Kompas.com - 11/05/2022, 10:46 WIB

KOMPAS.com - Setelah ditutup sejak 14 April 2022 lalu, semua jalur pendakian Gunung Gede Pangrango di Jawa Barat kembali dibuka mulai Selasa (10/5/2022).

"Benar, sudah dibuka kembali 10 Mei seperti terlampir di surat edaran, syarat-syaratnya masih sama," tutur Humas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Agus Deni, saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (11/5/2022).

Sebelumnya, penutupan dilakukan atas pertimbangan potensi cuaca ekstrem, merujuk terhadap kebijakan dan imbauan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi dan Geogfisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Citeko Bogor.

Baca juga: Pendakian Gunung Gede Pangrango Tutup hingga 9 Mei

Syarat dan larangan pendakian Gunung Gede Pangrango

Gunung Gede PangrangoKOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN Gunung Gede Pangrango

Adapun sejumlah syarat pendakian Gunung Gede Pangrango yang perlu diketahui, yaitu:

  • Wajib membawa surat sehat.
  • Wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi, serta memperlihatkan bukti vaksinasi Covid-19 minimal dosis pertama.
  • Calon pendaki yang belum divaksinasi, atau tidak bisa divaksinasi, wajib membawa hasil negatif tes Antigen maksimal H-1, atau hasil negatif tes PCR maksimal H-2.
  • Mengisi tenda, sebesar 50 persen dari kapasitas tenda.
  • Tidak melakukan kunjungan apabila sedang demam, batuk, atau pilek.
  • Menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: 8 Tips Mendaki Gunung Gede Pangrango di Musim Hujan, Waspada Angin

Setiap pendaki di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dilarang untuk:

  • Membawa binatang dan tumbuhan dari luar dan dari dalam kawasan TNGGP.
  • Mengambil, memetik, memindahkan, atau melakukan vandalisme terhadap segala hal yang ada di kawasan TNGGP.
  • Membuat api unggun di dalam kawasan TNGGP.
  • Melakukan penggantian atau mengubah identitas pendaki.
  • Membawa obat-obatan terlarang, minuman beralkohol, atau barang lain sejenis.
  • Membawa peralatan pembersih badan yang sulit terurai, seperti tisu basah, pasta gigi, sabun, sampo, dan perlengkapan sejenis.
  • Membawa peralatan yang bisa merusak kawasan, seperti golok, pisau belati, atau sejenisnya.
  • Membawa peralatan elektronik yang bisa mengganggu ketenangan flora dan fauna TNGGP, seperti radio komunikasi, walkman, game watch, wireless speaker, dan lain sebagainya.
  • Melakukan perbuatan yang meresahkan dan melanggar kesopanan.

Baca juga: 6 Fakta Menarik Gunung Gede Pangrango yang Terlihat dari Kemayoran

Harga tiket pendakian Gunung Gede Pangrango

Berikut tarif tiket pendakian Gunung Gede Pangrango untuk dua hari satu malam dan berlaku bagi setiap pendaki:

  • Warga negara Indonesia atau WNI pada hari biasa: Rp 29.000
  • WNI pada hari libur: Rp 34.000
  • Pelajar WNI pada hari biasa: Rp 17.500, harus 10 orang dengan kartu identitas
  • Pelajar WNI pada hari libur: Rp 20.500, harus 10 orang dengan kartu identitas
  • Warga negara asing atau WNA pada hari biasa: Rp 320.000
  • WNA pada hari libur: Rp 470.000

Call center atau telepon kantor khusus layanan pendakian bisa dihubungi nomor 0263 2950977.

Baca juga: 13 Tips Mendaki Gunung saat Musim Hujan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Festival Musim Dingin di Korea Selatan yang Cocok untuk Liburan

5 Festival Musim Dingin di Korea Selatan yang Cocok untuk Liburan

Jalan Jalan
20 Wisata Tahun Baru Yogyakarta yang Hits, Banyak Tempat Instagramable

20 Wisata Tahun Baru Yogyakarta yang Hits, Banyak Tempat Instagramable

Jalan Jalan
3 Destinasi di Filipina yang Paling Pas Buat Wisata Halal

3 Destinasi di Filipina yang Paling Pas Buat Wisata Halal

Jalan Jalan
Kampung Adat Tololela di Ngada NTT Sukses Dapat Penghargaan ADWI 2022

Kampung Adat Tololela di Ngada NTT Sukses Dapat Penghargaan ADWI 2022

Travel Update
Wisata Kampung Tradisional di Flores, NTT, Pikat Turis Asing

Wisata Kampung Tradisional di Flores, NTT, Pikat Turis Asing

Travel Update
Gunung Kerinci Erupsi, Pendakian Ditutup Sementara

Gunung Kerinci Erupsi, Pendakian Ditutup Sementara

Travel Update
Tips Wisata ke Korea Selatan, Perhatikan Musim dan Instal Aplikasi

Tips Wisata ke Korea Selatan, Perhatikan Musim dan Instal Aplikasi

Travel Tips
5 Tempat Wisata Sekitar Candi Prambanan, Cocok untuk Libur Akhir Tahun

5 Tempat Wisata Sekitar Candi Prambanan, Cocok untuk Libur Akhir Tahun

Jalan Jalan
20 Wisata Tahun Baru di Semarang, Cocok Dikunjungi Bersama Keluarga

20 Wisata Tahun Baru di Semarang, Cocok Dikunjungi Bersama Keluarga

Jalan Jalan
Kepulauan Widi Dipastikan Tidak Dijual, Menparekraf: Milik Indonesia

Kepulauan Widi Dipastikan Tidak Dijual, Menparekraf: Milik Indonesia

Travel Update
3 Tips Cari Tempat Makan Murah di Jakarta dari Perantau

3 Tips Cari Tempat Makan Murah di Jakarta dari Perantau

Travel Tips
4 Tempat Wisata Populer di Korea Selatan yang Wajib Dikunjungi

4 Tempat Wisata Populer di Korea Selatan yang Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Daftar Lokasi Prewedding Kaesang-Erina, Ada Gumuk Pasir Parangkusumo

Daftar Lokasi Prewedding Kaesang-Erina, Ada Gumuk Pasir Parangkusumo

Jalan Jalan
Citilink Layani Rute dari Balikpapan ke Mamuju, Berau, dan Banjarmasin

Citilink Layani Rute dari Balikpapan ke Mamuju, Berau, dan Banjarmasin

Travel Update
Pengelola Desa Wisata di NTT Dilatih Soal Pemanfaatan Platform Digital

Pengelola Desa Wisata di NTT Dilatih Soal Pemanfaatan Platform Digital

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.