14 Hari

Wisatawan yang belum divaksin, tanpa bukti vaksin, atau belum divaksin lengkap, dan tiba di Thailand melalui jalur darat wajib melakukan karantina selama 14 hari.

Mereka juga wajib melakukan dua tes PCR dengan tes pertama pada hari kedatangan-hari pertama karantina, dan tes kedua pada hari ke-12 hingga ke-13 karantina.

Ilustrasi Thailand - Pemandangan Phuket Big Buddha di Phuket, Thailand.SHUTTERSTOCK / By thaisign Ilustrasi Thailand - Pemandangan Phuket Big Buddha di Phuket, Thailand.

Jika ingin berkunjung ke Thailand, turis asing yang sudah divaksin Covid-19 tetap harus memiliki semua dokumen yang diperlukan.

Adapun dokumen tersebut termasuk visa atau izin masuk kembali yang valid dan Certificate of Entry (CoE) yang dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Thailand atau Konsulat.

Kemudian polis asuransi kesehatan Covid-19, konfirmasi pemesanan hotel karantina alternatif (Alternative Quarantine atau AQ), dan hasil negatif tes PCR yang dikeluarkan paling lambat 72 jam sebelum keberangkatan.

Untuk informasi lebih lanjut, calon pelancong asing yang hendak berkunjung ke Thailand dapat bertanya langsung ke Kedutaan Besar Thailand atau konsulat di negara asal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber tatnews
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendaki Gunung Lawu via Karanganyar Wajib Pakai Sepatu Gunung

Pendaki Gunung Lawu via Karanganyar Wajib Pakai Sepatu Gunung

Travel Update
Turis Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Syaratnya Siapkan Asuransi Rp 315 Juta

Turis Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Syaratnya Siapkan Asuransi Rp 315 Juta

Travel Update
5 Tips Wisata di Puncak Kuik Ponorogo agar Puas Nikmati Keindahannya

5 Tips Wisata di Puncak Kuik Ponorogo agar Puas Nikmati Keindahannya

Travel Tips
Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Travel Tips
5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

Travel Tips
Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Jalan Jalan
Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Travel Update
Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Travel Update
Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Travel Update
Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Jalan Jalan
Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Travel Update
Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Travel Update
Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Travel Update
Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Travel Update
Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.