Kompas.com - 09/06/2017, 15:03 WIB
Sate Kambing di perempatan Jalan Sabang, Menteng, Jakarta, yang terkenal dengan Sate Sabang Menteng, Senin (5/6/2016). Menggunkan daging paha, kambing dengan potongan besar dan bumbu kacang berkecap yang rasanya khas, menjadi keunggulan kedai ini. KOMPAS.com/Muhammad Irzal AdiakurniaSate Kambing di perempatan Jalan Sabang, Menteng, Jakarta, yang terkenal dengan Sate Sabang Menteng, Senin (5/6/2016). Menggunkan daging paha, kambing dengan potongan besar dan bumbu kacang berkecap yang rasanya khas, menjadi keunggulan kedai ini.
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah ramainya Menteng di malam hari, ada yang menyita pandangan KompasTravel.

Ialah sebuah kedai panjang menggunakan tenda di depannya, bertuliskan sate kambing. Di sekitarnya nampak pembeli tak henti-hentinya lalu-lalang keluar masuk kedai tersebut secara bergantian.

Kedai ini ternyata cukup legendaris di Menteng, bahkan di Jakarta. Kedai Sate Lamongan Jaya Agung, merupakan salah satu kedai Lamongan pertama yang ‘menginvasi’ Jakarta.

Pemiliknya ialah Jali Suprapto (74), pria asal Desa Siman, Lamongan, Jawa Timur. Jali merupakan salah satu pembawa soto lamongan pertama ke Jakarta sekitar tahun 1960. Dia coba berjualan sediri mulai tahun 1963.

(BACA: Rahasia Membangun Soto Lamongan Pertama di Bogor)

Kini kedainya justru terkenal dengan olahan kambingnya, yaitu sate kambing dan rawon, dengan tetap menyuguhkan cita rasa Jawa Timur. Meki begitu menu soto lamongan tetap ada dan tersedia bagi para penggemarnya.

“Kambingnya enak mas, empuk dan cocok aja sih buat kita. Biasanya kalau gak rawon, ya sate kambingnya. Seminggu sekali lah mampir di sini,” ujar Jaka, pelanggan setia Kedai Sate Lamongan Jaya Agung asal Makassar yang bekerja di Jakarta, Senin (5/6/2017).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

KOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia Salah satu kedai Soto lamongan pertama di Jakarta, kini merambah menjual Sate Kambing, berlokasi di Jalan Whid Hasyim, Menteng, Jakarta.
Penasaran dengan rahasia dari olahan kambingnya, KompasTravel mencicipi sate kambing khas kedai Sate Lamongan Jaya Agung, atau yang lebih dikenal dengan Sate Sabang.

Satu porsi sate kambing pun tersaji di atas meja, kondisinya yang baru diangkat dari tunggu pembakaran membuat minyaknya mengalir dari sisi lemak sate tersebut. Bumbu kacangnya berwarna coklat kehitaman, pekat akibat campuran bumbu dan kecap.

(BACA: Kisah Si Pembuat Spanduk Soto Lamongan...)

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X