Kompas.com - 25/11/2021, 09:30 WIB

KOMPAS.comDe Park merupakan ruang komunal di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur yang menawarkan nuansa asri.

Wisatawan dapat menikmati beragam pilihan kuliner sambil jalan-jalan di bawah rindangnya pepohonan.

“Karena konsepnya pengen ke taman, makanya namanya De Park. Tapi kalau taman aja, mungkin orang kurang tertarik. Jadi kita kasih kios-kios kecil, totalnya 12 kios karena lahan enggak gede,” kata Pemilik De Park Laurensia Yap, Rabu (24/11/2021).

Baca juga:

Ia melanjutkan, hampir setiap sudutnya De Park didekorasi secara Instagramable untuk memfasilitasi pengunjung yang gemar swafoto.

Salah satu spot untuk berfoto adalah sebuah area hijau yang memiliki ayunan, taman vertikal, dan area untuk duduk lesehan.

Kendati demikian, terdapat dua hal yang perlu diperhatikan oleh wisatawan saat hendak berkunjung ke De Park.

Tempat wisata dan kuliner bernama De Park di Green Terrace Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Rabu (24/11/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Tempat wisata dan kuliner bernama De Park di Green Terrace Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Rabu (24/11/2021).

“Biasanya kalau pagi pada akhir pekan dikunjungi orang-orang yang sepedaan juga, mereka pada nongkrong. Tapi mereka enggak boleh gowes di dalam kawasan,” tutur Laurensia.

Adapun hal ini berkaitan dengan konsep De Park yang sengaja dibuat sebagai tempat yang ramah untuk pejalan kaki.

Alhasil, jalur dan tata ruangnya dalam kawasan wisata dan kulineran ini dibuat hanya cukup untuk dilalui oleh orang yang sedang jalan-jalan santai.

Baca juga:

“Sepeda harus dituntun. Skateboard juga, karena di sini tempatnya kecil, akan mengganggu orang yang jalan-jalan. Tapi sepeda dan skateboard bisa dipakai di luar kawasan De Park,” imbuh dia.

Area di luar kawasan De Park yang dimaksud adalah area yang berada di belakang bangunan-bangunan kios.

Laurensia mengimbau kepada wisatawan yang ingin gowes atau naik skateboard di area tersebut untuk hati-hati karena ada mobil lalu-lalang menuju area parkir.

Tempat wisata dan kuliner bernama De Park di Green Terrace Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Rabu (24/11/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Tempat wisata dan kuliner bernama De Park di Green Terrace Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Rabu (24/11/2021).

Tidak diklaim sebagai tempat yang ramah hewan peliharaan, tapi...

Laurensia tidak menampik bahwa saat ini ada beberapa tempat yang mengizinkan wisatawan untuk membawa hewan peliharaan mereka. Salah satunya adalah Como Park di Jakarta Selatan.

Terkait hal ini, dia tidak mengklaim bahwa De Park merupakan tempat wisata yang ramah hewan peliharaan meski sudah ada beberapa orang yang menanyakannya.

“Tapi kalau mau bawa, boleh, asalkan ditalikan. Dan kalau belum dilatih untuk membuang kotoran, harus pakai pampers atau kotorannya dibersihkan jika sembarangan. Yang penting saling menghargai aja,” pungkasnya.

Apabila ingin berkunjung, De Park berlokasi di dalam Green Terrace TMII di kawasan TMII, Jakarta Timur. Mereka buka setiap Senin-Jumat pukul 09.00-20.00 WIB dan Sabtu-Minggu pukul 09.00-21.00 WIB.

De Park terletak tepat di sebelah kiri Hotel Santika, dan di dekat pos untuk naik TransJakarta. Untuk menuju ke sini, wisatawan hanya perlu memutar balik kendaraan beberapa meter sebelum tiba di Pintu Gerbang 1 TMII.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Tips Keliling Ngarai Sianok di Sumatera Barat Naik Jip Offroad

5 Tips Keliling Ngarai Sianok di Sumatera Barat Naik Jip Offroad

Travel Tips
Berwisata ke Bantul Saat Bulan Suro, Ada Banyak Event Budaya

Berwisata ke Bantul Saat Bulan Suro, Ada Banyak Event Budaya

Travel Update
Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Momentum Tingkatkan Kualitas UMKM Lokal

Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Momentum Tingkatkan Kualitas UMKM Lokal

Travel Update
Kebun 123, Wisata Tanaman Hias di Kabupaten Malang yang Instagramable

Kebun 123, Wisata Tanaman Hias di Kabupaten Malang yang Instagramable

Jalan Jalan
Sanur Bali Bakal Jadi KEK Kesehatan dan Pusat Wisata Medis

Sanur Bali Bakal Jadi KEK Kesehatan dan Pusat Wisata Medis

Travel Update
Pop Art Jakarta 2022 Digelar Mulai 12 Agustus, Ini Cara Pesan Tiketnya

Pop Art Jakarta 2022 Digelar Mulai 12 Agustus, Ini Cara Pesan Tiketnya

Travel Update
HUT Ke-77 RI, Upacara 17 Agustus Akan Digelar di Puncak Gunung Talang

HUT Ke-77 RI, Upacara 17 Agustus Akan Digelar di Puncak Gunung Talang

Travel Update
Jelajahi Ngarai Sianok Sumatera Barat dengan Naik Jip Off-Road

Jelajahi Ngarai Sianok Sumatera Barat dengan Naik Jip Off-Road

Jalan Jalan
Jalan ke Taman Dinosaurus Potorono, Wisata Anak Yogyakarta yang Gratis

Jalan ke Taman Dinosaurus Potorono, Wisata Anak Yogyakarta yang Gratis

Jalan Jalan
Kemenparekraf Siapkan Pola Perjalanan untuk Wisatawan ke TN Komodo

Kemenparekraf Siapkan Pola Perjalanan untuk Wisatawan ke TN Komodo

Travel Update
Tips Berkunjung ke Sawah Segar Sentul Bogor, Naik Kendaraan Pribadi

Tips Berkunjung ke Sawah Segar Sentul Bogor, Naik Kendaraan Pribadi

Travel Tips
Delegasi G20 Akan Kunjungi Museum Maritim di Belitung

Delegasi G20 Akan Kunjungi Museum Maritim di Belitung

Travel Update
Peringati Haul Leluhur Setiap 10 Muharram, Warga Gondanglegi Malang Gelar Arak-Arakan

Peringati Haul Leluhur Setiap 10 Muharram, Warga Gondanglegi Malang Gelar Arak-Arakan

Travel Update
Daftar Kalender Kegiatan Pariwisata Sumatera Barat Agustus-Akhir 2022

Daftar Kalender Kegiatan Pariwisata Sumatera Barat Agustus-Akhir 2022

Travel Update
Tarif Masuk Pulau Komodo Rp 3,75 Juta Berlaku Januari 2023, Kemenparekraf: Sambil Dikomunikasikan

Tarif Masuk Pulau Komodo Rp 3,75 Juta Berlaku Januari 2023, Kemenparekraf: Sambil Dikomunikasikan

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.