Kompas.com - 10/06/2016, 04:17 WIB
Salah satu gerai penjual nasi kapau di bilangan Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat. KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRISalah satu gerai penjual nasi kapau di bilangan Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat.
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski sama-sama asli Ranah Minang, ada beberapa perbedaan mendasar antara nasi kapau dan nasi padang. Coba cicipi keduanya dan temukan letak perbedaan tersebut.

Rumah makan padang tersebar di seantero Nusantara, dari kota besar hingga desa terpencil. Namun, ada rumah makan yang menyuguhkan 'nasi padang' dan ada pula yang menyajikan 'nasi kapau'.

"Ada beberapa perbedaan antara nasi kapau dengan nasi padang. Pertama, nasi kapau dijual oleh orang asli Kapau," tutur Nusyirwan Effendi, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas kepada KompasTravel beberapa waktu lalu.

Antropolog lulusan Bielefeld University itu mengungkapkan, Kapau adalah nama nagari (desa) yang terletak di Kabupaten Agam. Warga lokal menyebut "warteg" ini sebagai "rumah makan nagari kapau".

Perbedaan lainnya terletak dari sisi menu. Nusyirwan menuturkan, menu di rumah makan padang dipajang di etalase. Lain halnya dengan nasi kapau. 

"Menu nasi kapau dipajang di atas meja, letaknya lebih rendah dari si penjual. Kalau nasi padang kan etalasenya lebih tinggi," tambah dia.

Oleh karena itu, pelancong yang ingin mencicipi nasi padang bisa langsung memilih menu dari etalase kaca. Lain halnya dengan nasi kapau, kita harus masuk dahulu ke restorannya untuk memilih menu.

Bagaimana soal rasa, apakah ada perbedaan antara nasi padang dan nasi kapau? Nusyirwan menuturkan, ada satu hidangan yang punya cita rasa berbeda. Gulai Kapau, begitu nama hidangannya.

"Bahan dasarnya kol, nangka, dan kacang panjang. Kuah gulainya berwarna kuning, dan ada cita rasa sedikit asam. Itu yang otentik," tuturnya.

Gulai Kapau disantap bersama satu lauk. Tinggal pilih apakah olahan ikan, ayam, daging, atau hidangan khas Kapau lainnya yakni rendang ayam.

KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI Gulai tambunsu adalah salah satu hidangan khas wilayah Kapau, Sumatera Barat. Ini merupakan hidangan berbahan dasar usus sapi yang dimasukkan adonan telur dan tahu.
Hal itu dibenarkan pakar kuliner Minang sekaligus penulis buku "Rendang Traveler: Menyingkap Bertuahnya Rendang Minang", Reno Andam Suri.

"Rendang merupakan cara memasak, bukan makanan. Tiap daerah di Sumbar punya rendang khas masing-masing. Kapau misalnya, yang khas adalah rendang ayam," tutur Uni Reno kepada KompasTravel beberapa waktu lalu.

Menu khas lainnya, sekaligus andalan nasi kapau adalah gulai tambunsu. Ini merupakan hidangan berbahan dasar usus sapi yang dimasukkan adonan telur dan tahu.

Jika Anda berdomisili di Jakarta, cobalah datangi deretan gerai nasi kapau di Jalan Kramat Raya, tepat di bawah flyover. Pada bulan Ramadan, mayoritas gerai nasi kapau sudah buka sejak pukul 15.00 WIB hingga dini hari keesokan harinya.

Cobalah berbuka puasa, atau makan sahur di salah satu gerainya. Temukan perbedaan menu, rasa, dan tampilan nasi kapau dengan nasi padang pada umumnya!



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kedatangan Penumpang ke Bali Anjlok Saat Larangan Mudik

Kedatangan Penumpang ke Bali Anjlok Saat Larangan Mudik

Travel Update
Apa Itu Penerbangan Carter yang Disetop Menhub Selama Larangan Mudik?

Apa Itu Penerbangan Carter yang Disetop Menhub Selama Larangan Mudik?

Travel Tips
Taman Nasional Kelimutu Ditutup Sementara Selama Libur Idul Fitri

Taman Nasional Kelimutu Ditutup Sementara Selama Libur Idul Fitri

Travel Update
Lihat Pelanggar Protokol Kesehatan, Sandiaga: Potret, Viralkan!

Lihat Pelanggar Protokol Kesehatan, Sandiaga: Potret, Viralkan!

Travel Update
Unik, Kastel Drakula di Rumania Beri Vaksin Covid-19 untuk Wisatawan

Unik, Kastel Drakula di Rumania Beri Vaksin Covid-19 untuk Wisatawan

Travel Update
Peningkatan Skill Jadi Program Kemenparekraf Pasca-Lebaran

Peningkatan Skill Jadi Program Kemenparekraf Pasca-Lebaran

Travel Update
Syarat Wisata ke Bromo Selama Libur Lebaran

Syarat Wisata ke Bromo Selama Libur Lebaran

Travel Tips
Wisata Gunung Bromo Tetap Buka Selama Idul Fitri

Wisata Gunung Bromo Tetap Buka Selama Idul Fitri

Travel Update
Syarat Berwisata ke Candi Prambanan dan Ratu Boko Saat Libur Lebaran

Syarat Berwisata ke Candi Prambanan dan Ratu Boko Saat Libur Lebaran

Travel Tips
Gunungkidul dan Bantul Siagakan Ratusan Petugas di Tempat Wisata Saat Libur Lebaran

Gunungkidul dan Bantul Siagakan Ratusan Petugas di Tempat Wisata Saat Libur Lebaran

Travel Update
Pemkot Lhokseumawe Tutup Tempat Wisata Saat Libur Lebaran 2021

Pemkot Lhokseumawe Tutup Tempat Wisata Saat Libur Lebaran 2021

Travel Update
Okupansi Hotel di Yogyakarta Rendah, Kadispar DIY Ajak ASN Staycation

Okupansi Hotel di Yogyakarta Rendah, Kadispar DIY Ajak ASN Staycation

Travel Update
Pengunjung Asal DIY Tidak Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19 Saat Berwisata di Yogyakarta

Pengunjung Asal DIY Tidak Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19 Saat Berwisata di Yogyakarta

Travel Update
Borobudur Tutup, Candi Prambanan dan Ratu Boko Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Borobudur Tutup, Candi Prambanan dan Ratu Boko Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Travel Update
Libur Lebaran, Obyek Wisata di Kalimantan Barat Tetap Buka

Libur Lebaran, Obyek Wisata di Kalimantan Barat Tetap Buka

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X