Kompas.com - 10/11/2022, 14:04 WIB
Penulis Ulfa Arieza
|

KOMPAS.com - Hotel Yamato Surabaya merupakan salah satu saksi penting Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November. 

Saat ini, Hotel Yamato telah berganti nama menjadi Hotel Majapahit.

Hotel ini merupakan lokasi insiden perobekan bendera Belanda oleh arek-arek Suroboyo pada 19 September 1945. Peristiwa ini memicu pertempuran besar di Surabaya pada 10 November 1945 yang diperingati sebagai Hari Pahlawan. 

Baca juga: Sejarah Hotel Yamato Surabaya, Saksi Bisu Hari Pahlawan

Lantas, bagaimana kondisi terkini Hotel Yamato Surabaya? Berikut enam faktanya seperti dihimpun Kompas.com.  

1. Berganti nama menjadi Hotel Majapahit 

Seperti disampaikan sebelumnya, saat ini Hotel Yamato telah berganti nama menjadi Hotel Majapahit. Mengutip dari situs Hotel Majapahit, hotel ini telah berganti nama sebanyak lima kali. 

Hotel yang didirikan pada 1910 oleh Sarkies bersaudara ini, dibuka secara resmi pada 1911 dengan nama Hotel Oranje. 

Baca juga: 6 Tempat Wisata untuk Peringati Hari Pahlawan 10 November

Hotel Majapahit, Surabaya merupakan salah satu bangunan yang menjadi saksi peristiwa 10 November 1945All Accor Hotel Majapahit, Surabaya merupakan salah satu bangunan yang menjadi saksi peristiwa 10 November 1945

Pada 1942, Hotel Oranje berganti nama menjadi Hotel Yamato, usai pasukan Jepang berhasil mengusir Belanda dan menduduki Indonesia. 

Pada 1945, nama hotel kembali berganti menjadi Hotel Merdeka usai insiden perobekan bendera Belanda. Namun, nama Hotel Merdeka tak bertahan lama. 

Baca juga: 5 Tempat di Surabaya untuk Memperingati Hari Pahlawan

Pada 1946, Sarkies bersaudara mengambil alih pengelolaan hotel serta mengubah namanya menjadi L.M.S Hotel yang merupakan kependekan dari Lucas Martin Sarkies, sang pendiri. 

Pada 1969, L.M.S Hotel kembali berubah nama menjadi Hotel Majapahit setelah mempunyai pengelola baru. Nama Hotel Majapahit masih digunakan hingga saat ini. 

Baca juga: Hari Pahlawan 10 November Apakah Tanggal Merah?

2. Bangunan cagar budaya nasional

Hotel Majapahit telah ditetapkan sebagai bangunan Cagar Budaya Nasional oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 

Warga bersorak ketika bendera Merah Putih berkibar di Hotel Majapahit saat teatrikal peristiwa perobekan bendera di Hotel Yamato (kini Hotel Majapahit) di Jalan Tunjungan, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (19/9/2018). Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati peristiwa perobekan bendera Belanda menjadi bendera Indonesia pada 19 September 1945.ANTARA FOTO/ZABUR KARURU Warga bersorak ketika bendera Merah Putih berkibar di Hotel Majapahit saat teatrikal peristiwa perobekan bendera di Hotel Yamato (kini Hotel Majapahit) di Jalan Tunjungan, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (19/9/2018). Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati peristiwa perobekan bendera Belanda menjadi bendera Indonesia pada 19 September 1945.

Mengutip laman Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya, penetapan tersebut telah dilakukan sejak 2014 lalu. 

Keputusan tersebut mempertimbangkan nilai sejarah yang terkandung dalam bangunan Hotel Majapahit. 

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.