Kompas.com - 19/04/2022, 21:01 WIB

KOMPAS.com - Pemerintah memperkirakan akan ada sekitar 40 juta pemudik yang akan menggunakan kendaraan pribadi untuk mudik Lebaran 2022.

Angka ini lebih dari separuh dari total jumlah pemudik yang diperkirakan mencapai 79,4 juta orang, sebagaimana informasi yang diperoleh dari hasil survei Badan Litbang Perhubungan (Balitbanghub) tentang potensi pemudik pada mudik Lebaran tahun 2022.

"Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan didapatkan hasil bahwa akan ada 23 juta mobil dan 17 juta sepeda motor yang akan digunakan oleh para pemudik," kata Presiden Jokowi, mengutip Kompas.com, Senin (18/4/2022).

Baca juga: 3 Provinsi Ini Jadi Tujuan Mudik Terbanyak 2022, Ada Jawa Tengah

Jumlah yang terbilang sangat besar ini dikhawatirkan bisa menimbulkan kemacetan parah selama periode puncak arus mudik, yakni tanggal 28-30 April 2022.

Pemerintah siapkan sejumlah transportasi alternatif

Maka, untuk mengantisipasi kemacetan akibat lonjakan arus mudik, ada sejumlah upaya yang disiapkan, termasuk penyediaan transportasi alternatif dari Kementerian Perhubungan.

Ilustrasi MudikKOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Ilustrasi Mudik

Adapun daftar sarana dan prasarana transportasi yang disediakan, yaitu:

- 57.693 unit bus pada 48 terminal

- 215 unit kapal pada 8 lintas sungai, danau, dan penyeberangan

- 38 movable bridge

- 2 ponton, dan 11 plengsengan pada dermaga penyeberangan

- 327 pesawat untuk melayani 378 rute pada 123 kota

- 123 kapal pada 117 trayek perintis serta 76 kapal kenavigasian untuk tanggap darurat pada 51 pelabuhan domestik dan 4 pelabuhan internasional

- 399 sarana perkeretaapian antar kota pada 138 stasiun

- 1053 perjalanan KRL per hari pada 15 stasiun utama dan 85 stasiun kecil

Selain itu, untuk meningkatkan aspek keselamatan dan mengurangi jumlah pemudik yang akan menggunakan kendaraan pribadi (sepeda motor), Kemenhub juga akan memfasilitasi Program Mudik Gratis.

Baca juga: Hindari Mudik 28-30 April, Diprediksi Jadi Puncak Arus Pemudik

"Mudik tahun ini menjadi tantangan yang besar yaitu dengan animo masyarakat yang tinggi untuk melakukan mudik," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI, Rabu (6/4/2022).

Untuk itu, pihaknya di bawah koordinasi Menko PMK selaku koordinator penyelenggaraan mudik lebaran, telah melakukan koordinasi antar unsur terkait agar terwujud Mudik Aman dan Mudik Sehat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.