Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jejak Portugis di Kampung Tugu, Ada Gereja Berusia Lebih dari 2 Abad

Kompas.com - 27/09/2023, 18:59 WIB
Suci Wulandari Putri Chaniago,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

Dikarenakan keterbatasan lahan pemakaman di samping gereja maka jenazah yang boleh dimakamkan di sini hanyalah jenazah yang para pendahulunya sudah pernah dimakamkan sebelumnya.

Jika jenazah memiliki pendahulu yang sudah dimakamkan sebelumya maka pendahulu tersebut akan digali dan jenazah akan ditumpuk di atasnya.

"Kalau ada yang meninggal, pasti ditanya dulu, apakah ini makam pertama kali? Kalau ini makam pertama, maka tidak boleh dimakamkan di sini dan harus cari tempat lain," katanya.

Keberadaan makam orang tugu yang ditumpuk dapat dilihat dari makam yang di atasnya terdapat lebih dari satu batu nisan.

Di antara semua makam yang ada di samping Gereja Tugu, diketahui makam tertua yaitu makam Pendeta Leimena yang sudah ada sejak tahun 1890.

Baca juga: Rabo-rabo, Tradisi Tahun Baru Kampung Tugu Jakarta

Gereja Tugu

Gereja Tugu yaitu rumah ibadah orang tugu yang didirikan pertama kali pada tahun 1676-1678.  

Gereja ini sempat hancur saat peristiwa Geger Pecinan sekitar tahun 1740, kemudian dibangun kembali pada tahun 1740-1744.

Pembangunan gereja pada 1740 ini mendapat bantuan dana dari seorang tuan tanah kaya dari Batavia bernama Justinus van der Vinch.

"Bentuk bangunan Gereja Tugu ini terinspirasi dari gereja-gereja kuno yang ada di pedesaan Belanda," kata Yuli.

Gereja Tugu, salah satu peninggalan Portugis di Kampung Tugu, Jakarta Utara, Rabu (27/9/2023).Kompas.com/Suci Wulandari Putri Gereja Tugu, salah satu peninggalan Portugis di Kampung Tugu, Jakarta Utara, Rabu (27/9/2023).

Baca juga:

Yuli menuturkan, seluruh ornamen yang ada di Gereja Tugu masih asli sejak pembangunan terakhir tahun 1740. Kecuali bagian lonceng gereja, mengingat lonceng tersebut sudah rapuh termakan usia.

"Salah satu bukti bahwa gereja ini ialah gereja kuno, loncengnya tidak berada di dalam gereja, melainkan di luar gereja," katanya.

Ia melanjutkan, selain difungsikan untuk memanggil orang tugu beribadah, lonceng gereja ini juga difungsikan untuk memberitahu jika ada salah satu orang tugu yang meninggal dunia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:


Terkini Lainnya

Amsterdam Ambil Langkah Tegas untuk Atasi Dampak Negatif Overtourism

Amsterdam Ambil Langkah Tegas untuk Atasi Dampak Negatif Overtourism

Travel Update
Perayaan Hari Tri Suci Waisak 2024 di Borobudur, Ada Bhikku Thudong hingga Pelepasan Lampion

Perayaan Hari Tri Suci Waisak 2024 di Borobudur, Ada Bhikku Thudong hingga Pelepasan Lampion

Travel Update
Destinasi Wisata Rawan Copet di Eropa, Ternyata Ada Italia

Destinasi Wisata Rawan Copet di Eropa, Ternyata Ada Italia

Jalan Jalan
Kenaikan Okupansi Hotel di Kota Batu Tidak Signifikan Saat Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Kenaikan Okupansi Hotel di Kota Batu Tidak Signifikan Saat Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Travel Update
KA Bandara YIA Tambah 8 Perjalanan Saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus, Simak Jadwalnya

KA Bandara YIA Tambah 8 Perjalanan Saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus, Simak Jadwalnya

Travel Update
Kekeringan Parah Ancam Sejumlah Destinasi Wisata Populer di Thailand

Kekeringan Parah Ancam Sejumlah Destinasi Wisata Populer di Thailand

Travel Update
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Naik

Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Naik

Travel Update
Bangka Bonsai Festival Digelar Sepekan di Museum Timah Indonesia

Bangka Bonsai Festival Digelar Sepekan di Museum Timah Indonesia

Travel Update
Cara ke Tebing Keraton Bandung Pakai Angkot, Turun di Tahura

Cara ke Tebing Keraton Bandung Pakai Angkot, Turun di Tahura

Jalan Jalan
Kemenparekraf Dorong Parekraf di Bogor Lewat FIFTY, Ada Bantuan Modal

Kemenparekraf Dorong Parekraf di Bogor Lewat FIFTY, Ada Bantuan Modal

Travel Update
DAOP 6 Yogyakarta Tambah 6 Kereta Tambahan Jarak Jauh untuk Long Weekend

DAOP 6 Yogyakarta Tambah 6 Kereta Tambahan Jarak Jauh untuk Long Weekend

Travel Update
Long Weekend, Ada Rekayasa Lalu Lintas di Jalanan Kota Yogyakarta

Long Weekend, Ada Rekayasa Lalu Lintas di Jalanan Kota Yogyakarta

Travel Update
5 Hotel Dekat Yogyakarta International Airport, 5 Menit dari Bandara

5 Hotel Dekat Yogyakarta International Airport, 5 Menit dari Bandara

Hotel Story
Jumlah Kunjungan Wisatawan Mancanegara pada Maret 2024 Capai 1,04 Juta

Jumlah Kunjungan Wisatawan Mancanegara pada Maret 2024 Capai 1,04 Juta

Travel Update
4 Tips Solo Traveling dengan Motor, Pastikan Kendaraan Siap

4 Tips Solo Traveling dengan Motor, Pastikan Kendaraan Siap

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com