BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Get Craft

Vegemite, Selai Kesukaan Orang Australia yang Rasanya "Ajaib"

Kompas.com - 26/04/2017, 06:05 WIB
Vegemite, selai khas Australia. Kompas.com/Silvita AgmasariVegemite, selai khas Australia.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

GOLD COAST, KOMPAS.com - Melihat tampilan Vegemite mungkin tak ada yang istimewa. Toplesnya bewarna kuning dengan logo bewarna merah, selainya sendiri bewarna cokelat kehitaman. Sepintas, tampak seperti selai cokelat.

Namun vegemite bukan sembarang selai, hanya sedikit orang non-Australia yang gemar menyantap Vegemite. Padahal selai ini biasa menjadi teman sarapan orang Australia.

(Baca juga: Australia Juga Punya Festival Tani dan Ternak)

"Pertama makan Vegemite saya oles tebal-tebal di roti. Pas makan ekspresi muka saya langsung berubah, sampai ditertawakan orang Australia," cerita Market Manager Tourism and Events Queensland, Tjoa Su Yen saat media trip bersama Golden Rama Tours & Travel di Gold Coast, Jumat (21/4/2017).

Biasanya, orang yang kali pertama menyantap Vegemite akan mengeluarkan ekspresi wajah yang aneh. Tak hanya Su Yen, saya sendiri mengalami hal ini. Rasa Vegemite terbilang "ajaib". Rasanya didominasi rasa pahit dan asin. Ada bau yang cukup aneh ketika Vegemite berada di rongga mulut.

Rasa "aneh" tersebut muncul, karena Vegemite sebenarnya bukan selai buah pada umumnya. Vegemite adalah selai yang dibuat dari brewer yeast (sejenis ragi).

Adalah perusahaan Fred Walker Company, yang nantinya berubah nama menjadi Kraft Food Company pada yahun 1922 mempekerjakan ilmuwan muda untuk menciptakan selai sehat.

Tahun 1923 nama Vegemite dipilih dan dijual di seluruh Australia. Dengan iming-iming pemasaran yang menyebutkan bahwa Vegemite itu, "Nikmat untuk disantap bersama roti lapis dan roti panggang, meningkatkan rasa sup, rebusan, dan saus."

Kompas.com/Silvita Agmasari Isi dalam selai Vegemite.

Khasiat Vegemite diakui oleh ahli medis dan kesehatan bayi pada tahun 1939, direkomendasikan sebagai sumber vitamin B yang baik untuk tubuh. Vegemite bahkan dijadikan ransum makanan para tentara di Perang Dunia kedua. Sejarah tersebut dicantumkan di situs resmi Vegemite.

(Baca juga: Siap-siap Ngiler, Ini Beragam Hidangan Khas Australia)

Untuk yang ingin menjajal Vegemite, agar tak terkejut dengan rasanya, Su Yen merekomendasikan untuk memoleskan Vegemite tipis-tipis di atas roti panggang yang sebelumnya telah dioleskan butter. Rekomendasi lain dari seorang warga lokal Australia adalah dengan makan Vegemite bersama pisang. Harga Vegemite untuk ukuran toples sedang dihargai lima dollar Australia atau setara Rp 50.000. 

Arikel lainnya tentang Australia bisa disimak di liputan khusus "Jalan-jalan ke Australia".


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya