Kompas.com - 15/05/2015, 17:29 WIB
Vila di Maladewa. SHUTTERSTOCKVila di Maladewa.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

JAKARTA, KOMPAS.com - Aktris Atiqah Hasiholan mengaku sempat berlibur ke negara kepulauan Maladewa beberapa waktu yang lalu. Namun, dalam liburannya tersebut, istri dari aktor Rio Dewanto ini mengaku terkejut saat berlibur di salah satu destinasi wisata populer dunia itu.

"Beberapa waktu lalu pergi ke Maladewa, di sana saya surprise karena tidak seperti ekspektasi saya," kata Atiqah saat menghadiri acara "Pesona Kepri Pesona Indonesia", Rabu (13/5/2015).

Atiqah mengakui dirinya memang tidak terlalu banyak mengetahui tentang Maladewa. Seluruh informasi yang diperolehnya selama ini hanya melalui foto-foto yang tersebar di internet saja.

"Saya tahu Maladives (Maladewa) dari foto, seperti resor mewah, laut birunya. Tapi ternyata Maldives itu kaya Kepulauan Seribu. Kalau dilihat dari alamnya, Indonesia lebih kaya," jelasnya.

Satu hal yang disayangkan Atiqah adalah masyarakat Indonesia belum merasa pariwisata sebagai sumber penghidupan. Hal itulah yang menurut dia sedikit membuat pariwisata Indonesia sulit berkembang.

"Di situ banyak resor mewah dan jadi sumber penghidupan mereka karena itu jadi kebutuhan mereka. Rasa kebutuhan warga Indonesia belum setinggi itu," ujar Atiqah.

Menurut Atiqah, dengan potensi alam yang dimiliki Indonesia tentu akan mempermudah bidang pariwisata Indonesia untuk berkembang, khususnya di Kepulauan Riau. Bahkan, Atiqah yakin nantinya Kepulauan Riau bisa menyamai popularitas pariwisata Bali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Masih banyak (wisatawan) yang kesedot ke Lombok, ke Bali. Tapi kalau bandingannya dengan Bali ya, Bali kan sudah dirintis sejak lama, tapi jangan khawatir, tetap konsisten nanti itu bisa tercapai (kesuksesannya)," tambahnya.

Pemerintah Indonesia khususnya Kepulauan Riau memang sedang menggalakkan promosi wisata ke provinsi di Sumatera ini. Salah satu promosi yang digunakan adalah dengan media film yang sudah diproduksi selama 2 tahun ini.

"Besar sekali (pengaruh film), film itu tool yang sangat kuat sekali untuk media promosi. Dan saya berharap dukungan (kementerian) benar-benar diperhatikan secara konsisten membangun pariwisata Indonesia," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jepang Hentikan Semua Reservasi Penerbangan, Antisipasi Varian Covid-19 Omicron

Jepang Hentikan Semua Reservasi Penerbangan, Antisipasi Varian Covid-19 Omicron

Travel Update
Etika Naik Garuda Indonesia, Jinjing Tas Ransel!

Etika Naik Garuda Indonesia, Jinjing Tas Ransel!

Travel Tips
Geser Paris, Tel Aviv Kini Jadi Kota Termahal di Dunia

Geser Paris, Tel Aviv Kini Jadi Kota Termahal di Dunia

Travel Update
NTB Kembangkan Wisata Olahraga, Bisa Contek Kunci Kesuksesan Perancis

NTB Kembangkan Wisata Olahraga, Bisa Contek Kunci Kesuksesan Perancis

Travel Update
Nglanggeran Sukses Wakili Indonesia dalam Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO 2021

Nglanggeran Sukses Wakili Indonesia dalam Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO 2021

Travel Update
Libur Nataru, Kapasitas Tempat Wisata DIY 25 Persen dan Tak ada Perayaan Tahun Baru

Libur Nataru, Kapasitas Tempat Wisata DIY 25 Persen dan Tak ada Perayaan Tahun Baru

Travel Update
Rute The Beach Love Bali dari Bandara Ngurah Rai

Rute The Beach Love Bali dari Bandara Ngurah Rai

Travel Tips
Malaysia Batasi Pelaku Perjalanan dari Negara Berisiko Tinggi Omicron

Malaysia Batasi Pelaku Perjalanan dari Negara Berisiko Tinggi Omicron

Travel Update
Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Travel Update
Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Travel Update
Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Travel Update
Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Travel Update
Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Travel Update
Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Travel Update
Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.