Salin Artikel

Setelah 28 Tahun Menanti, Inilah Sosok Garuda Wisnu Kencana

Siapa yang tak tertarik dengan keberadaan Patung GWK yang berdiri kokoh setinggi 121 meter (dari dasar hingga puncak) di kawasan GWK Cultural Park seluas 60 hektar itu?

Kalau Anda lagi berada di ruang tunggu Bandara Ngurah Rai dan cuaca cerah, maka Patung GWK akan terlihat di selatan bandara tersebut.

"Saya sebut mahakarya anak bangsa karena Patung Garuda Wisnu Kencana adalah salah satu patung tembaga terbesar di dunia serta patung tertinggi ketiga di dunia," kata Presiden Joko Widodo.

Presiden pun mengaku dibisiki kalau tinggi Patung GWK 121 meter mengalahkan Patung Liberty di Amerika Serikat yang memiliki tinggi 93 meter.

Sedangkan lebar bentang sayap Garuda 64 meter, material kulit patung adalah campuran tembaga dan kuningan, berat kulit patung 900 ton, berat struktur baja 2.000 ton, dan menggunakan 21.000 batang baja.

Sebagai bangunan yang dirancang untuk daya tarik wisata budaya, patung GWK secara fisik dirancang untuk mampu menahan embusan angin yang kuat dan tahan gempa.

Mengapa Dewa Wisnu dan burung Garuda? Dalam legenda disebutkan, Garuda adalah anak Winata, salah seorang istri Baghawan Kashyapa. Ia lahir dari telur yg diberikan Kashyapa pada Winata.

Sejak kalah bertaruh dengannya, Winata menjadi pelayan 1.000 ular yang merupakan anak-anak Kadru.

Demi membebaskan ibunya dari tempat itu, Garuda rela melakukan apa saja. Sekalipun ia harus mendapatkan tirta amerta, pusaka Dewa Wisnu.

Diantar oleh Yanti Octaviani M sebagai Commercial & Operation Division Head GWK, KompasTravel diajak menuju lokasi patung GWK. Lokasinya di belakang tebing-tebing eksotis di mana dari sana kalau melihat GWK sungguh memesona.

Saat berada di depan bangunan GWK yang menjulang tinggi, KompasTravel merasakan betapa kokohnya patung ini. Dewa Wisnu menunggang burung Garuda dan menghadap utara. Mahkotanya berlapis emas. Gagah dan berwibawa.

"Yuk kita masuk, waktu kita terbatas," kata Yanti.

Setelah itu, KompasTravel memasuki lift untuk naik ke lantai 9. Disini digambarkan mengenai pembangunan patung GWK, dari tanah datar, digali hingga menjadi bangunan utuh setinggi 121 meter.

Mengingat fondasi yang cukup tebal serta suhu di lokasi pengecoran yang terus meningkat yang dapat menyebabkan timbulnya retakan, maka ditambahkan 43.024 balok es untuk menetralkan suhu pada saat pengecoran.

Di sini tersedia galeri pandang, dimana wisatawan melalui jendela kaca dapat melihat kawasan Jimbaran, Nusa Dua di selatan Bali serta menyaksikan pesawat naik dan turun di Bandara Ngurah Rai.

Menengok ke bawah lantai kaca akan terlihat jelas rangka-rangka patung GWK. Bagi Anda yang takut ketinggian disarankan tak mencoba menginjak kaca ini.

Jumlah pengunjung dan lamanya berada di lantai 23 nantinya akan dibatasi, sehingga pengunjung di lantai 9 tak terlalu lama antre.

Wisatawan dan pengunjung nantinya akan diantar menggunakan bus khusus menuju lokasi Patung GWK ini.

https://travel.kompas.com/read/2018/09/28/132848627/setelah-28-tahun-menanti-inilah-sosok-garuda-wisnu-kencana

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Tempat Ngopi di Trawas, Bisa Santai Sambil Nikmati Panorama Alam

10 Tempat Ngopi di Trawas, Bisa Santai Sambil Nikmati Panorama Alam

Jalan Jalan
Tahun Ini, Dieng Culture Festival Tak Lagi Digelar Online

Tahun Ini, Dieng Culture Festival Tak Lagi Digelar Online

Travel Update
Panduan Berkunjung ke Museum di Tengah Kebun, Wajib Reservasi

Panduan Berkunjung ke Museum di Tengah Kebun, Wajib Reservasi

Travel Tips
KJRI Penang Lirik Kerjasama Pariwisata dengan Kota Batu

KJRI Penang Lirik Kerjasama Pariwisata dengan Kota Batu

Travel Update
Universal Studio Singapore Bakal Punya Wahana Serba Minion

Universal Studio Singapore Bakal Punya Wahana Serba Minion

Jalan Jalan
Lion Air Buka Rute Ambon-Langgur, Pangkas Waktu Tempuh

Lion Air Buka Rute Ambon-Langgur, Pangkas Waktu Tempuh

Travel Update
Simbar Semeru Lumajang, Camping Ditemani Gemuruh dan Lava Pijar Semeru

Simbar Semeru Lumajang, Camping Ditemani Gemuruh dan Lava Pijar Semeru

Jalan Jalan
Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Jalan Jalan
Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Travel Update
Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Travel Update
6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

Travel Update
8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

Jalan Jalan
Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Travel Update
Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Travel Update
Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Travel Update
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.