Kompas.com - 26/08/2016, 10:22 WIB
Andaliman, yang bernama latin Zanthoxylum acanthopodium juga dikenal sebagai ”rempah tuba”, tersebar di berbagai belahan Asia, mulai dari China, India, Asia Tenggara, hingga Indonesia. Di Parapat, andaliman bisa ditemukan di Pasar Tiga Raja, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara dengan harga Rp 10.000 per ons. KOMPAS.com / Wahyu Adityo ProdjoAndaliman, yang bernama latin Zanthoxylum acanthopodium juga dikenal sebagai ”rempah tuba”, tersebar di berbagai belahan Asia, mulai dari China, India, Asia Tenggara, hingga Indonesia. Di Parapat, andaliman bisa ditemukan di Pasar Tiga Raja, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara dengan harga Rp 10.000 per ons.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F
PARAPAT, KOMPAS.com - Oleh-oleh untuk teman atau keluarga sepulang dari berwisata dari Danau Toba berupa kaus, aksesori seperti gelang, kain tenun, kacang, atau ulos mungkin terbilang biasa. Bagaimana jika Anda membeli bumbu masak, yaitu andaliman, untuk oleh-oleh?
 
Ya, Anda bisa membeli bumbu masak khas Tanah Batak, yakni andaliman. Andaliman sendiri memiliki nama latin Zanthoxylum acanthopodium juga dikenal sebagai ”rempah tuba”, tersebar di berbagai belahan Asia, mulai dari China, India, Asia Tenggara, hingga Indonesia. 
 
Uniknya di Indonesia, aroma andaliman sebagai bumbu identik dengan masakan etnis Batak. Andaliman sendiri biasa digunakan masyarakat Batak sebagai bumbu masakan, seperti arsik, mi gomak, dan juga dijadikan campuran sambal.
 
Dengan andaliman, sambal atau masakan Anda akan lebih berwarna secara rasa. Jika dicicipi secara langsung, andaliman seperti mengeluarkan getah dan berasa dingin seperti mentol dan sedikit pedas.
 
Andaliman bisa ditemukan di Pasar Tiga Raja terletak di Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Andaliman biasa dijual bersama bumbu-bumbu masak lain, seperti cabai, bawang, dan bumbu rempah lain.
 
Di Pasar Tiga Raja, andaliman dijual dengan ukuran ons atau kilogram. Penjual akan mengambilkan andaliman lalu ditimbang.
 
Pantauan KompasTravel, harga andaliman dijual Rp 10.000 per ons atau Rp. 100.000 per kilo. Di Pasar Tiga Raja, Anda bisa menemukan setidaknya tiga penjual andaliman.
 
Penjual akan membungkus andaliman dalam sebuah plastik. Anda juga bisa menawar harga andaliman yang diberikan penjual.
 
Pasar Tiga Raja mulai bisa dikunjungi sejak pagi mulai sekitar pukul 06.00 WIB. Dari penginapan sekitar Parapat, seperti Hotel Ina Parapat, pasar ini bisa dijangkau dengan berjalan kaki.
 
Namun, jika Anda menginap di sekitar Jalan Raya Siborong-Borong-Parapat, pasar ini terbilang jauh. Anda bisa menggunakan angkutan kota seperti "Wisata Indah" atau "Parsito" dengan biaya ongkos Rp 5.000.
 
Parapat adalah salah satu daerah wisata di tepi Danau Toba. Wisatawan bisa menyeberang ke Pulau Samosir melalui Pelabuhan Tiga Raja di Parapat.
 
Di sekitar Parapat, juga banyak terdapat aktivitas wisata, seperti banana boat, jetski, sampai bebek-bebekan. Wisatawan juga bisa bersantai di warung-warung yang ada di tepi Danau Toba.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X