Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

"Rombeng Rajong", Cara Menghormati Leluhur di Flores

Kompas.com - 06/04/2017, 07:08 WIB
Markus Makur

Penulis

"Kami sangat taat dalam memakai benda-benda adat termasuk topi adat. Kami tidak boleh melanggar dalam memakai topi adat di wilayah Kampung Rajong dan sekitarnya," katanya.

Cara Membuat Rombeng Rajong dan Sufi

Heribertus Nganu, sebagai salah perajin Rombeng Rajong dan Sufi dari Kampung Runus dan Rajong kepada KompasTravel pada pertengahan Maret 2017 lalu menjelaskan, bahan dasar dalam membuat Rombeng Rajong dan Sufi berasal bambu halus, bahasa lokalnya Nghelung dan Pering.

Bambu halus itu dianyam, ditambah dengan tali dari hutan, dalam bahasa lokalnya Werek yang agak muda diiris menjadi sangat kecil. Selanjutnya disulam dengan anakan tali, dalam bahasa lokal aur.

"Prosesnya agak lama untuk menghasilkan satu Rombeng Rajong dan Sufi. Orang-orang terampil seperti kaum perempuan yang terlatih bisa menganyam Rombeng Rajong dan Sufi. Saya mempunyai kelompok perajin Rombeng Rajong dan Sufi. Ini saya lakukan bersama anggota kelompok agar Rombeng Rajong dan Sufi tetap lestari di tengah maraknya topi-topi modern yang dijual sampai di kampung," ujarnya.

Nganu menjelaskan, Rombeng Rajong biasanya berwarna hitam dan merah tergantung pewarna alamiahnya. Pewarna Rombeng Rajong adalah kuli Sorghum.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Rekomendasi Tempat Wisata di Jawa Timur dari Gubernur Khofifah 

Rekomendasi Tempat Wisata di Jawa Timur dari Gubernur Khofifah 

Jalan Jalan
Bus Wisata TransJakarta Tema Pencakar Langit, Simak Rute dan Tema Lain

Bus Wisata TransJakarta Tema Pencakar Langit, Simak Rute dan Tema Lain

Jalan Jalan
Promo Tiket Masuk Rivera, Tempat Wisata untuk Anak di Bogor

Promo Tiket Masuk Rivera, Tempat Wisata untuk Anak di Bogor

Jalan Jalan
7 Hotel di Lembang Dekat Farmhouse Susu dan Tempat Wisata Lainnya

7 Hotel di Lembang Dekat Farmhouse Susu dan Tempat Wisata Lainnya

Travel Update
Malioboro Jadi Lautan Manusia Saat Libur Lebaran 2024

Malioboro Jadi Lautan Manusia Saat Libur Lebaran 2024

Travel Update
Cara Beli Tiket Fast Track Dufan, Bisa Naik Wahana Tanpa Antre

Cara Beli Tiket Fast Track Dufan, Bisa Naik Wahana Tanpa Antre

Travel Tips
Viral Video Antrean Panjang di Dufan, Ini 3 Tips ke Sana Saat Libur Lebaran

Viral Video Antrean Panjang di Dufan, Ini 3 Tips ke Sana Saat Libur Lebaran

Travel Tips
9.000 Pengunjung Padati Dufan Hari Ini, Antrean Wahana Mengular

9.000 Pengunjung Padati Dufan Hari Ini, Antrean Wahana Mengular

Travel Update
Festival Balon di Wonosobo 2024 Digelar 10 Hari, Sempatkan Berkunjung

Festival Balon di Wonosobo 2024 Digelar 10 Hari, Sempatkan Berkunjung

Travel Update
6 Tempat Wisata Dekat Bandara Juanda Surabaya, Banyak Taman Gratis

6 Tempat Wisata Dekat Bandara Juanda Surabaya, Banyak Taman Gratis

Jalan Jalan
Penumpang Whoosh Meningkat 30 Persen Saat Lebaran, KCIC Tambah Perjalanan

Penumpang Whoosh Meningkat 30 Persen Saat Lebaran, KCIC Tambah Perjalanan

Travel Update
Jadwal 'Video Mapping' Monas Hanya sampai 14 April 2024, Sayang Dilewatkan

Jadwal "Video Mapping" Monas Hanya sampai 14 April 2024, Sayang Dilewatkan

Travel Update
The Jungle Waterpark Bogor Hadirkan Promo Tiket dan Hadiah Lebaran

The Jungle Waterpark Bogor Hadirkan Promo Tiket dan Hadiah Lebaran

Travel Update
5 Tempat Wisata Keluarga di Tuban Jatim, Ada Pemandian Alam 

5 Tempat Wisata Keluarga di Tuban Jatim, Ada Pemandian Alam 

Jalan Jalan
Ada TransJakarta di Pelabuhan Tanjung Priok Khusus Aruk Balik Lebaran

Ada TransJakarta di Pelabuhan Tanjung Priok Khusus Aruk Balik Lebaran

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com