Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/05/2023, 13:36 WIB
Faqihah Muharroroh Itsnaini,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

Keliling lihat koleksi museum

Tak perlu waktu lama, Tim Merapah Kompas.com memasuki bagian depan museum, lalu langsung menuju meja registrasi. 

Sebagai informasi, hingga saat ini, tiket masuk Museum Song Terus masih gratis. Pengunjung hanya perlu mengisi data diri sebelum berkeliling museum. 

Baca juga: 7 Tips ke Museum Song Terus Pacitan, Perhatikan Jam Buka

Setelah diberikan kode QR dan melewati mesin penghitung, akan terlihat akses menuju ruang pameran di lantai dua. Akses ini berupa jalanan miring yang di tengah atasnya memiliki bentuk kerucut berwarna merah. 

Sambil berjalan, Kompas.com ditemani oleh Asisten Kurator Museum Song Terus, Rizqy Amallia Ramadhani sebagai pemandu siang hari itu. 

Desain Museum Song Terus Pacitan yang modern dan futuristik. KOMPAS.com/FAQIHAH MUHARROROH ITSNAINI Desain Museum Song Terus Pacitan yang modern dan futuristik.

Ia mengatakan bahwa museum ini menampilkan perjalanan manusia, kebudayaan, dan lingkungan alam di Gunung Sewu.

"Museum Song Terus menyimpan kebudayaan dan koleksi kehidupan di Gunung Sewu sejak pra-sejarah hingga kini," ujar Sekar. 

Lebih lanjut, kata dia, terdapat sekitar 3.000 koleksi yang disimpan di ruangan khusus dan di enam ruangan yang terbagi sesuai kronologi. 

Baca juga: Sejarah Goa Gong Pacitan, Ditemukan sejak Tahun 1924

Mengenal kehidupan dan kebudayaan di Gunung Sewu

Pengunjung yang berfoto di bagian dalam Museum Song Terus Pacitan, Jawa Timur. KOMPAS.com/FAQIHAH MUHARROROH ITSNAINI Pengunjung yang berfoto di bagian dalam Museum Song Terus Pacitan, Jawa Timur.

Ruangan pertama adalah Introduction atau pendahuluan untuk pengenalan lokasi Gunung Sewu. 

Lokasi Gunung Sewu, kata Sekar, memanjang melewati tiga wilayah. Mulai dari Kabupaten Gunungkidul di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kabupaten Wonogiri di Provinsi Jawa Tengah, dan Kabupaten Pacitan di Provinsi Jawa Timur.

Baca juga: Menjelajahi Goa Gong di Pacitan, Takjub Lihat Warna-warni Cantik

Adapun nama museum Song Terus diambil dari penamaan situs Song Terus yang ada di dekat museum. 

"Jadi bukan hanya penemuan yang ada dari situs Song Terus. Tapi secara umum temuan dari wilayah Gunung Sewu itu tadi," imbuhnya. 

Selama di ruang pameran, pengunjung akan disuguhkan dengan berbagai koleksi pra-sejarah seperti kerangka manusia purba, hewan, dana benda yang digunakan ratusan tahun yang lalu. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

International Yogyakarta 42k Marathon Diharapkan Perkuat Sport Tourism

International Yogyakarta 42k Marathon Diharapkan Perkuat Sport Tourism

Travel Update
Garuda Indonesia Online Travel Fair 2023, Diskon Tiket hingga 80 Persen

Garuda Indonesia Online Travel Fair 2023, Diskon Tiket hingga 80 Persen

Travel Update
BCA Tiket.com Travel Fair 2023, Ada Cashback hingga Rp 2 Juta

BCA Tiket.com Travel Fair 2023, Ada Cashback hingga Rp 2 Juta

Travel Update
Berburu Sunset di Rawa Pening Sembari Susur Sungai Naik Jip

Berburu Sunset di Rawa Pening Sembari Susur Sungai Naik Jip

Jalan Jalan
Promo Tiket Pesawat Vietjet Mulai Rp 0, Bisa Rayakan Festival Mooncake di Vietnam

Promo Tiket Pesawat Vietjet Mulai Rp 0, Bisa Rayakan Festival Mooncake di Vietnam

Travel Update
Patung Merlion di Singapura Akan Ditutup sampai Desember 2023

Patung Merlion di Singapura Akan Ditutup sampai Desember 2023

Travel Update
Jadwal MotoGP Mandalika 2023, Kurang dari Sebulan Lagi

Jadwal MotoGP Mandalika 2023, Kurang dari Sebulan Lagi

Travel Update
Rute ke Pantai Senggigi, Susuri Pesisir Barat Pulau Lombok

Rute ke Pantai Senggigi, Susuri Pesisir Barat Pulau Lombok

Travel Tips
Bikin Paspor Elektronik Kini Bisa di 102 Kantor Imigrasi Seluruh Indonesia

Bikin Paspor Elektronik Kini Bisa di 102 Kantor Imigrasi Seluruh Indonesia

Travel Update
Gunung Bromo Buka Lagi, Wisatawan Dilarang Injak Padang Sabana

Gunung Bromo Buka Lagi, Wisatawan Dilarang Injak Padang Sabana

Travel Update
Alasan Tak Ada Pasar Malam Sekaten Yogya, Dulu Strategi Penjajah Pecah Fokus Masyarakat

Alasan Tak Ada Pasar Malam Sekaten Yogya, Dulu Strategi Penjajah Pecah Fokus Masyarakat

Travel Update
Vredeburg Fair ke-9, Ada Agenda Sepedaan ke Museum hingga Konser Soegi Bornean

Vredeburg Fair ke-9, Ada Agenda Sepedaan ke Museum hingga Konser Soegi Bornean

Travel Update
Sepekan Setelah Diguncang Gempa, Maroko Mulai Didatangi Turis

Sepekan Setelah Diguncang Gempa, Maroko Mulai Didatangi Turis

Travel Update
5 Aktivitas yang Memicu Kebakaran di Gunung, Jangan Dilakukan

5 Aktivitas yang Memicu Kebakaran di Gunung, Jangan Dilakukan

Travel Tips
Pemulihan Pariwisata Global Sudah Capai 84 Persen

Pemulihan Pariwisata Global Sudah Capai 84 Persen

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com