Kompas.com - 07/10/2022, 17:05 WIB

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BPOLBF) Shana Fatina menjelaskan, komitmen pembangunan pemerintah pusat kini menarik potensi investasi lebih dari Rp 11,2 triliun yang masuk ke Labuan Bajo sepanjang 2022.

Oleh karena itu, sambung dia, sumber daya manusia (SDM) dan produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang berkualitas akan sangat dibutuhkan untuk dapat mengisi kebutuhan bursa industri pariwisata Labuan Bajo.

"Kami telah berupaya dengan berbagai program, antara lain ekosistem Floratama Creative Hub menginkubasi kesiapan SDM pelaku sektor parekraf, dari pekerja hingga wirausaha untuk menumbuhkan ekosistem parekraf sehat dan berkualitas," kata Shana dalam keterangan tertulis, Kamis (5/10/2022).

Baca juga: Literasi dan Edukasi Sampah Plastik, Upaya Jaga Keindahan Labuan Bajo

Adapun Floratama Academy dilakukan untuk pelatihan event dan festival yang diharapkan dapat melahirkan event organizer berkualitas di Labuan Bajo dan kawasan Floratama.

Tujuan lain adalah membantu perluasan akses pasar untuk produk-produk yang dihasilkan para pelaku UMKM yang telah memenuhi standar kualitas pasar pariwisata, serta membangun travel pattern tematik baru sampai ke pelosok.

Perlu program untuk pengembangan SDM pariwisata

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Frans Teguh mengatakan bahwa perlu ada program pendukung pengembangan SDM dalam dunia pariwisata yang konkret.

“Kita harus bisa memastikan kebutuhan dan ketersediaan SDM pariwisata yang memadai melalui program-program kepariwisataan yang mendukung pengembangan SDM dan pariwisata,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Selasa.

Pihaknya diberikan mandat untuk meningkatkan partisipasi lokal dalam perekonomian pariwisata, yakni menekankan pada pengembangan dan peningkatan sumber daya manusia melalui program-program pemberdayaan masyarakat.

"Proses bisnis pariwisata adalah interaksi dari manusia yang berperan sebagai produsen dan konsumen, sehingga menjadikan sumber daya manusia berperan sebagai motor penggerak bagi kelangsungan industri pariwisata di suatu destinasi pariwisata," ujarnya.

Biannual Tourism Forum untuk pengembangan SDM Pariwisata

Direktur Pengembangan SDM Pariwisata Kemenparekraf Florida Pardosi menjelaskan, Biannual Tourism Forum (BTF) jadi salah satu program berkelanjutan Kemenparekraf sejak 2019 di Destinasi Pariwisata Super Prioritas di Indonesia termasuk Labuan Bajo.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.