Kompas.com - 11/08/2022, 14:39 WIB

KOMPAS.com - Bila berwisata ke Australia pada bulan September, wisatawan akan bisa menikmati suasana musim semi dengan aneka flora dan fauna yang khas. 

“Dengan suhu yang sejuk, bunga-bunga liar memesona, dan festival menakjubkan, musim semi Australia menawarkan begitu banyak pengalaman yang pastinya dinantikan pencinta berwisata," kata Regional General Manager, South & South East Asia (SSEA), Tourism Australia, Brent Anderson, dikutip dari keterangan resmi yang Kompas.com terima, Kamis (11/8/2022).

Selain panorama alam, Australia juga memiliki sejumlah tempat wisata yang menawarkan pengalaman dan wawasan baru bagi wisatawan.

Berikut sejumlah kegiatan wisata baru di Australia yang bisa dicoba:

5 kegiatan wisata baru yang bisa dicoba di Australia

1. Terbang di atas Danau Eyre

Wisatawan bisa menjelajahi Danau Eyre, atau dikenal juga sebagai Kati Thanda-Lake Eyre, dari pesawat udara. Dengan naik penerbangan menuju Flinders Rangers ini, wisatawan bisa menikmati gradasi warna-warna pastel yang unik.

Salah satu penyedia paket yang bisa dicoba adalah milik Wilpena Pound Resort. Paket ini sudah termasuk akomodasi, penerbangan melintasi Danau Eyre dan William Creek selama enam jam, sarapan, dan akses ke sejumlah resor. 

Kati Thanda-Lake Eyre berlokasi kira-kira sejauh 647 kilometer (km) dari utara Adelaide di Australia Selatan. 

Baca juga: Turis Australia Paling Banyak Kunjungi Indonesia pada Juni 2022

2. Kunjungi Origins Market

Ilustrasi Origins Market di Australia Barat.Dok. Origins Market Ilustrasi Origins Market di Australia Barat.

Jika mengunjungi Australia Barat, tepatnya di Kota Busselton di sisi barat daya, wisatawan bisa mengunjungi Origins Market. Tempat ini lebih dari sekadar pasar karena menawarkan aneka tur dan pengalaman yang bisa dicoba, termasuk tur yang berkaitan dengan seni dan kuliner.

Dilansir dari laman resminya, Origins Market merupakan tempat bertemunya para petani dan pekerja kreatif di Australia. 

Selain wisata kuliner, pengunjung juga bisa berbelanja dan bertemu dengan jiwa-jiwa kreatif di daerah tersebut.

Baca juga: 4 Tur Wisata Unik di Australia, Lihat Kanguru dan Amati Bima Sakti

3. Nikmati karya seni digital di National Museum of Australia

Ilustrasi bangunan National Museum of Australia di Kota Canberra.Dok. UNSPLASH/Prakash Khanal Ilustrasi bangunan National Museum of Australia di Kota Canberra.

National Museum of Australia atau Museum Nasional Australia di Kota Canberra mengadakan pameran karya seni digital hingga 9 Oktober 2022.

Pameran bertajuk Connection ini mengajak para pengunjung untuk mengetahui kisah, seni, dan budaya suku aborigin, melalui teknologi visual, audio, dan aroma.

Dilansir dari laman resminya, beberapa seniman yang turut bergabung dengan pameran ini adalah Emily Kame Kngwarreye, Albert Namatjira, Tommy Watson, Gabriella Possum Nungurrayi, Anna Pitjara, dan Lin Onus. 

Pameran ini dibuka mulai pukul 16.00 hingga 18.00 waktu setempat.

Baca juga: Kata Sandiaga Soal Film Hollywood Berlatar Bali tapi Syuting di Australia

4. Menyatu dengan alam lewat Girri Girra

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

Bertempat di daerah Central Coast di New South Wales, Girri Girra merupakan usaha yang seluruhnya dimiliki oleh anggota suku aborigin.

Selain berkemah dan berbelanja aneka suvenir khas, wisatawan juga bisa mengikuti aneka tur yang disediakan. Dikutip dari laman resminya, tur dari Girri Girra bersifat penjelajahan alam, dengan tingkat kesulitan dan durasi yang bervariasi, dari 2,5 jam hingga empat jam. 

Salah satu tur berpemandu dengan durasi terpendek adalah Bulgandary Aboriginal Area & Staples Lookout. Sesuai namanya, tur ini berawal dari tempat wisata Staples Lookout.

Wisatawan yang ikut tur ini bisa menikmati pemandangan alam dan ukiran batu suku aborigin, sekaligus mempelajari tentang obat-obatan, makanan, dan spiritualitas. 

Baca juga: 5 Ide Wisata Anti-mainstream Australia, Tur Bareng Penduduk Lokal

5. Nikmati karya seni multisensor di Melbourne Museum

Ilustrasi pameran seni Tyama di Museum Melbourne, Australia.Dok. Museums Victoria/Eugene Hyland Ilustrasi pameran seni Tyama di Museum Melbourne, Australia.

Berwisata ke Melbourne, Australia, belum lengkap jika tidak mengunjungi Melbourne Museum atau Museum Melbourne.

Di tempat ini, terdapat pameran bertajuk Tyama: A deeper sense of knowing yang membawa pengunjung ke dalam suasana dunia malam hari di Victoria, salah satu negara bagian Australia.

Pameran ini bisa dinikmati secara menyeluruh, atau 360 derajat, dengan efek dan suara-suara yang unik. 

Baca juga: Australia Bidik Wisatawan Asing dari 15 Negara, Termasuk Indonesia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Jakarta, Ada yang Suasananya Mirip Qatar

5 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Jakarta, Ada yang Suasananya Mirip Qatar

Jalan Jalan
Wisata ke Malang, Kunjungi Spot Gerbong Trem di Kayutangan Heritage

Wisata ke Malang, Kunjungi Spot Gerbong Trem di Kayutangan Heritage

Jalan Jalan
Pandemi hingga Longsor Persulit Gunungkidul Capai Target Pendapatan Sektor Wisata Tahun 2022

Pandemi hingga Longsor Persulit Gunungkidul Capai Target Pendapatan Sektor Wisata Tahun 2022

Travel Update
Sejarah Loji Gandrung di Kota Solo yang Jadi Tempat Ngunduh Mantu Kaesang

Sejarah Loji Gandrung di Kota Solo yang Jadi Tempat Ngunduh Mantu Kaesang

Jalan Jalan
Biaya Bikin Visa Schengen, Syarat Berkunjung ke Sejumlah Negara Eropa

Biaya Bikin Visa Schengen, Syarat Berkunjung ke Sejumlah Negara Eropa

Travel Tips
Festival Budaya Jalin Merapi di Deles Indah Klaten, Berlatar Panorama Gunung Api

Festival Budaya Jalin Merapi di Deles Indah Klaten, Berlatar Panorama Gunung Api

Travel Update
3 Tips Bikin Visa Schengen, Jangan Beri Itinerary Fiktif

3 Tips Bikin Visa Schengen, Jangan Beri Itinerary Fiktif

Travel Tips
3 Rumah Sakit di Malang Siap Beri Layanan Wisata Medis

3 Rumah Sakit di Malang Siap Beri Layanan Wisata Medis

Travel Update
7 Alasan Mengapa Kamu Perlu Jalan-jalan #DiIndonesiaAja untuk Liburan Akhir Tahun Ini

7 Alasan Mengapa Kamu Perlu Jalan-jalan #DiIndonesiaAja untuk Liburan Akhir Tahun Ini

Jalan Jalan
Itenarary 3 hari 2 malam di Lombok dan Gili Trawangan, Gowes di Desa

Itenarary 3 hari 2 malam di Lombok dan Gili Trawangan, Gowes di Desa

Itinerary
Lokasi Ngunduh Mantu Kaesang-Erina, Ini 5 Fakta Loji Gandrung Solo

Lokasi Ngunduh Mantu Kaesang-Erina, Ini 5 Fakta Loji Gandrung Solo

Jalan Jalan
Taman Langit Gunung Banyak Ditetapkan Jadi Shelter Tourism, Apa Itu?

Taman Langit Gunung Banyak Ditetapkan Jadi Shelter Tourism, Apa Itu?

Travel Update
Warga Hawaii Beramai-ramai Tonton Letusan Mauna Loa yang Langka

Warga Hawaii Beramai-ramai Tonton Letusan Mauna Loa yang Langka

Travel Update
6 Fakta Pura Mangkunegaran, Lokasi Pernikahan Kaesang-Erina

6 Fakta Pura Mangkunegaran, Lokasi Pernikahan Kaesang-Erina

Jalan Jalan
10 Hidden Gem Bali, Wisata Anti-mainstream buat Libur Akhir Tahun

10 Hidden Gem Bali, Wisata Anti-mainstream buat Libur Akhir Tahun

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.