Kompas.com - 27/06/2017, 10:37 WIB
Seporsi sate kambing di kedai Sate Kambing Pa Bagong, Solo, yang telah bertahan lebih dari setengah abad. Perpaduan rempah merica, cabe, dan daun salam dalam bumbunya membuat cita rasa pedasnya khas. KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIASeporsi sate kambing di kedai Sate Kambing Pa Bagong, Solo, yang telah bertahan lebih dari setengah abad. Perpaduan rempah merica, cabe, dan daun salam dalam bumbunya membuat cita rasa pedasnya khas.
|
EditorI Made Asdhiana

KARTASURA, KOMPAS.com - Mudik ke Kartasura atau hanya melewatinya saja, jangan lupa cicipi hidangan andalannya. Salah satu yang tersohor ialah sate kambingnya. Warga Kartasura ternyata cukup terampil untuk mengolah kambing.

Cobalah Anda memperhatikan sisi jalan ketika melewati Jalan Ahmad Yani persis di depan Pasar Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Terdapat banyak penjual sate kambing yang sudah lama berjualan. Salah satunya sate kambing Pak Bagong.

Sudarno (40), pemilik sate kambing Pak Bagong, mengatakan satenya sudah sampai generasi keempat. Sate kambing Pak Bagong telah ada sejak tahun 1966 di tempat yang sama.

(BACA: Mencicipi Sate Kambing Sabang dan Gulainya yang Tersohor di Menteng)

Stasiun Kartasura merupakan tempat kelahiran sate kambing Pak Bagong ini. Bahkan dari pantauan KompasTravel yang berkunjung, Rabu (21/6/2017), sudah tak terlihat bangunan stasiun tersebut.

KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Sudarno (40), sang pemilik Sate Pak Bagong di Kartasura, Jateng, masih terampil melayani pembelinya pukul 10.00-22.00 WIB. Sate Kambing Pak Bagong sendiri telah ada sejak tahun 1966 di tempat yang sama.
Hanya masih ada bekas jendela loket di bagian belakang rumah makan itu, dan kursi-kursi tua stasiun yang sekarang dipakai untuk pembeli sate.

"Dulu ini stasiun, sekarang relnya sudah tertimbun aspal. Tersisa rumah dinas kepala stasiun di samping ini sama kursi-kursi ruang tunggu yang dipakai," kata Sudarno kepada KompasTravel, sebelum mencicipi sate andalannya.

(BACA: Sate Kambing Muda Masyhudi, Langganan Rhoma Irama)

Sejak setengah abad yang lalu, satenya telah dijajakan dengan panggulan di depan stasiun. Menurut Sudarno, para pelanggannya yang sejak dulu lebih akrab menamai satenya dengan "sate stasiun" karena letaknya yang tidak berubah sejak itu.

Panggulan tua milik pak Bagong sang pelopor pun masih terpajang rapi di depan kedainya. "Banyak pelanggan warisan dari bapak dulu, sekarang sudah anaknya yang datang, anaknya yang kerja rantau pada datang karena dulunya suka makan di sini pas kecil," cerita Sudarno.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

52 Kantor Imigrasi Ini Sudah Bisa Terbitkan Paspor Elektronik

52 Kantor Imigrasi Ini Sudah Bisa Terbitkan Paspor Elektronik

Travel Update
Rute ke Wisata Siti Sundari Lumajang, Tempat Makan Romantis di Tengah Hutan

Rute ke Wisata Siti Sundari Lumajang, Tempat Makan Romantis di Tengah Hutan

Travel Tips
Sandiaga Minta Garuda Indonesia Buka Penerbangan Langsung ke Jepang

Sandiaga Minta Garuda Indonesia Buka Penerbangan Langsung ke Jepang

Travel Update
Indonesia Buka Peluang Kerja Sama Travel Bubble dengan Jepang

Indonesia Buka Peluang Kerja Sama Travel Bubble dengan Jepang

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Wana Wisata Siti Sundari Lumajang, Sangat Terjangkau

Harga Tiket dan Jam Buka Wana Wisata Siti Sundari Lumajang, Sangat Terjangkau

Travel Tips
Kritik Sandiaga Uno soal Tarif Parkir Bus Rp 350.000 di Malioboro

Kritik Sandiaga Uno soal Tarif Parkir Bus Rp 350.000 di Malioboro

Travel Promo
13 Syarat Travel Bubble Singapura ke Indonesia yang Dimulai 24 Januari 2022

13 Syarat Travel Bubble Singapura ke Indonesia yang Dimulai 24 Januari 2022

Travel Update
Harga Tiket KA Murah Jurusan Yogyakarta-Purwokerto, Mulai Rp 70.000

Harga Tiket KA Murah Jurusan Yogyakarta-Purwokerto, Mulai Rp 70.000

Travel Update
Harga Tiket Malang Night Paradise, Wisata Malam yang Instagramable

Harga Tiket Malang Night Paradise, Wisata Malam yang Instagramable

Jalan Jalan
5 Air Terjun Yogyakarta yang Hanya Ada Saat Musim Hujan

5 Air Terjun Yogyakarta yang Hanya Ada Saat Musim Hujan

Travel Promo
Travel Bubble Indonesia-Singapura, Uji Coba Bertahap Mulai 24 Januari

Travel Bubble Indonesia-Singapura, Uji Coba Bertahap Mulai 24 Januari

Travel Update
4 Aktivitas di Desa Lai Chi Wo, Bisa Jelajah Hutan Bakau

4 Aktivitas di Desa Lai Chi Wo, Bisa Jelajah Hutan Bakau

Jalan Jalan
6 Konsep Bahagia di Beberapa Negara, Ada dari Jepang dan Swedia

6 Konsep Bahagia di Beberapa Negara, Ada dari Jepang dan Swedia

Travel Tips
10 Destinasi Terpopuler di Dunia 2022 Versi Trip Advisor, Dubai Juara

10 Destinasi Terpopuler di Dunia 2022 Versi Trip Advisor, Dubai Juara

Travel Update
Sambut Imlek, Kelenteng Tjoe Tik Kiong Jalani Ritual Ganti Baju Dewa

Sambut Imlek, Kelenteng Tjoe Tik Kiong Jalani Ritual Ganti Baju Dewa

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.