Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Strategi Capai Target Wisnus Tahun 2023, Andalkan Libur Akhir Tahun

Kompas.com - 29/08/2023, 09:09 WIB
Suci Wulandari Putri Chaniago,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno akan mengandalkan libur akhir tahun 2023 sebagai momen untuk meningkatkan pergerakan wisatawan nusantara (wisnus).

"Idul Fitri sudah berlalu, libur sekolah juga sudah berlalu. Kita masih punya satu lagi peluang meningkatkan pergerakan wisnus, yaitu libur akhir tahun atau Nataru," kata Sandiaga dalam program The Weekly Brief with Sandi Uno di Gedung Sapta Pesona, Senin (28/8/2023).

Sandi juga berharap pihak pemerintah daerah bisa mendorong penyelenggaraan event daerah yang berkualitas guna mencapai target 1,2-1,4 miliar pergerakan wisatawan nusantara pada 2023.

Baca juga: Sandiaga Prediksi Kunjungan Wisman Tembus 10 Juta pada 2023

"Sedang kami lakukan langkah-langkah penyesuaian dengan BPS (Badan Pusat Statistika) melalui modifikasi algoritme MPD (mobile position and data) untuk pergerakan wisnus," kata Sandi.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas Travel (@kompas.travel)

Pergerakan wisnus tahun 2023

Sebelumnya,dikutip dari laman Kompas.com (7/8/2023), per 30 Juni 2023, jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) atau wisatawan domestik mencapai angka 433 juta.

Baca juga: Puncak Waringin Labuan Bajo Buka untuk Wisatawan Besok, Catat Tarif Masuknya

Meskipun per Juni 2023 belum mencapai setengah dari target tahun ini, angka perjalanan wisnus 433 juta perjalanan pada Juni 2023 naik 12,57 persen dibanding tahun sebelumnya.

Wisatawan naik kano di Lembah Oya Kedungjati, Yogyakarta.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Wisatawan naik kano di Lembah Oya Kedungjati, Yogyakarta.

Pada periode yang sama, jumlah perjalanan turis asing pada 2022 hanya mencapai 385,17 juta perjalanan.

Adapun lima daerah penyumbang perjalanan wisnus terbanyak per Juni 2023 yakni Jawa Timur (26,92 persen), Jawa Timur (17,40 persen), Jawa Tengah (14,55 persen), DKI Jakarta (6,94 persen), dan Banten (4,80 persen).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com